• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Feature

Cara Unik nan Berbeda Merayakan Hari Perempuan Sedunia

by BontangPost
9 Maret 2018, 11:50
in Feature
Reading Time: 2 mins read
0
UNIK: Para pelari wanita yang tergabung di PKT Atletik Klub dan BBC kompak mengenakan dress code pink saat berlari.(FAHMI FAJRI/BONTANG POST)

UNIK: Para pelari wanita yang tergabung di PKT Atletik Klub dan BBC kompak mengenakan dress code pink saat berlari.(FAHMI FAJRI/BONTANG POST)

Share on FacebookShare on Twitter

Walaupun tidak setenar hari-hari raya keagamaan ataupun hari-hari besar lainnya, yang kerap diperingati secara besar-besaran, namun International Women’s Day atau Hari Perempuan Sedunia masih dirayakan segelintir warga Kota Taman. Dengan cara berbeda nan unik.

YUSVA ALAM, Bontang

Kamis (8/3) sore kemarin, sinar mentari di langit Stadion Mulawarman tak seterik biasanya. Hangat-hangat kuku. Tidak terlalu menyengat, tidak juga redup. Cuaca yang pas untuk mencari keringat.

Seperti sore biasanya, salah satu stadion kebanggaan warga Bontang ini digunakan berolahraga. Sepak bola dan lari yang mendominasi. Tapi ada yang berbeda sore itu. Para pelari yang tergabung dalam PKT Atletik Klub dan Bontang Berlari Community (BBC), tampil berbeda dari biasanya. Khususnya para wanitanya hampir semuanya mengenakan dress code berwarna pink.

Sekilas olahraga yang dilakukan pun sama seperti hari-hari sebelumnya. Berlari mengitari lintasan atletik sesuai program yang ditetapkan sang pelatih. Sore itu, program berlari selama 15 menit harus ditempuh dalam waktu secepat-cepatnya. Harus dilahap atlit maupun para “pelari hore” –sebutan bagi pelari selain atlit-.

Baca Juga:  Cerita Rahmat, Perawat yang Berjuang di Tengah Stigma

Kostum merah muda yang dikenakan hampir seluruh pelari wanita ini tampak mencolok mata. Kerudung merah muda, baju atasan juga merah muda, namun bawahan bervariasi.

Jusrianty, salah satu anggota BBC menjelaskan, para pelari yang tergabung di BBC sudah mengadakan kesepakatan untuk tampil beda Kamis sore itu. Sepakat mengenakan dress code pink, untuk merayakan momen yang lekat dengan bangkitnya feminisme ini, yang diperingati setiap tanggal 8 Maret, bertepatan dengan Kamis sore tersebut.

“Kami sering merayakan momen-momen besar. Seperti hari kemerdekaan bangsa ini. Dengan mengenakan dress code merah putih,” ujarnya.

Namun dijelaskannya lagi, untuk hari wanita sedunia ini, BBC baru kali ini memperingatinya. Alasan mengenakan kostum warna merah muda pun dijelaskannya, karena identik dengan warna perempuan. Karena ide ini spontan, merekapun sebatas kepikiran merayakan dengan cara ini.

“Belum sempat memikirkan cara unik lainnya. Karena kami akan mengikuti perlombaan Minggu besok. Masih banyak yang harus dipikirkan,” candanya.

Baca Juga:  AKP Iskandar Bamulo, Siap Berantas Illegal Fishing dan Peredaran Obat Terlarang di Perairan Bontang

Tak hanya memperingati dengan cara unik, mewakili pelari wanita yang lain di BBC dan PKT Atletik Klub ia ingin menyampaikan pesan kepada seluruh wanita di dunia, khususnya wanita Bontang. Bahwa menjadi wanita itu harus selalu kuat. Menjadi wanita itu sesuatu yang spesial. Tetap harus selalu bersemangat menjalani hari.

Tak lupa iapun menyampaikan salam untuk pemimpin Bontang yang kebetulan juga seorang wanita. Mereka mengucapkan selamat hari perempuan untuk Bunda Neni.

