• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Feature

Mengenal Sosok GM Grand Kartika: Armunanto (2/habis); Pantang Berkecil Hati untuk Sebuah Kesuksesan

by BontangPost
8 Agustus 2017, 12:30
in Feature
Reading Time: 2 mins read
0
INSPIRASI: General Manager Grand Kartika Hotel Samarinda saat bersama keluarga.(IST)

INSPIRASI: General Manager Grand Kartika Hotel Samarinda saat bersama keluarga.(IST)

Share on FacebookShare on Twitter

Jiwa pantang menyerah telah mengantar Armunanto ke kursi kesuksesan. Selain itu, rasa ingin tahu yang tinggi juga menjadi modal besar baginya dalam merintis karir di dunia perhotelan, hingga dipercaya menjadi General Manager (GM) Grand Kartika Hotel Samarinda.

DIRHAN, Samarinda

HAL itu bisa dilihat dari sikapnya yang selalu sigap dalam menjalankan tugas. Terutama yang berkenaan dengan tugas dan tanggung jawabannya. Sehingga tidak salah jika GM di tempat dia pernah menjabat Marketing and Sales Manager beberapa tahun lalu, selalu memberikan kepercayaan kepada Sekretaris Jendral (Sekjen) Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) ini untuk mewakilinya menghadiri acara-acara penting.

“Saat saya masih jadi sales marketing, saya sering dikontak oleh GM. Saya sering diminta mewakili dia pada pertemuan para pengusaha perhotelan. Di situ saya mulai kenal banyak jaringan, terutama dengan para GM,” beber pria yang pernah bercita-cita sebagai Tentara Nasional Indonesia (TNI) ini.

Semula Anto sempat merasa minder ketika berhadapan dengan para GM hotel lain. Terlebih dengan status dirinya yang hanya sebagai seorang sales marketing. Namun support dan kepercayaan dari pimpinan hotel kala itu, menjadi penyemangat baginya.

Baca Juga:  Dari Sepuluh, Baru Tiga Perda yang Kelar  

“Ya, kalau harus berpikir, ketika diajak kumpul dengan para GM, siapa sih saya. Saya hanya seorang sales marketing. Tapi saya mencoba tampil pede dan tidak berkecil hati. Saya cuek saja. Saya ke acara itu karena diundang,” tuturnya.

Meski begitu, pertemuan dan berbagai kegiatan itu sempat membuat Anto kesulitan berkumpul dengan keluarga. Karena semasa menjabat sales marketing, Anto sering pulang malam. Tak ayal, hal ini membuat keluarga kecilnya sempat mengeluhkan.

Menurut dia, paling cepat dirinya pulang kerja yakni jam 20.00 Wita. Itupun bisa dihitung jari. Jika event di hotel banyak, maka sudah pasti dirinya baru bisa pulang ke rumah pukul 22.00 hingga 23.00 Wita.

“Berangkat ke hotel jam 08.00 Wita. Terus pulangnya pasti malam. Kalau saya pulang jam 17.00 Wita, saya pasti diketawai pintu rumah. Istri ketika itu memang sering mengeluhkan. Tapi saya jelaskan, itu sudah jadi tuntutan dan konsekuensi pekerjaan. Syukurnya, istri memahami itu,” tutur Anto dengan tawa kecilnya.

Baca Juga:  DKP Kebagian DAK Rp 2 Miliar 

Ibarat kata, sambil menyelam minum air. Sembari menggeluti dan merintis karir, Anto pelan tapi pasti melihat aktifitas di dunia perhotelan sebagai bagian passion dirinya. Sebagai seorang yang pernah berayun rasa dan pemikiran di dunia akademis, Anto selalu tertarik dengan ilmu-ilmu baru dan itu ada di dunia perhotelan.

“Alasan saya bertahan di bisnis perhotelan karena saya mendapatkan banyak ilmu pengetahuan. Menurut pandangan pribadi, saya pikir, semua ilmu pengetahuan itu ada di hotel,” ucapnya.

Menurut anggota ASPPI Kaltim ini, dunia perhotelan mengajarkan seseorang tentang banyak hal. Misalnya, accounting. Setiap hotel memiliki pembukuan keuangan. Pengusaha dan pengelola hotel harus paham tentang ilmu tersebut. Paling tidak harus tau cash flow dan revenue hotel seperti apa.

Baca Juga:  Pembangunan Hotel di Lahan Islamic Center Kembali Disoal

Selain itu, terdapat juga front office. Pagawai yang menempati posisi ini dituntut untuk belajar berkomunikasi yang baik dengan tamu. Ilmu komunikasi sangatlah dibutuhkan. Kemudian resepsionis atau FDA juga harus memiliki kemampuan bahasa asing yang baik, di antaranya bahasa Inggris. Tidak jarang tamu hotel adalah warga negara asing.

“Kalau saya bilang sih, hotel itu lintas ilmu. Selain itu, di hotel itu menuntut kita untuk mampu bekerja sama. Sebab antara divisi saling berhubungan. Kalau mereka tidak bersinergi baik, maka akan kelihatan seperti apa pengelolaan hotel,” tandasnya. (*)

TENTANG ARMUNANTO

Nama: Armunanto Somalinggi, CHA

Ttl: Palu, 23 Juli 1976

Istri: Stefani Nesias Rini

Anak: Giselle dan Gabriel

Orang Tua: Lodewik Simalinggi (ayah) dan (alm) Augustina (ibu)

Pengalaman organisasi:

Sekjen IHGMA

Ketua Bidang Oragnisasi dan Keanggotaan PHRI

Anggota Bidang Pendidikan dan Pelatihan APJI

Anggota ASPPI Kaltim

Pengurus A2KA

Hobi: Membaca, Gowes, dan Badminton

Alamat: Talangsari Regency Lavender No 66 Samarinda

Tags: kisah inspiratifMetro Samarinda
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Pemkot Dukung Kompetisi Basket 

Next Post

Dukungan Terus Bertambah

Related Posts

Kisah Hainun dan Gaharu “Ajaib” dari Bontang; Dulu Hanya Ilalang, Kini Jadi Produk Ekspor
Feature

Kisah Hainun dan Gaharu “Ajaib” dari Bontang; Dulu Hanya Ilalang, Kini Jadi Produk Ekspor

13 Juli 2025, 12:07
Kisah Inspiratif Kakek Penjual Sapu Lidi: Selama Kuat, Bekerjalah
Ragam

Kisah Inspiratif Kakek Penjual Sapu Lidi: Selama Kuat, Bekerjalah

18 Desember 2020, 09:19
Di Palu, Kebaikan Menular dari Secangkir Kopi Gratis
Feature

Di Palu, Kebaikan Menular dari Secangkir Kopi Gratis

11 Januari 2019, 15:40
Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah
Kaltim

Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah

23 Desember 2018, 16:30
Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 
Kaltim

Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 

22 Desember 2018, 16:30
Pemprov Ingin Pembangunan Masjid Tetap Dilanjutkan, Kinibalu Bakal Dicarikan Pengganti 
Kaltim

Pekerja Berhak Atas Jaminan Sosial

22 Desember 2018, 16:10

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.