• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Jaang Kunci Kursi Wawali 

by BontangPost
21 Agustus 2018, 11:34
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Masykur Sarmian(DOK/METRO SAMARINDA)

Masykur Sarmian(DOK/METRO SAMARINDA)

Share on FacebookShare on Twitter

 “Jadi suka atau tidak suka, wawali itu harus dipilih. Tidak boleh selera pribadi terlalu mendominasi dari tuntutan undang-undang. Karena undang-undang yang dibuat ini sudah mengadaptasi dan mempertimbangkan segala aspek”. Masykur Sarmian (Ketua DPW PKS Kaltim)

SAMARINDA – Enam bulan sudah kursi Wakil Wali Kota (Wawali) Samarinda ditinggalkan almarhum Nusyirwan Ismail. Namun partai koalisi pendukung seperti Partai Demokrat, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Partai Nasional Demokrat (NasDem) belum mengusulkan calon wawali di DPRD Samarinda.

Hal itu terjadi karena setiap partai ingin mengusulkan calon sendiri. Padahal hanya dua orang calon wawali yang akan direkomendasikan untuk dipilih wakil rakyat. Partai NasDem mengusulkan Saefuddin Zuhri. Kemudian Partai Demokrat menjagokan Victor Juan dan PKS mendorong Sarwono.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Kaltim, Masyukur Sarmian mengatakan, sejatinya masalah tersebut dapat diselesaikan pada Wali Kota Samarinda yang juga Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Kaltim, Syaharie Jaang. Dengan catatan, Jaang dapat memanggil seluruh partai koalisi untuk duduk satu meja.

Baca Juga:  Protes Pembangunan Masjid di Kinibalu, Warga Kampung Jawa Ditangkap Polisi 

“Panggil saja partai koalisi untuk silaturahmi. Ajak kongko-kongko dengan tiga partai pengusung. Kan selama ini Demokrat, NasDem, dan PKS belum pernah duduk bersama untuk membicarakan masalah ini,” usulnya, Senin (20/8) kemarin.

PKS dengan Jaang disebut pernah dilaksanakan pertemuan. Begitu juga Partai NasDem, pernah duduk satu meja dengan mantan calon Gubernur Kaltim 2018 itu. Namun demikian, Masykur menilai, Jaang belum menangkap maksud dua partai tersebut.

“Ini yang harus ditangkap sebagai pesan kebaikan, pesan perdamainan, pesan untuk melaksanakan tuntutan undang-undang dengan murni dan konsisten,” ucapnya.

Perbedaan antar partai koalisi tersebut dianggap Masykur sebagai dinamika dalam percaturan politik lokal. “Ini hanya soal legawa atau tidak. Menghormati undang-undang atau tidak. Saya kira Pak Jaang dalam renungannya akan sampai pada kesimpulan bahwa pilwawali ini akan dilaksanakan,” terang Masykur.

Baca Juga:  ‘Tangan Tuhan’ Dorong Rusmadi

Anggota DPRD Kaltim itu berpendapat, opsi dari Jaang yang tidak ingin melaksanakan pemilihan wawali disebabkan belum adanya kesepahaman tiga partai koalisi tersebut, justru melanggar Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Kepala Daerah.

“Apalagi beliau sebagai model yang harus menghargai dan menghormati regulasi itu. Jadi keinginan untuk tidak ada wawali yang dipilih dan ditetapkan, bertentangan dengan undang-undang,” tegasnya.

Kemudian keputusan Jaang yang tidak ingin melaksanakan pemilihan wawali juga menjadi contoh yang buruk dalam demokrasi. Karena Jaang akan dianggap sebagai wali kota yang tidak taat aturan.

“Jadi suka atau tidak suka, wawali itu harus dipilih. Tidak boleh selera pribadi, terlalu mendominasi dari tuntutan undang-undang. Karena undang-undang yang dibuat ini sudah mengadaptasi dan mempertimbangkan segala aspek,” jelasnya.

Baca Juga:  RASA Bakal Layangkan Gugatan 

Kata Masykur, keberadaan wawali sangat diperlukan di tengah banyaknya tugas yang harus dijalankan wali kota. Jika wali kota berhalangan, maka bisa digantikan oleh wakilnya.

“Kita bisa mengambil contoh dari Kaltim sekarang yang tidak ada wakil gubernurnya. Di saat Pak Awang sakit, tidak ada yang gantikan tugas beliau. Itu juga yang dapat menciptakan masalah kepemimpinan di daerah,” tutupnya. (*/um)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Kursi Wawali SamarindaMetro Samarinda
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

DPUPR Segera Perbaiki Keretakan Flyover

Next Post

Ribuan Alumni Akademik Menganggur 

Related Posts

Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah
Kaltim

Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah

23 Desember 2018, 16:30
Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 
Kaltim

Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 

22 Desember 2018, 16:30
Pemprov Ingin Pembangunan Masjid Tetap Dilanjutkan, Kinibalu Bakal Dicarikan Pengganti 
Kaltim

Pekerja Berhak Atas Jaminan Sosial

22 Desember 2018, 16:10
Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat
Kaltim

Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat

22 Desember 2018, 16:00
Isran Pastikan Harga Sembako di Batas Wajar 
Kaltim

Isran Pastikan Harga Sembako di Batas Wajar 

21 Desember 2018, 16:30
2019, Ekonomi Tumbuh Lambat 
Kaltim

2019, Ekonomi Tumbuh Lambat 

21 Desember 2018, 16:20

Terpopuler

  • Didominasi Perempuan, Wali Kota Bontang Lantik Camat dan 10 Lurah Baru

    Didominasi Perempuan, Wali Kota Bontang Lantik Camat dan 10 Lurah Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penjual Air Kesehatan Sebar Hoax

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Demo 21 April, DPRD Kaltim Sepakati Tuntutan Mahasiswa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Investasi Bodong Rugikan Rp18 Miliar, Istri Anggota DPRD Bontang Ikut Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Creative Night Market Bontang Kembali Digelar, 100 UMKM Ramaikan Jalan Cut Nyak Dien

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.