• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Ribuan Alumni Akademik Menganggur 

by BontangPost
21 Agustus 2018, 11:35
in Kaltim
Reading Time: 3 mins read
0
Pencari kerja mengisi data secara online saat berlangsungnya Airlangga Career Fair (Bursa Kerja Airlangga) di Surabaya, Jawa Timur, Kamis (9/4). Bursa kerja yang diikuti puluhan perusahaan tersebut memberikan kesempatan kepada pencari kerja sesuai pilihannya. ANTARA FOTO/Didik Suhartono/ZK/Rei/nz/15.

Pencari kerja mengisi data secara online saat berlangsungnya Airlangga Career Fair (Bursa Kerja Airlangga) di Surabaya, Jawa Timur, Kamis (9/4). Bursa kerja yang diikuti puluhan perusahaan tersebut memberikan kesempatan kepada pencari kerja sesuai pilihannya. ANTARA FOTO/Didik Suhartono/ZK/Rei/nz/15.

Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA – Lulusan perguruan tinggi, akademi, institut, dan universitas di Kaltim belum sepenuhnya terserap di pasar kerja. Karena itu, tingkat pengangguran terbuka (TPT) dari kalangan sarjana masih menyisakan masalah yang belum terpecahkan.

Aliya (23), nama samaran, sudah setahun lulus dari salah satu perguruan tinggi ternama di Kaltim. Dia belum mendapatkan pekerjaan. Padahal dirinya telah berulang kali memasukkan lamaran di beragam tempat.

“Terakhir saya lamar di bank. Tetapi belum ada panggilan. Sebelum itu, kalau tidak salah, sudah empat kali saya buat lamaran,” ungkapnya pada Metro Samarinda, Senin (20/8) kemarin.

Dia mengaku tidak sendiri. Bersama teman-teman lainnya sesama angkatan yang lulus pada 2017 lalu, mereka memiliki nasib yang sama. Belum naik kelas di kelompok angkatan kerja yang telah terserap lapangan pekerjaan. “Penginnya sih usaha. Belum ada modal. Ya lebih baik nunggu dari bank itu dulu. Siapa tahu ada panggilan,” tutur Aliya.

Terkait hal ini, Kepala Tata Usaha Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim, Ahmad Zaini mengungkapkan, pengangguran “intelektual” masih belum berkurang dibanding tahun 2017. Bahkan tahun ini, tercatat pengangguran terbuka lulusan perguruan tinggi menempati urutan mayoritas dibanding lulusan lainnya.

Baca Juga:  Susun APBD Perubahan, Pemkot dan Dewan Bersikukuh 

“Tahun ini pengangguran terbuka dari lulusan perguruan tinggi dan SMA/SMK sebanyak 8,65 persen dari angkatan kerja,” bebernya.

Jumlah TPT lulusan perguruan tinggi tersebut tidak mengalami perubahan yang berarti dengan data 2017 lalu. Karena itu dia berpendapat, pemerintah daerah belum mampu menyediakan lapangan pekerjaan yang memadai untuk lulusan perguruan tinggi.

“Pengangguran di sektor ini tergolong tinggi. Ini pekerjaan rumah bagi pemerintah daerah. Bagaimana menciptakan lapangan pekerjaan yang bisa menyerap lulusan perguruan tinggi,” imbuhnya.

Pasar kerja yang disesuaikan dengan pendidikan, kata Zaini, belum tersedia untuk seluruh lulusan kampus di Benua Etam. Hal ini menjadi ironi di tengah masifnya produksi sarjana dari perguruan tinggi yang tersebar di Kaltim.

“Kan salah satu kewajiban pemerintah menyediakan lapangan pekerjaan. Bisa bekerja sama dengan swasta dan BUMN (Badan Usaha Milik Negara, Red.). Kalau enggak, pengangguran di sektor ini akan tetap menimbulkan masalah,” saran Zaini.

Merujuk pada data di Februari 2018, secara keseluruhan pengangguran terbuka mencapai 125.167 orang atau 6,90 persen dari total angkatan kerja sebanyak 1.8.15.260 jiwa.

Kemudian TPT lulusan sekolah dasar ke bawah berjumlah 4,24 persen dari angkatan kerja. Lebih rendah dibanding pengangguran dari lulusan Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang berjumlah 5,31 persen. “Dari data ini, justru orang yang lulus perguruan tinggi lebih banyak menganggur dibanding lulusan SD, SMP, dan SMA/SMK,” tuturnya.

Baca Juga:  Dewan Minta Kebakaran Teluk Balikpapan Diselidiki 

Data yang dibeberkan Zaini memang beralasan. Sebab setiap tahun Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda saja menghasilkan lulusan sebanyak lima ribu orang.

