• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Soal Proyek Pipanisasi, Isran Tak Mau Buru-Buru Tolak Investasi 

by BontangPost
12 September 2018, 11:36
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Isran Noor(DOK/METRO SAMARINDA)

Isran Noor(DOK/METRO SAMARINDA)

Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA – Tim Penyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang diinisiasi Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim terpilih Isran Noor dan Hadi Mulyadi akan mengkaji rencana pipanisasi gas Kaltim-Kalsel dari PT Bakrie and Brothers.

Anggota Tim Penyusun RPJMD, Zaenal Haq menyatakan, pihaknya akan membahas masalah tersebut dalam lanjutan penyusunan RPJMD Kaltim. Dia menekankan, dirinya tidak ingin mengambil kesimpulan menolak atau menerima proyek tersebut sebelum mendapatkan keterangan detail dari pihak-pihak terkait.

“Harus dikaji dulu. Apa dan bagaimana manfaatnya untuk Kaltim. Kami pelajari secara detail dulu. Karena ini soal investasi untuk daerah,” kata Zaenal, Selasa (11/9) kemarin.

Kajian menyeluruh tersebut, lanjut dia, bisa saja akan melibatkan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kaltim. Pun demikian, jika diperlukan penjelasan dari manajemen PT  Bakrie and Brothers, Tim Penyusun RPJMD akan memanggilnya.

“Jadi tidak langsung menerima atau menolak begitu saja. Harus diperjelas duduk masalah bagaimana investasi ini. Karena ini menyangkut Kaltim di masa depan,” ucapnya.

Baca Juga:  Ungkap Jaringan Curanmor, Polisi Amankan Puluhan Kendaraan R2 

Sebelumnya, Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni menolak keras rencana pemasangan pipa gas sepanjang 340 kilometer tersebut. Wali kota perempuan pertama di Kota Taman itu beralasan, pemasangan pipa gas akan mengancam kelangsungan ekonomi di kota itu.

Terlebih pasokan bahan baku gas di sejumlah perusahaan pengolah kian merosot. Ketika pipanisasi gas disepakati, maka akan mengurangi pasokan bahan baku.

“Saat ini saja tinggal tiga train yang aktif. Padahal dulu ada delapan train. Apabila pipanisasi ini disepakati, mungkin tinggal satu train yang aktif. Bisa juga tidak ada lagi train yang akan beroperasi,” sebut Neni.

Dia menyebut, hingga saat ini perusahaan pengolahan minyak dan gas (migas) di Bontang mendapatkan pasokan dari PT Vico dan PT Total E&P Indonesie. Kedua perusahaan tersebut menjadi pemasok terbesar untuk pengolahan gas.

Baca Juga:  Pusamania Borneo FC dan Kopi ABC Jalin Kerja Sama

“Bayangkan ketika ada pipanisasi. Kemudian gas yang dialihkan ke Bontang Tinggal beberapa saja. Bontang bisa jadi kota mati,” ucapnya.

Pun demikian, dia berpendapat, dalam jangka panjang pasokan gas akan habis. Sehingga daerah pengolah seperti Bontang akan mengimpor dari luar negeri. “Sekarang saja perumahan-perumahan di Bontang sudah mulai sepi. Karena tinggal tiga train yang beroperasi. Jika pipanisasi ini terjadi, maka Bontang akan ditinggalkan,” katanya.

Bupati Kabupaten Paser, Yusriansyah Syarkawi mengungkapkan, berdasarkan peta pembangunan pipa gas tersebut, wilayah setempat akan dilintasi pipa gas yang dipasang PT Bakrie & Brothers.

“Nanti yang akan dilintasi pipa di sebelah barat jalan nasional. Kurang lebih ada sepuluh perusahaan perkebunan dan cagar alam yang akan dilalui pipa ini,” bebernya.

Kemudian merujuk pada data yang diterima Yusriansyah, pipa gas itu juga akan melewati taman hutan raya (Tahura). Sedangkan di sebelah timur wilayah yang digunakan untuk pemasangan pipa tersebut, terdapat cagar alam.

Baca Juga:  Keterwakilan Perempuan Masih Kurang

“Kalau dilihat dari kenyataan ini, saya sepakat untuk menolak rencana pemasangan pipa gas ini. Karena sudah pasti memerlukan lahan yang cukup panjang,” katanya.

Gubernur Kaltim, Awang Faroek Ishak menyebut, Benua Etam masih membutuhkan stok migas untuk memenuhi kebutuhan lokal. Ketika ada pipanisasi gas lintas provinsi, maka gas tersebut akan diekspor ke luar daerah.

“Karena itu, saya dan kepala daerah menolak rencana ini. Kaltim masih membutuhkan gas untuk kebutuhan rumah tangga, perusahaan, dan PLTG (Perusahaan Listrik Tenaga Gas, Red.),” tegasnya.

Karenanya beragam alasan yang disampaikan kepala daerah di FGD tersebut, disebut Awang Faroek sebagai dasar untuk disampaikan pada pemerintah pusat. “Inilah alasan kita menolanya. Jadi tidak sembarang tolak saja,” terangnya. (*/um)

Tags: Isran NoorMetro SamarindaProyek Pipanisasi
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Terkait Proyek Kinibalu “Dewan Mestinya Berpikir!”

Next Post

Darurat Screenshot Berita Editan

Related Posts

Gubernur Isran Sebut Kaltim Kaya Tapi Penduduk Miskin Masih Tinggi
Kaltim

Spekulasi di Balik Mundurnya Isran Noor dari Ketua NasDem Kaltim; IKN dan Sikap Anies, hingga Kursi Gerindra

14 November 2023, 12:15
Masa Jabatan Habis, Gubernur Isran Noor Pamit
Kaltim

Masa Jabatan Habis, Gubernur Isran Noor Pamit

26 September 2023, 11:08
Besok Gubernur Isran Bertandang ke Bontang, Bakal Resmikan Bantuan Rumah Layak Huni
Bontang

Besok Gubernur Isran Bertandang ke Bontang, Bakal Resmikan Bantuan Rumah Layak Huni

31 Juli 2023, 15:26
Nasdem Kaltim Usulkan Isran Noor Maju Capres 2024
Kaltim

Nasdem Kaltim Usulkan Isran Noor Maju Capres 2024

17 Juni 2022, 14:46
Isran Noor Diusulkan Jadi Cawapres
Kaltim

Isran Noor Diusulkan Jadi Cawapres

23 Mei 2022, 14:00
Gubernur Kaltim Perpanjang Status KLB Corona
Kaltim

Gubernur Kaltim Perpanjang Status KLB Corona

27 Agustus 2020, 15:30

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.