• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Aksi Mogok Masih Berlanjut, Sopir Bus : Kalau Travel Tidak Keluar, Kami yang Keluar !

by BontangPost
24 Januari 2017, 13:02
in Bontang
Reading Time: 3 mins read
0
TERLANTAR: Penumpang bus di terminal Bontang terlantar lantaran aksi mogok supir bus masih berlanjut (Bambang Bontang Post)

TERLANTAR: Penumpang bus di terminal Bontang terlantar lantaran aksi mogok supir bus masih berlanjut (Bambang Bontang Post)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG – Aksi mogok yang dilakukan sopir bus terminal Bontang masih berlanjut hingga Senin (23/1) kemarin. Bahkan, kali ini mereka menuntut ketegasan dari pemerintah untuk segera memutuskan kebijakan apa yang akan diambil. Mengingat sudah tiga hari terakhir belum ada keputusan yang dikeluarkan oleh pemerintah.

Mewakili para sopir, Ucok yang juga sebagai salah satu sopir bus menegaskan, mereka tidak akan memberangkatkan penumpang sebelum adanya solusi. Pasalnya menurut mereka, hal ini sudah terjadi sejak lama, namun seolah-olah pemerintah ‘menutup mata’ atas masalah ini. “Kami maunya travel plat hitam itu keluar. Kalau mereka tidak keluar, kami yang keluar,” tegasnya.

Walau tuntutan yang mereka sampaikan tegas, namun mereka mengaku tidak ingin menyelesaikan masalah ini dengan cara keributan. Mereka hanya berharap, pemerintah bisa segera memberikan kebijakan dan solusi terkait masalah ini.

Dari pantauan Bontang Post kemarin, sejumlah penumpang masih terlihat menunggu di kursi tunggu terminal. Salah satunya dari kalangan mahasiswa asal Samarinda. Mereka yang ingin keluar kota menggunakan jasa bus tersebut masih terlihat berharap agar para sopir bus mengurungkan niatnya untuk tidak mogok mengangkut penumpang lagi.

Baca Juga:  30 Menit Wali Kota Tak Datang, Peserta Aksi Ancam Masuki Proyek

Salah satunya mahasiswa Politeknik Negeri Samarinda (Polnes), Febri Setyawan. Ia mengaku sangat mengeluhkan aksi mogok ini. Bagi pria yang kuliah di jurusan administrasi bisnis itu, hal ini sangat mengganggu dirinya dan teman-teman lainnya yang ingin kembali ke kota asalnya.

“Ke sini liburan sama teman-teman. Kami di terminal ini sudah tiga hari sejak Sabtu kemarin. Setiap pagi kami ke sini (terminal, Red.) tapi selalu saja tidak tidak ada bus yang mau berangkat,” ujarnya.

Mahasiswi Polnes lainnya, Ema Wahyuni menambahkan, mereka memilih ingin naik bus karena budget yang mereka punya juga terbatas. Mereka membandingkan, bila naik bus mereka cukup merogoh kocek Rp 30 ribu per orang. Sementara jika naik travel, mereka harus membayar lebih mahal sekira Rp 70 ribu per orang.

“Kami sebagai pendatang yang baru pertama kali ke sini (Bontang, Red.) sangat kecewa sekali. Bagi kami ini sangat menciderai kesan Bontang yang sudah dikenal baik oleh masyarakat luar,” jelasnya.

Kata mereka, jika memang nantinya sopir bus tersebut masih mogok, maka mau tidak mau jalur yang mereka tempuh yakni harus menggunakan jasa travel. Hal ini mereka ambil agar tidak mengorbankan waktu kuliah mereka yang sebentar lagi akan kembali aktif.

Baca Juga:  Korban Dugaan Keracunan Bertambah Jadi 40 Siswa, Penyebabnya Masih Misterius

Dikonfirmasi terpisah, mewakili para sopir travel di terminal, Abdul Muis mengatakan, walau mereka mengaku keberadaanya di terminal tersebut ilegal, namun bukan berarti posisi mereka salah sepenuhnya. Pasalnya mereka mengklaim, terminal tersebut adalah fasilitas pemerintah. Sehingga mereka juga berhak untuk mencari rezeki di terminal tersebut.

