SANGATTA – Sepinya aktivitas jual beli di Pasar Induk Sangatta Utara jadi perhatian Pemerintah. Bupati Kutim Ismunandar pun meminta Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) menyediakan doorprize untuk menarik minat pengunjung.
Bahkan mantan Sekretaris Kabupaten ini juga meminta dinas terkait untuk mengkaji skema akses jalan menuju pasar. Pasalnya jarak putar menuju pasar di jalan AW Syahranie cukup jauh, memungkinkan menjadi penyebab minat warga menuju ke pasar berkurang. Begitu juga area bermain untuk warga yang membawa anak, yakni mengajak para penyedia jasa mainan untuk beraktivitas di dalam pasar.
“Berikan satu kupon ke pembeli yang berbelanja minimal Rp 20.000, nanti tiap tiga bulan diundi, hadiahnya seperti kulkas atau motor,” pintanya.
“Minta putaran akses kepasar di depan Jalan Ilham Maulana, koordinasikan dengan Dinas terkait,” terangnya.
Hal ini diminta Bupati dalam rapat Coffe Morning, di Ruang Meranti, Kantor Bupati. Hadir pula Wakil Bupati Kasmidi Bulang, Sekretaris Kabupaten Irawansyah serta seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemkab Kutim, Senin (2/4) lalu.
Sementara itu, Kepala Disperindag M Edward Azran diwakili Pelaksana tugas (Plt) Kepala Bagian Pelayanan Pasombaran berjanji akan segera menindak lanjuti instruksi bupati tersebut ke tiap kepala UPT Pasar. Intinya Disperidag siap, mengingat tahun 2016 hal serupa pernah dilakukan. Sedangkan untuk akses jalan ke pasar akan segera dikoordinasi ke Dinas Perhubungan serta Polres dalam hal ini Satlantas.
“Kemarin, atas instruksi tersebut Kadis langsung adakan rapat internal, intinya kami siap melaksanakan. Kini tengah dilakukan komunikasi dengan kepala UPT pasar terkait penyempurnaan mekanisme pengundian hingga penggangaran,” ujar mantan Kepala UPT Pasar Induk ini di ruang kerjanya, Selasa (4/3) kemarin. (hd)







