• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Belum Memiliki Tenaga Spesialis, Penerbangan Perintis Ditunda Lagi 

by BontangPost
14 Maret 2018, 11:00
in Breaking News
Reading Time: 1 min read
0
TERTUNDA: Bandara Tanjung Bara menjadi lokasi penerbangan perintis yang melayani rute penerbangan Sangatta-Balikpapan.(DOK/SAngatta Post)

TERTUNDA: Bandara Tanjung Bara menjadi lokasi penerbangan perintis yang melayani rute penerbangan Sangatta-Balikpapan.(DOK/SAngatta Post)

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA – Penerbangan perintis dari Bandara Tanjung Bara Sangatta-Balikpapan oleh Pemkab Kutim ditunda. Itu karena masih ada persoalan teknis yang belum siap.

Sebelumnya, penerbangan perintis dijadwalkan mengudara Senin (12/3). Yakni, dengan maskapai Susi Air, hasil dari lelang yang sebelumnya hanya diikuti oleh satu perusahaan penerbangan milik Menteri Perikanan Susi Pudsiastuti tersebut.

Wakil Bupati Kutim Kasmidi Bulang mengatakan, pemenang tender pesawat tersebut sudah
dinyatakan sah, sesuai hasil lelang yang diatur oleh pemerintah pusat. Namun, permasalah teknis yang terjadi di lapangan menjadi kendala.

Dia memang mengakui, hal tersebut masih dalam garis tanggung jawab pemkab. “Permasalahan tersebut, yaitu kami belum memiliki petugas dengan lisensi khusus. Yakni, untuk penanganan lalu lintas di bandara,” ucap dia.

Baca Juga:  Kelangkaan Elpiji Kian Parah

Mantan anggota DPRD Kutim tersebut menyatakan, akan berkomunikasi dengan pihak maskapai dari PT KPC, yakni Airborn. “Jadi, rencananya kami akan menggunakan tenaga dari Airborn dulu. Sambil menunggu persiapan dari pemkab dan Susi Air,” ucap dia.

Dikatakannya, dengan adanya Susi Air tersebut, penerbangan akan lebih ringan. Yakni, dengan 10 kursi, namun tetap menggunakan pesawat satu baling-baling seperti maskapai sebelumnya, Dominant Air. Biayanya, Rp 380 ribu untuk Sangatta-Balikpapan, dan Rp 500-600 ribu  Balikpapan-Sangatta.

“Akan kami usahakan sudah bisa mulai jadwal penerbangan pekan ini. Semua kendala akan diselesaikan,” ucap dia.

Sementara itu, Manager Eksternal KPC Yordan Ampung menuturkan, pihaknya hanya menjadi pihak yang diminta pemerintah pusat untuk mengelola Bandara Tanjung Bara. Adapun persoalan persiapan hingga kendala di lapangan yang terjadi, tetap merupakan urusan pemkab. (dy)

Baca Juga:  Usulkan Enam Puskesmas, Hanya Satu Terbangun
Tags: bandaraPenerbangan PerintisSangatta Post
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Jambret Warga, Kera Liar Diciduk

Next Post

Persiapan Porprov Sudah 75 Persen

Related Posts

Kedatangan 153 WN Tiongkok, Irwan: Pemerintah Tak Konsisten
Kaltim

Anggota DPR RI Berharap Alih Fungsi Bandara Milik KPC

26 Desember 2021, 19:19
Soal Pembukaan Bandara, Dinkes Kaltim: Kebijakan yang Membingungkan
Kaltim

Soal Pembukaan Bandara, Dinkes Kaltim: Kebijakan yang Membingungkan

11 Mei 2020, 10:30
Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el
Breaking News

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el

24 Desember 2018, 15:30
Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri
Breaking News

Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri

24 Desember 2018, 15:10
Pemkab Harus Terbuka
Breaking News

Pemkab Harus Terbuka

24 Desember 2018, 15:05
Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus
Breaking News

Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus

24 Desember 2018, 15:00

Terpopuler

  • Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bontang, Korban Disebut Lebih dari Lima Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polres Bontang Pecat Aipda IM, Positif Sabu hingga Terjerat Banyak Utang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.