BONTANG – Aksi pencurian yang memecahkan kaca mobil di parkiran Stadion Mulawarman mendapat tanggapan dari Humas Pupuk Kaltim. Manager Humas Pupuk Kaltim, Wahyudi mengatakan Stadion Mulawarman sudah diberikan keamanan melalui CCTV dan patroli tim keamanan atau sekuriti. Oleh karenanya, para pengunjung diimbau agar tak menyimpan barang berharga di dalam kendaraannya.
“Sudah ada CCTV di sekitaran stadion, termasuk di halaman parkir. Hanya saja, saat kejadian pemecahan kaca itu, mobil tersebut parkir jauh dari CCTV, makanya pelakunya kurang jelas di CCTV,” jelas Wahyudi, Minggu (26/8) kemarin.
Selain CCTV, dari bagian Keamanan dan Ketertiban (Kamtib) Pupuk Kaltim memiliki jadwal rutin untuk patroli di wilayah Stadion Mulawarman yang masuk area komplek perumahan PT Pupuk Kaltim. Tetapi, lanjut Wahyudi, Stadion Mulawarman itu bisa dimasuki masyarakat umum. Sehingga pos penjagaannya hanya berada di pintu gerbang Simpang Bontang Plaza dan di depan Rumah Makan Bontang Kuring. “Pengamanan sudah kami lakukan, tetapi yang namanya pencuri saat ini sudah semakin canggih. Mereka rata-rata melihat situasi dan kondisi dulu. Ketika patroli sudah lewat, pencuri baru beraksi,” bebernya.
Oleh karenanya, di tempat umum atau fasilitas umum, Wahyudi mengingatkan agar lebih berhati-hati saat membawa barang berharga. “Karena stadion sudah termasuk tempat umum, maka lebih berhati-hati. Sama halnya dengan di gor, atau di Koperasi Karyawan Pupuk Kaltim yang juga sering terjadi pencurian helm atau congkel jok motor,” ujarnya.
Namun memang untuk kejadian pencurian dengan modus pemecahan kaca mobil, dikatakan Wahyudi sudah ditangani Polres Bontang. “Kami hanya mengimbau agar para pengunjung tidak menyimpan barang berharga di mobil, jika mobil akan ditinggalkan lama, termasuk di bawah jok motor, jangan simpan dompet atau handphone di dalamnya,” imbaunya.
Sebelumnya, diberitakan Sabtu (25/8) lalu, satu unit mobil Chevrolet Spark merah menjadi sasaran pencuri. Dua ponsel dan dompet yang disimpan dalam satu tas di dalam mobil pun berhasil dicuri oleh pelaku. Kejadian pencurian dengan modus pemecahan kaca ini menjadi kali kedua yang terjadi di Stadion Mulawarman. Pencuri diduga menggunakan keramik busi untuk memecahkan mobil yang menjadi sasaran pencuriannya.
Kejadian tersebut pun lantas di-share di beberapa grup sosial media whatsapp sebagai imbauan agar lebih berhati-hati.(mga)






