• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Puluhan Pasien Masih Mendapat Perawatan

by BontangPost
4 Februari 2018, 08:04
in Breaking News
Reading Time: 1 min read
0
DAPAT PERAWATAN: Seorang anak penderita gizi buruk dan campak masih mendapatkan perawatan di RSUD Asmat.(IST)

DAPAT PERAWATAN: Seorang anak penderita gizi buruk dan campak masih mendapatkan perawatan di RSUD Asmat.(IST)

Share on FacebookShare on Twitter

TIMIKA – Sebanyak 26 pasien gizi buruk dan campak hingga kini masih menjalani perawatan intensif di RSUD Asmat dan Aula Gereja Protestan Indonesia (GPI) Asmat di Kota Agats, Provinsi Papua.
Kabid Humas Polda Papua Kombes Polisi AM Kamal, Jumat (2/2), mengatakan sebanyak 24 pasien dirawat di RSUD Asmat terdiri atas 21 pasien gizi buruk dan tiga pasien terserang campak. Adapun dua pasien lain yang mengalami gizi buruk masih dirawat di Aula GPI Asmat.
Satu pasien atas nama Anandam berusia dua tahun asal Distrik Sawaerma yang sebelumnya mengalami gizi buruk sudah diperbolehkan pulang ke rumahnya.
“Sampai sekarang Tim Satgas Terpadu yang terdiri dari Polri, TNI, Pemerintah Daerah, Basarnas serta instansi lainnya masih terus melakukan kegiatan kemanusian dalam penanganan gizi buruk dan campak di wilayah Asmat,” kata Kombes Kamal.
Terhitung sejak September 2017 hingga 1 Februari 2018, total pasien yang telah mendapatkan layanan medis berupa pemberian vaksinasi oleh Tim Kesehatan Terpadu di wilayah Asmat sebanyak 14.950 orang.
Selama periode itu, Tim Satgas Terpadu juga melakukan pengobatan dan perawatan terhadap 652 pasien yang terserang campak, 223 pasien gizi buruk, 11 orang mengalami komplikasi penyakit dan 25 orang terdiagnosa mengalami suspek campak.
Belasan ribu warga itu teridentifikasi bermukim pada 213 kampung yang tersebar pada 24 distrik (kecamatan).
Berdasarkan data resmi Tim Satgas Terpadu di Kabupaten Asmat, selama periode September 2017 hingga 1 Januari 2018 tercatat 72 warga meninggal dunia yaitu di Distrik Pulau Tiga sebanyak 37 orang, Distrik Fayit 15 orang, Distrik Aswi delapan orang, serta di Distrik Akat empat orang.
Selain itu, sebanyak delapan pasien meninggal setelah dirawat di RSUD Asmat. RSUD Asmat membuka pelayanan rawat inap kepada pasien yang membutuhkan perhatian khusus dokter, sementara pelayanan rawat inap di Aula GPI Agats untuk melayani pasien dalam kondisi pemulihan. (net)

Baca Juga:  49.000 Balita dan Anak akan Divaksin MR
Tags: campakgizi buruk
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Rajin Minum Susu Kedelai Bisa Cegah Kanker

Next Post

5 Manfaat Pacu Adrenalin dengan Wisata Ekstrem

Related Posts

Baru Tembus 65 Persen, Capaian Imunisasi Campak Kaltim Masih Jauh dari Target Nasional
Kaltim

Baru Tembus 65 Persen, Capaian Imunisasi Campak Kaltim Masih Jauh dari Target Nasional

17 Maret 2026, 15:29
Alarm Kesehatan di Kaltim: 126 Balita Terpapar Campak, Mayoritas Belum Imunisasi Lengkap
Kaltim

105 Kasus Suspek Campak Ditemukan di Kutim, Diskes Tunggu Hasil Laboratorium

17 Maret 2026, 14:22
Alarm Kesehatan di Kaltim: 126 Balita Terpapar Campak, Mayoritas Belum Imunisasi Lengkap
Kaltim

Alarm Kesehatan di Kaltim: 126 Balita Terpapar Campak, Mayoritas Belum Imunisasi Lengkap

13 Maret 2026, 15:59
98 Bayi di Bontang Suspek Campak, Dinkes Masih Tunggu Hasil Pemeriksaan Laboratorium
Bontang

98 Bayi di Bontang Suspek Campak, Dinkes Masih Tunggu Hasil Pemeriksaan Laboratorium

12 Maret 2026, 14:45
Kasus Campak Menjadi Ancaman Serius, Kaltim Harus Waspada
Kaltim

Kasus Campak Menjadi Ancaman Serius, Kaltim Harus Waspada

1 September 2025, 15:00
Kasus Campak di Kaltim Mengkhawatirkan, Balikpapan Sudah 53 Kasus, Berpotensi Ditetapkan KLB
Kaltim

Kasus Campak di Kaltim Mengkhawatirkan, Balikpapan Sudah 53 Kasus, Berpotensi Ditetapkan KLB

1 September 2025, 09:37

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.