• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Pertanyakan Regulasi Pengangkatan Honorer Jadi P3K

by BontangPost
12 Oktober 2018, 11:50
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
RAPAT KERJA: Komisi I DPRD menggelar pertemuan dengan Badan Kepegawaian, Pelatihan, dan Pendidikan (BKPP) Bontang, Rabu (10/10) di Ruang Rapat III Sekretariat DPRD.(ADIEL KUNDHARA/BONTANG POST)

RAPAT KERJA: Komisi I DPRD menggelar pertemuan dengan Badan Kepegawaian, Pelatihan, dan Pendidikan (BKPP) Bontang, Rabu (10/10) di Ruang Rapat III Sekretariat DPRD.(ADIEL KUNDHARA/BONTANG POST)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG – Kabar pengangkatan tenaga honorer menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) terdengar hingga anggota dewan. Untuk itu, Komisi I memanggil Badan Kepegawaian, Pelatihan, dan Pendidikan (BKPP) Bontang untuk menanyakan regulasi tersebut, Rabu (10/10).  Pada pertemuan rapat kerja ini, dipimpin langsung oleh ketua Komisi I Agus Haris didampingi dua koleganya yakni Abdul Malik dan Setiyoko Waluyo.

“Apakah benar ada perekrutan pegawai P3K? Bagaimana skema pengupahan bagi pegawai honorer selama ini?” tanya Agus kepada perwakilan BKPP.

Politisi Partai Gerindra ini berharap harus ada garansi ketika skema tersebut dijalankan nantinya. