BONTANG – Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Diskes-KB) Bontang meminta agar pihak kelurahan mengaktifkan kembali Posyandu di wilayah RT. Mengingat akan dilaksanakannya imunisasi serentak pada 5 Februari mendatang, dan beberapa Posyandu di wilayah kelurahan ada yang sudah tidak aktif. Sehingga diharapkan dengan mengaktifkan kembali Posyandu imunisasi serentak bisa berjalan lancar.
Plt Kepala Diskes-KB Bontang Bahauddin mengatakan, untuk program Backlock Fighting putaran pertama di 6 kelurahan itu dilakukan bagi balita. Sehingga, setiap satu kelurahan 2 Posyandu digerakkan untuk program Backlock tersebut. Sementara untuk anak sekolah yang November 2017 lalu tertinggal tidak mengikuti vaksin maka disarankan mengunjungi Puskesmas di wilayah tempat tinggalnya masing-masing. “Jadi Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) itu terakhir bulan November 2017, nah pasca BIAS itu, barulah merebak kasus difteri dari wilayah lain (Pulau Jawa, Red.) yang menyebar juga ke Kaltim,” jelas Bahauddin saat ditemui di ruangannya, Rabu (24/1) kemarin.
Dikatakan dia, di Bontang juga beberapa wilayah cakupan imunisasinya belum mencapai target maka akan BIAS akan diperpanjang. Terkait jumlah vaksin yang tersedia, Bahauddin mengatakan karena merupakan program nasional pemberian vaksin gratis kepada balita, anak sekolah dan wanita usia subur, maka pihaknya meminta pengadaannya sesuai kebutuhan. “Program imunisasi anak sekolah itu dilaksanakan setiap tahun sehingga, jumlah vaksin yang dibutuhkan pun kami minta sesuai kebutuhan,” ujarnya.
Jika masyarakat Bontang yang ingin divaksin, Bahauddin mengatakan bisa langsung mendatangi fasilitas kesehatan. Bagi balita dan anak sekolah, vaksin tersebut masih gratis. Namun bagi dewasa vaksin tersebut harus dilakukan secara mandiri. Mengingat wilayah lain sudah menyatakan Kejadian Luar Biasa (KLB), pihaknya mengharapkan para RT dan lurah menggiatkan kembali kegiatan Posyandu. “Harapannya, backlock tanggal 5 Februari berjalan lancar, dan setelahnya Posyandu di setiap kelurahan tetap aktif pelaksanaannya,” pungkasnya.(mga)