“Selamat untuk seluruh wanita sedunia khususnya di Bontang. Jangan lupa berolahraga,” salamnya.

Perlu diketahui, dikutip dari berbagai sumber, sejarah Hari Wanita Sedunia jatuh pada tanggal tanggal 8 Maret setiap tahunnya, ini adalah sebuah hari besar yang dirayakan untuk memperingati keberhasilan kaum perempuan di bidang ekonomi, politik dan sosial.

Gagasan tentang perayaan ini dikemukakan untuk pertama kalinya pada saat memasuki abad ke-20 di tengah-tengah gelombang industrialisasi dan ekspansi ekonomi yang menyebabkan timbulnya protes-protes mengenai kondisi kerja.

Baca Juga:  Cerita Kompas Bontang Rakit Alat Pendeteksi Ketinggian Air Sungai

Menurut sejarah, pada 1917 dua juta tentara Rusia terbunuh dalam perang yang mengakibatkan perempuan Rusia turun kejalan pada hari minggu terakhir di bulan Februari menyerukan “Roti dan Perdamaian”. Para pemimpin politik menentang unjuk rasa tersebut, tetapi aksi tersebut tetap dilakukan agar Czar (raja) di Rusia saat itu turun tahta dan pemerintahan sementara mengakui hak perempuan untuk ikut serta dalam pemilu.

Hari bersejarah itu jatuh pada tanggal 23 Februari di Kalender Julian yang digunakan di Rusia atau tanggal 8 Maret menurut kalender Gregorian atau kalender masehi.

Hari Wanita Sedunia sebelumnya sempat menghilang, namun dengan bangkitnya feminisme pada tahun 1960-an, perayaan ini dirayakan kembali sampai akhirnya pada tahun 1975, PBB mulai mensponsori Hari Wanita Sedunia sebagai perayaan Internasional yang ditujukan untuk seluruh wanita di dunia.

Selain itu, perayaan ini juga untuk memperingati peristiwa kebakaran Pabrik Triangle Shirtwaist di New York pada tahun 1911 yang menewaskan 140 orang perempuan kehilangan nyawanya. (*)

Tags: featureHari Perempuan Sedunia
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

HOAX!!! Membenturkan Anies dengan Sandiaga Uno

Next Post

Lapas Bontang Butuh Tenaga Medis

Related Posts

Di Balik Rambu Solo’ Terbesar di Bontang, Kisah Penghormatan Terakhir untuk Tokoh Adat Toraja Ester Madao
Feature

Di Balik Rambu Solo’ Terbesar di Bontang, Kisah Penghormatan Terakhir untuk Tokoh Adat Toraja Ester Madao

29 Juli 2026, 16:02
Kisah Hainun dan Gaharu “Ajaib” dari Bontang; Dulu Hanya Ilalang, Kini Jadi Produk Ekspor
Feature

Kisah Hainun dan Gaharu “Ajaib” dari Bontang; Dulu Hanya Ilalang, Kini Jadi Produk Ekspor

13 Juli 2025, 12:07
Jatuh Cinta di Desa Pela
Feature

Jatuh Cinta di Desa Pela

28 Oktober 2024, 08:18
Kisah Penjaga Pintu Air Sungai Bontang: Buaya Mengintai, Bersihkan Sampah secara Manual
Feature

Kisah Penjaga Pintu Air Sungai Bontang: Buaya Mengintai, Bersihkan Sampah secara Manual

23 Oktober 2024, 13:05
Mengenal Dokter Spesialis Bedah Fachrisatul Masruroh; Diharapkan Jadi Mantri, Belajar Banyak dari Pasien
Bontang

Mengenal Dokter Spesialis Bedah Fachrisatul Masruroh; Diharapkan Jadi Mantri, Belajar Banyak dari Pasien

30 Oktober 2023, 17:00
Mengenal Ulama Penyebar Islam di Bontang; Habib Ja’far bin Umar Al-Habsyi
Feature

Mengenal Ulama Penyebar Islam di Bontang; Habib Ja’far bin Umar Al-Habsyi

1 Mei 2023, 10:00

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bontang, Korban Disebut Lebih dari Lima Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.