• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Pengangguran di Bontang Mengkhawatirkan, Basri Sebut Peran Perusahaan Industri Belum Optimal

by Lutfi Rahmatunnisa'
25 September 2023, 15:00
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Angka pengangguran di Kota Bontang menjadi salah satu isu pembahasan dalam Ekspos Rancangan Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kota Bontang periode 2025-2045 di Pendopo Rujab Wali Kota, Senin (25/9/2023).

Forum yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Bontang Basri Rase itu mendatangkan Tim Tenaga Ahli Pranata dan Pembangunan dari Universitas Indonesia Rudy Parluhutan Tambunan dalam merancang RPJPD.

Berdasarkan data yang dipaparkan, jumlah angkatan kerja pada 2022 di Kota Bontang adalah 99.150 orang atau sekitar 72,08% dari jumlah penduduk usia kerja. Atau 91.408 orang di Bontang yang bekerja. Angka ini juga menunjukkan besarnya partisipasi angkatan kerja (TPAK) yang berarti sekitar 72,08% penduduk usia kerja aktif secara ekonomi.

Kemudian, dilihat dari segi status pekerjaan penduduknya, struktur penduduk bekerja di Kota Bontang tahun 2022 didominasi oleh buruh/pegawai/karyawan yaitu sebanyak 55.748 orang atau sekitar 60,9 persen. Mereka umumnya bekerja di sektor industri pengolahan, pertambangan, dan jasa.

Baca Juga:  Disnaker Bontang Kebut Finalisasi Pendataan Pencaker dan Kebutuhan Tenaga Kerja 2026

Sementara itu, tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kota Bontang hingga Agustus 2022 sebesar 7,81 persen atau setara dengan 7.742 warga Bontang. Rincinya, 5.863 pengangguran laki-laki, dan 1.879 perempuan yang menganggur. Data tersebut menurun 2,11 persen poin dibandingkan dengan Agustus 2021.

Penurunan angka pengangguran di Bontang diklaim paling cepat daripada kota lain. Salah satu yang mempengaruhi karena Bontang kota industri, di mana menjadi tempat persinggahan pekerja. Meski terbilang menurun dari tahun sebelumnya, angka pengangguran di Bontang menjadi paling tinggi di Kalimantan Timur.

Meski demikian, hal itu menjadi catatan merah bagi Basri. Sebab, kehadiran perusahaan industri besar di Bontang dinilai belum mampu memberi peluang kerja yang optimal bagi masyarakat. Sebab, angka pengangguran Bontang masih terbilang tinggi di Kalimantan Timur.

Baca Juga:  Bontang Targetkan Ekonomi Tetap Tumbuh di Tengah Tekanan Fiskal, UMKM Jadi Prioritas

“Perusahaan belum mampu memberikan sumbang tenaga kerja yang besar untuk masyarakat Bontang. Makanya dari forum ini harus ada solusi,” ucap Basri.

Kehadiran pengangguran menimbulkan persoalan lain. Seperti rendahnya ekonomi masyarakat yang menyebabkan kemiskinan, SDM rendah, dan sebagainya.

Menanggapi hal itu, Kepala Disnaker Bontang Abdu Safa Muha mengatakan bahwa untuk menurunkan angka pengangguran tidaklah mudah. Kondisi tersebut turut diakui Kepala Ketenagakerjaan Indonesia.

Kata Safa, kendala yang dihadapi saat ini ialah usia sekolah dan usia produktif kerja di Bontang sulit dibedakan. Sebab, pendidikan di Bontang belum mampu memberi keseimbangan antara kebutuhan dan produktivitas sekolah.

Selain itu, bonus demografi di Bontang tidak bisa dibendung. Sebab, angka pengangguran didominasi oleh pendatang dari luar daerah. Bukan dari penduduk asli Bontang.

Baca Juga:  Ribuan Alumni Akademik Menganggur 

“Jangankan SLTA, SMK saja butuh ketenagakerjaan yang cukup mumpuni. Kami masih kesulitan mendeteksi antara usia sekolah dan usia produktif kerja,” ujarnya.

Menurutnya, dalam kurikulum merdeka yang diajarkan di sekolah seharusnya memperbanyak sertifikasi ke siswa. Tujuannya untuk mempermudah dalam mencari kerja.

“Jadi kalau sudah ada sertifikasi dari sekolah, lulusan SMA itu enggak harus ikut pelatihan dan sertifikasi lagi. Karena sudah siap kerja. Kondisi saat ini kan SDM Bontang yang belum siap,” tutupnya. (*)

Tags: pengangguran
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Akhirnya Jalan Rusak di Area Pelabuhan Loktuan Mulai Diperbaiki

Next Post

Pemeliharaan Fasilitas Masjid Terapung Dinilai Minim, Dewan Minta Perhatian Pemkot

Related Posts

Bontang Targetkan Ekonomi Tetap Tumbuh di Tengah Tekanan Fiskal, UMKM Jadi Prioritas
Pemkot Bontang

Bontang Targetkan Ekonomi Tetap Tumbuh di Tengah Tekanan Fiskal, UMKM Jadi Prioritas

7 Agustus 2026, 11:00
Disnaker Bontang Kebut Finalisasi Pendataan Pencaker dan Kebutuhan Tenaga Kerja 2026
Bontang

Disnaker Bontang Kebut Finalisasi Pendataan Pencaker dan Kebutuhan Tenaga Kerja 2026

29 November 2025, 18:07
WOW!!! Pengangguran Bejibun di Ibu Kota 
Bontang

Awas Bahaya Kenaikan Tarif PPN Jadi 12 Persen Picu Gelombang PHK di Berbagai Sektor Usaha di Kaltim

24 November 2024, 16:25
Ada 7.742 Pengangguran di Bontang, Masih Tertinggi di Kaltim
Bontang

Ada 7.742 Pengangguran di Bontang, Masih Tertinggi di Kaltim

21 Februari 2023, 09:40
Pengangguran di Kaltim Capai 129 Ribu Orang
Bontang

Pengangguran di Kaltim Capai 129 Ribu Orang

17 Mei 2022, 17:30
Agus Haris Dorong Revisi RTRW
Bontang

Agus Haris Dorong Revisi RTRW

17 Februari 2022, 10:00

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.