• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Awas Bahaya Kenaikan Tarif PPN Jadi 12 Persen Picu Gelombang PHK di Berbagai Sektor Usaha di Kaltim

by BontangPost
24 November 2024, 16:25
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Ilustrasi Pengangguran(Net)

Ilustrasi Pengangguran(Net)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Samarinda –Kebijakan pemerintah menaikkan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menuai kritik tajam dari masyarakat. Menurut Pengamat Ekonomi Universitas Mulawarman (Unmul) Purwadi Purwoharsojo, kenaikan PPN ini akan berimbas fatal, seperti penurunan daya beli masyarakat, pertumbuhan ekonomi yang melambat, PHK dan banyak sektor usaha lainnya yang akan turun.

Di sisi lain pemerintah malah berencana memberikan tax amnesty Jilid 3 yang dipastikan menguntungkan Si Kaya. “Saya yakin dampaknya sangat terasa, bahkan sampai ke dunia usaha kita. Produktivitas berjalan, tetapi minat pembeli menurun, sehingga mau tidak mau, usaha harus menurunkan angka produktivitas,” jelas.

Menurutnya, penurunan daya beli masyarakat ini bisa menyebabkan potensi PHK, karena produktivitas usaha yang menurun. Lebih lanjut, Purwadi membeberkan sudah ada lonjakan angka PHK yang signifikan, khususnya di sektor tekstil dan industri manufaktur.

Baca Juga:  IMF Proyeksikan Pengangguran Indonesia Tertinggi Kedua di Asia

“Ini sangat memprihatinkan, karena industri manufaktur kita sendiri masih di bawah 50 persen, banyak yang digempur oleh produk-produk impor,” ujaranya.

Kondisi ini semakin memperburuk situasi ketenagakerjaan di Indonesia.

Dia juga menyoroti konsistensi pemerintah dalam upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional. Meski sempat menjanjikan angka pertumbuhan ekonomi di angka 7 persen, kenyataannya angka pertumbuhan ekonomi Indonesia masih stagnan di angka 5.

“Bahkan kemarin sempat turun di angka 4,9 persen. Ini memprihatinkan. Pertumbuhan ekonomi kita buruk tapi malah dibebani PPN 12 persen,” tambahnya.

Kenaikan PPN yang diterapkan sejak awal tahun depan tepatnya 1 Januari 2025. Purwadi menilai kebijakan ini tidak hanya menambah beban konsumen, tetapi juga memperlambat proses pemulihan ekonomi yang sempat terhenti akibat pandemi. Ia berharap pemerintah dapat mengkaji ulang kebijakan ini agar dampak negatifnya terhadap perekonomian tidak semakin meluas.

Baca Juga:  Lulusan SMA Dominasi Pengangguran di Kaltim

“Saya melihat kondisi ini berulang. Saat gaji ingin dinaikkan, harga barang naik duluan. Ini sudah beberapa kali terjadi,” sebutnya.

Menurutnya pertumbuhan ekonomi harus baik dahulu, gaji buruh naik, setelah itu baru dianggap bijak jika Pemerintah menaikkan pajak.

“Pemerintah seperti kejar setoran. Kebanyakan yang harus ditanggung, program Prabowo jebol defisitnya sampai 300-600 triliun, bayar pokok pinjaman saja 1.000 triliun, bayar bunga pinjaman 500 triliun, transfer ke daerah 1.000 triliun, belum lagi program makan gratis. Beban di Masyarakat, sudah jatuh tertimpa tangga,” pungkasnya. (kp)

Tags: Angka Pengangguranpengangguran
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

KPK OTT Pejabat Terkait Pengumpulan Dana Pemilu untuk Calon Petahana

Next Post

Duka di Balik Tambang Emas Ilegal Solok Selatan: Dalam 4 Tahun, 41 Tewas

Related Posts

Bontang Targetkan Ekonomi Tetap Tumbuh di Tengah Tekanan Fiskal, UMKM Jadi Prioritas
Pemkot Bontang

Bontang Targetkan Ekonomi Tetap Tumbuh di Tengah Tekanan Fiskal, UMKM Jadi Prioritas

7 Agustus 2026, 11:00
Lulusan SMK Penyumbang Tinggi Pengangguran di Kaltim
Kaltim

Lulusan SMK Penyumbang Tinggi Pengangguran di Kaltim

28 Maret 2026, 14:00
Disnaker Bontang Kebut Finalisasi Pendataan Pencaker dan Kebutuhan Tenaga Kerja 2026
Bontang

Disnaker Bontang Kebut Finalisasi Pendataan Pencaker dan Kebutuhan Tenaga Kerja 2026

29 November 2025, 18:07
IMF Proyeksikan Pengangguran Indonesia Tertinggi Kedua di Asia
Nasional

IMF Proyeksikan Pengangguran Indonesia Tertinggi Kedua di Asia

6 Juni 2025, 13:35
Tekan Angka Pengangguran di Bontang, 5.425 Pencari Kerja Ditawarkan ke 1.087 Perusahaan
Bontang

Tekan Angka Pengangguran di Bontang, 5.425 Pencari Kerja Ditawarkan ke 1.087 Perusahaan

22 Mei 2025, 14:12
Ratusan Lowongan Dibuka di Job Fair, Klaim Serap hingga 30 Persen Tenaga Kerja
Kaltim

Jumlah Pengangguran di Kaltim Capai 115.523, Setahun Hanya Berkurang 7.535 Orang

1 November 2024, 09:00

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekam Medis Tak Catat Persalinan, Polisi Dalami Kabar Jasad Bayi di Bontang Ditukar Bantal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.