• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Dapat Gaji, TK2D Ditanggung BPJS, Warga, Sebut Tidak Tepat Sasaran 

by BontangPost
20 Januari 2017, 12:59
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
Irawansyah (Ist)

Irawansyah (Ist)

Share on FacebookShare on Twitter

 

SANGATTA – Tidak hanya warga miskin saja yang mendapatkan tanggungan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) kesehatan, namun Tenaga Kerja Kontrak Daerah (TK2D) juga turut mendapatkan tanggungan dari  pemerintah Kutai Timur (Kutim).

Dikatakan Sekretaris Daerah (Sekda) Irawansyah, ditanggungnya TK2D masuk dalam jaminan kesehatan lantaran mereka semua merupakan pekerja kontrak. Sehingga, pemerintah wajib memberikan fasilitas penuh salah satunya jaminan sosial. “Sehingga dapat meringankan beban pegawai yang berstatus non PNS,” ujar mantan Kepala Dinas Perindustrian dan perdagangan (Disperindag) itu.

Tidak ubahnya dengan bantuan bagi warga sangat miskin, TK2D juga dijatah sebanyak empat ribu orang. Sehingga, pemerintah dalam setiap tahunnya mengeluarkan anggaran tanggungan sebesar satu miliar dengan rincian 25 ribu perorang. “Mereka (TK2D, Red.) berjumlah sekitar 4 ribu orang,” katanya.

Baca Juga:  Didakwa Pasal Pembunuhan Berencana, Pembunuh Mertua Didakwa Mati

Menanggapi hal tersebut, Warga Sangatta Utara mengaku lucu dengan kebijakan tersebut. Pasalnya, semua TK2D merupakan pegawai non PNS yang setiap bulannya mendapatkan gaji seperti halnya PNS. Bahkan, masuk dalam kategori gaji tetap. Dari informasi yang didapatkan, gaji TK2D berkisar antara Rp 1,4 juta hingga Rp 1,5 juta. Itu merupakan gaji pokok belum masuk pendapatan lainnya.

“Orang bergaji utuh dan tetap malah ditanggung. Meskipun hanya golongan tiga. Ini pemerintahan, bukan perusahaan. Perusahaan saja, tidak ditanggung penuh fasilitas kesehatannya, akan tetapi dipotong juga dari gaji karyawan,” katanya.

Seharusnya, jaminan tersebut difokuskan kepada semua warga miskin di Kutim. Karena dari data statistik pada tahun 2014 hingga 2015, terdapat 27.611 ribu jiwa warga miskin atau dengan persentase 8,86 dari jumlah penduduk Kutim. Bahkan dari data Dinas Kesehatan (Diskes) Kutim tahun 2016, untuk Penerima Bantuan Iuran (PBI) atau Kartu Indonesia Sehat (KIS) sebanyak 80 ribu jiwa.

Baca Juga:  Minta Mutasi karena Defisit?

“Tetapi kenapa yang dijamin hanya 4 ribu warga miskin saja. Sedangkan warga miskin lebih dari itu. Tetapi malah, TK2D yang ditanggung. Seharusnya, tanggungan TK2D itu dialihkan kepada semua warga miskin di Kutim,” katanya.

Untuk itu, dirinya meminta kepada pemerintah untuk kembali mempertimbangkan bantuan kesehatan kepada TK2D yang jelas-jelas sudah mendapatkan gaji tetap. Karena masih banyak warga miskin yang lebih laik dibantu ketimbang TK2D.

“Kan katanya tidak ada lagi SKTM. Jadi sangat kasian sekali bagi warga miskin yang tidak masuk dalam daftar 4 ribu itu. Jamkesda dan Jamkesprov sudah tidak ada lagi. Mungkin perlu dipertimbangkan lagi. Pertimbangkan untuk penambahan daftar warga miskin dan pertimbangkan untuk bantuan ke TK2D,” pintanya. (dy)

Baca Juga:  Simpan 25,9 Gram Ganja, Dua Pemuda Diringkus 
Tags: bpjskutimPNS
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Jadwal Pelantikan Kades Terpilih Belum Jelas 

Next Post

Bantu Dongkrak PAD, Pemkab Lirik Potensi Wisata

Related Posts

Proyek Rp12,8 Miliar di Kutim Diperiksa Kejari, Dugaan Kerugian Negara Capai Rp2,25 Miliar
Kaltim

Proyek Rp12,8 Miliar di Kutim Diperiksa Kejari, Dugaan Kerugian Negara Capai Rp2,25 Miliar

25 September 2026, 15:18
Obat Pasien JKN Habis dan Diminta Beli Sendiri? Ini Penjelasan BPJS Bontang
Bontang

Obat Pasien JKN Habis dan Diminta Beli Sendiri? Ini Penjelasan BPJS Bontang

25 September 2026, 11:05
RSUD IA Moeis Samarinda Nonaktifkan Dokter RMF usai Komentar ke Pasien BPJS Viral
Kaltim

RSUD IA Moeis Samarinda Nonaktifkan Dokter RMF usai Komentar ke Pasien BPJS Viral

7 Agustus 2026, 08:00
Misteri Pelajar SMP Tewas dengan Luka di Leher di Kutim Terungkap, Polisi Sebut Tersayat Dodos Sawit
Kaltim

Misteri Pelajar SMP Tewas dengan Luka di Leher di Kutim Terungkap, Polisi Sebut Tersayat Dodos Sawit

21 Juli 2026, 16:05
DPRD Kutim Pertimbangkan Hak Interpelasi untuk Bupati, Soroti Mandeknya Realisasi APBD 2026
Kaltim

DPRD Kutim Pertimbangkan Hak Interpelasi untuk Bupati, Soroti Mandeknya Realisasi APBD 2026

3 Juli 2026, 18:44
Jembatan Sei Nibung Kutim Dibuka, Pangkas Jarak 140 Km dan Hemat 4 Jam Perjalanan ke Berau
Kaltim

Jembatan Sei Nibung Kutim Dibuka, Pangkas Jarak 140 Km dan Hemat 4 Jam Perjalanan ke Berau

25 Februari 2026, 15:54

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.