• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Truk Pengangkut Tanah Penyumbang Debu

by BontangPost
17 Januari 2018, 11:05
in Breaking News
Reading Time: 1 min read
0
KOTA DEBU: Pengendara di Kutim wajib menggunakan masker karena jalan Sangatta dipenuhi debu. Salah satu faktor penyebabnya truk pengangkut tanah yang tidak menggunakan penutup.(Veri Sakal / sangatta Post)

KOTA DEBU: Pengendara di Kutim wajib menggunakan masker karena jalan Sangatta dipenuhi debu. Salah satu faktor penyebabnya truk pengangkut tanah yang tidak menggunakan penutup.(Veri Sakal / sangatta Post)

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA – Satu penyumbang utama berdebunya kota Sangatta ialah truk pengangkut tanah dan pasir bangunan.

Saat mengangkut tanah dan pasir, badan truk tidak tertutup. Akibatnya, saat kendaraan melaju, tanah berjatuhan dan pasir berterbangan.

Begitupun ban-ban mobil truk yang masih dipenuhi tanah lempung kuning saat memasuki kawasan kota. Ditambah kendaraan yang berasal dari luar kota. Khususnya pedalaman Kutim. Yang diketahui bersama, jika infrastruktur di pedalaman masih buruk.

“Kami sudah membersihkan secara maksimal. Tapi masalahnya, masuk lagi mobil-mobil truk yang mengangkut tanah dan pasir tanpa penutup ke dalam kota. Itu masalahnya,” ujar Kepala UPT. Kebersihan Sangatta Utara, Rera Siti Hajrah.

Belum lagi, kendaraan yang keluar masuk dari dalam gang gang yang belum tersentuh semenisasi. Mereka juga salah satu penyumbang terbesar tumpukan tanah dan pasir.

Baca Juga:  Sempat Memanas, Hasil Pemutakhiran Data Disepakati

“Ditambah orang orang yang berkendara belum sadar semua. Setelah makan atau minum, buang ke jalan. Jadi semua serba salah. Kami  sudah berbuat, tapi ada yang berbuat salah,” kata Rera.

Dirinya berharap, semua mobil galian C dalam memberikan penutup mobil sebelum masuk dalam kota. Begitupun juga dengan kendaraan dari luar. Baik kiranya membersihkan kendaraan terlebih dahulu jika terbilang kotor.

“Mungkin ada pengawasan dari instansi terkait. Jadi mobil tersebut benar benar steril sebelum masuk dalam kota,” katanya. (dy)

Tags: kebersihanSangatta Post
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Gaji dan Tunjangan Cair 100 Persen

Next Post

Banyak Sampah Obat Batuk di Sangkulirang, Diduga Jadi Miras Oplosan

Related Posts

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el
Breaking News

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el

24 Desember 2018, 15:30
Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri
Breaking News

Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri

24 Desember 2018, 15:10
Pemkab Harus Terbuka
Breaking News

Pemkab Harus Terbuka

24 Desember 2018, 15:05
Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus
Breaking News

Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus

24 Desember 2018, 15:00
Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 
Advertorial

Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 

24 Desember 2018, 08:00
Pembalap Liar Terancam Penjara
Breaking News

Pembalap Liar Terancam Penjara

23 Desember 2018, 15:30

Terpopuler

  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.