“Makanya kami minta petunjuk kepada pemerintah. Tetapi pemerintah juga harus memikirkan rakyat kecil seperti kami, karena kami ini masih butuh makan,” terangnya.

Bila memang nantinya solusi yang diberikan pemerintah adalah dengan cara mengubah plat mobil travel dengan warna kuning, mereka mengaku siap.

“Intinya kami ingin diatur karena kami masih butuh makan. Jangan sampai ketika mata pencaharian kami hilang, justru banyak dari kami yang sebelumnya orang baik-baik menjadi orang yang tidak baik. Kan bisa saja terjadi,” tandasnya.

DISHUB JANJI CEPAT DISELESAIKAN

Menindaklanjuti masih adanya aksi mogok yang dilakukan sopir bus, Senin (23/1) kemarin, Dinas Perhubungan (Dishub) beserta aparat kepolisian dan TNI langsung mendatangi terminal Bontang untuk melakukan mediasi antara pihak sopir bus dan sopir travel.

Baca Juga:  Ulama Bontang Aman dari Persekusi

Bertempat di ruangan musala terminal, Kepala Dishub Sukardi mengaku telah melakukan dialog dan melakukan pendataan kepada kedua pihak tersebut untuk mengakomodir setiap keinginan dari masing-masing pihak.

Terkait solusi, dirinya belum bisa memutuskan lantaran masih akan berkoordinasi dan melaporkan hal tersebut kepada Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni serta Kepala Dishub Pemrov Kaltim.

“Perlu diketahui juga, terminal ini sudah bukan lagi milik Bontang, tetapi sudah menjadi milik provinsi. Jadi kami sebatas hanya bisa melakukan mediasi saja,” terangnya.

Terkait aturan, dirinya pun memaparkan jika sebenarnya di dalam terminal yang diperbolehkan hanya plat kuning saja. Apalagi bus berplat kuning tersebut sudah memiliki uji trayek dan telah melakukan uji KIR secara rutin.

Namun demikian, dirinya juga  tidak ingin terlalu menyalahkan satu pihak karena di terminal tersebut tempat banyak orang mengais rezeki.

“Menyelesaikan masalah ini tidak bisa instan, kami butuh waktu. Namun intinya, setelah ini akan segera kami diskusikan dengan Wali Kota dan Kepala Dishub Kaltim,” pungkasnya. (bbg)

Tags: aksi mogokbontangsupir bisterminal
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Kontraktor Diprediksi Dibayar Februari

Next Post

Tahun Ini, Target Lapangan Penumpukkan Pelabuhan

Related Posts

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Menengah–Tinggi di Kaltim Sampai 20 November
Kaltim

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Menengah–Tinggi di Kaltim Sampai 20 November

15 November 2025, 13:00
Pemkot Bontang Borong Empat Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik Kaltim 2025
Bontang

Pemkot Bontang Borong Empat Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik Kaltim 2025

6 Oktober 2025, 09:00
Dalami Kasus Dugaan Pelecehan Seksual, Polisi Panggil Oknum Pimpinan Ponpes
Kriminal

Dalami Kasus Dugaan Pelecehan Seksual, Polisi Panggil Oknum Pimpinan Ponpes

20 Desember 2023, 12:00
H-3 Lebaran, Penumpang Bus Meningkat Tiga Kali Lipat
Bontang

Renovasi Total, Lahan Hop 7 Diusulkan Jadi Terminal Sementara

21 Januari 2023, 10:30
Ganti Jargon, Lampu Hias Bontang Jago Dicopot
Bontang

Ganti Jargon, Lampu Hias Bontang Jago Dicopot

23 Januari 2022, 17:23
Padat Penduduk, Berikut Protokol Penanganan Covid-19 di Rusun Api-Api
Bontang

Penghuni Rusunawa Api-Api Diduga Terpapar Covid-19 dari Pesta Pernikahan

21 Oktober 2020, 12:18

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.