Jumlah itu belum termasuk lulusan kampus Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda, Universitas Kutai Kartanegara, Universitas Widyagama Samarinda, Universitas Balikpapan, akademi, institut, dan perguruan tinggi lainnya yang tersebar di Kaltim.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kaltim, Zairin Zain menuturkan, banyaknya TPT lulusan perguruan tinggi bukan semata karena belum tersedia lapangan pekerjaan. Sebab di Kaltim, pasar kerja sangat terbuka lebar.

“Pasar kerja di Kaltim ini membutuhkan tenaga kerja spesifik. Lapangan kerja yang sifatnya umum itu masih sedikit. Lapangan kerja yang membutuhkan keahlian khusus itu misalnya di tambang. Memang di situ memerlukan skill yang sesuai dengan kebutuhan,” sebut Zairin.

Begitu juga dengan lapangan kerja di bidang perkebunan. Umumnya pasar kerja di bidang tersebut membutuhkan tenaga kerja yang memiliki keahlian khusus. “Kalau non-skill atau pekerja serampangan itu banyak. Artinya yang angkut buah sawit, bersihkan kebun, dan lainnya itu banyak,” ucapnya.

Baca Juga:  Calon PPK Terdaftar Parpol

Karena itu, tenaga kerja yang dibutuhkan di Kaltim, pada umumnya belum terjawab oleh lulusan perguruan tinggi. Dia menyarankan, ke depan Balai Latihan Kerja (BLK) serta Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kaltim perlu meningkatkan intensitas pelatihan.

“Latihan yang dilaksanakan harus disesuaikan dengan lapangan kerja yang ada. Nah, kalau misalnya tambang membutuhkan skill tertentu, itu yang harus dilatih. Begitu juga dengan pertanian dan sektor lainnya,” imbuh Zairin. (*/um)

DATA ANGKA PENGANGGURAN DI KALTIM

PENCARI KERJA                                            2017                         2018
Angkatan kerja                                                  1.815.260                 1.678.913
Penduduk yang bekerja                                   1.690.093                 1.535.296
Tingkat Pengangguran Terbuka                        143.617                    125.167
Pengangguran tamatan SD ke bawah              8,82 persen               4,24 persen
Pengangguran tamatan SMP                               7,67 persen               5,31 persen
Pengangguran tamatan
SMA/SMK/Perguruan tinggi                              8,65 persen               8,65 persen
Total Tingkat Pengangguran Terbuka                  8,55 persen               6,90 persen
Sumber Data: BPS Kaltim 2018

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Metro Samarindapengangguran
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Jaang Kunci Kursi Wawali 

Next Post

Kampus Dituntut Tingkatkan Kuliah Praktik 

Related Posts

Disnaker Bontang Kebut Finalisasi Pendataan Pencaker dan Kebutuhan Tenaga Kerja 2026
Bontang

Disnaker Bontang Kebut Finalisasi Pendataan Pencaker dan Kebutuhan Tenaga Kerja 2026

29 November 2025, 18:07
WOW!!! Pengangguran Bejibun di Ibu Kota 
Bontang

Awas Bahaya Kenaikan Tarif PPN Jadi 12 Persen Picu Gelombang PHK di Berbagai Sektor Usaha di Kaltim

24 November 2024, 16:25
Pengangguran di Bontang Mengkhawatirkan, Basri Sebut Peran Perusahaan Industri Belum Optimal
Bontang

Pengangguran di Bontang Mengkhawatirkan, Basri Sebut Peran Perusahaan Industri Belum Optimal

25 September 2023, 15:00
Ada 7.742 Pengangguran di Bontang, Masih Tertinggi di Kaltim
Bontang

Ada 7.742 Pengangguran di Bontang, Masih Tertinggi di Kaltim

21 Februari 2023, 09:40
Pengangguran di Kaltim Capai 129 Ribu Orang
Bontang

Pengangguran di Kaltim Capai 129 Ribu Orang

17 Mei 2022, 17:30
Agus Haris Dorong Revisi RTRW
Bontang

Agus Haris Dorong Revisi RTRW

17 Februari 2022, 10:00

Terpopuler

  • Didominasi Perempuan, Wali Kota Bontang Lantik Camat dan 10 Lurah Baru

    Didominasi Perempuan, Wali Kota Bontang Lantik Camat dan 10 Lurah Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penjual Air Kesehatan Sebar Hoax

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Demo 21 April, DPRD Kaltim Sepakati Tuntutan Mahasiswa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Investasi Bodong Rugikan Rp18 Miliar, Istri Anggota DPRD Bontang Ikut Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Creative Night Market Bontang Kembali Digelar, 100 UMKM Ramaikan Jalan Cut Nyak Dien

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.