• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

RAPBD Perubahan  Rp 4,02 T

by BontangPost
20 September 2018, 11:02
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
SAMPAIKAN: Bupati Kutim Ismunandar menyampaikan RAPBD kepada DPRD Kutim.(Dhedy/Sangatta Post)

SAMPAIKAN: Bupati Kutim Ismunandar menyampaikan RAPBD kepada DPRD Kutim.(Dhedy/Sangatta Post)

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA – Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Perubahan Kabupaten Kutim Tahun Anggaran 2018, disepakati Rp 4,02 Triliun.

Hal ini diketahui pada rapat paripurna ke-26 tahun sidang 2018. Rapat paripurna tersebut dipimpin Wakil Ketua I DPRD Kutim, Yulianus Palangiran bersama Wakil Ketua II, Encek UR Firgasih dan dihadiri 24 anggota dewan lainnya.

Besaran RAPBD Perubahan TA 2018 mengalami kenaikan Rp 327,17 miliar.  Yang sebelumnya sebesar Rp 3,69 triliun.

Kenaikan ini terdiri dari total pendapatan APBD 2018 sebesar Rp 806,82 miliar yang terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) Perubahan Rp 159,64  miliar, naik sebesar Rp 70,50 miliar dari sebelumnya Rp 89,14 miliar.

Dana Perimbangan Perubahan (DPP) sebesar Rp 2,73 triliun, naik sebesar 673,84 miliar dari sebelumnya Rp 2,067 triliun. Pendapatan lain-lain yang sah sebesar Rp 801,34 miliar, naik sebesar Rp 62,47 miliar dari sebelumnya Rp 62,47 miliar.

Baca Juga:  Puskesmas Baru Sangsel Beroperai
JABAT TANGAN: Bupati Kutim Ismanandar dan Wakil Ketua DPRD Yulianis berjabat tangan .(Dhedy/Sangatta Post)

Selanjutnya, belanja daerah mempunyai peran dalam meningkatkan kualitas layanan publik sekaligus stimulus perekonomian Kutim.

Bupati Ismunandar menekankan, belanja daerah harus disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah. Total belanja daerah Rp 2,89 triliun. Dalam RAPBD 2018 terjadi kenaikan sebesar Rp 1,13 triliun sehingga menjadi Rp 4,02 triliun.

Belanja daerah terdiri belanja tidak langsung meliputi belanja pegawai, subsidi, hibah, bantuan sosial dan belanja bantuan keuangan kepada pemerintahan desa. Total belanja tidak langsung APBD 2018 sebesar Rp 956,42 miliar naik menjadi Rp 1,27 triliun berarti naik Rp 319,49 miliar.

Belanja tidak langsung akan diprioritaskan untuk Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP) Pegawai, hibah untuk Perprov Kaltim ke-6 2018 di Kutim, serta belanja provisi dan administrasi dalam kaitan pinjaman daerah.

Baca Juga:  Porprov, Ketua Cabor Dilarang Keluyuran

Belanja Langsung terdiri dari belanja pegawai, barang dan jasa serta belanja modal pada APBD 2018 ditetapkan Rp 1,93 triliun sementara pada RAPBD perubahan naik sebesar Rp 814,49 miliar menjadi Rp 2,74 triliun.

Belanja langsung diprioritaskan untuk pembayaran gaji TK2D, kewajiban kepada pihak ketiga, belanja OPD untuk mempertahankan kinerja daerah, kebutuhan BBM dan pemasangan jaringan listrik PLN di kawasan Bukit Pelangi.

Terakhir komponen pembiyaan daerah sebagai konsekuensi sistem anggaran surplus defisit. Perubahan pembiayaan juga mengakibatkan koreksi terhadap besaran pembiayaan daerah.

Dalam RAPBD perubahan 2018 ditetapkan sebesar Rp 360,17 miliar yang berasal pinjaman daerah sebesar Rp 300 miliar, silpa 2017 sebesar Rp 43,67 miliar.

Baca Juga:  Bantuan Rumah Laik Huni di Kutim Capai 50 Persen

Sedangkan pembiayaan pengeluaran daerah sebesar Rp 16,50 miliar untuk pembayaran provisi, administrasi, dan bunga pinjaman daerah.

Mengakhiri nota pengantar RAPBD Perubahan 2018, Ismunandar menginstruksikan agar penetapannya dapat dilaksanakan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Kami mengingatkan kepada seluruh OPD untuk melaksanakan program kerja secara selektif, dengan prinsip efektif dan efisien serta memohon kerjasama anggota DPRD Kutim guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan sinergitas eksekutif dan legislatif hingga proses pembangunan bisa fokus dan tuntas,” jelas Ismunandar. (dy)

Tags: RAPBDSangatta Post
Share3TweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Tidak Pasang Logo dan Nomor Urut, Tak Ditindak 

Next Post

Penderita  MR Tak Terdata

Related Posts

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el
Breaking News

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el

24 Desember 2018, 15:30
Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri
Breaking News

Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri

24 Desember 2018, 15:10
Pemkab Harus Terbuka
Breaking News

Pemkab Harus Terbuka

24 Desember 2018, 15:05
Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus
Breaking News

Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus

24 Desember 2018, 15:00
Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 
Advertorial

Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 

24 Desember 2018, 08:00
Pembalap Liar Terancam Penjara
Breaking News

Pembalap Liar Terancam Penjara

23 Desember 2018, 15:30

Terpopuler

  • Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bontang, Korban Disebut Lebih dari Lima Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polres Bontang Pecat Aipda IM, Positif Sabu hingga Terjerat Banyak Utang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.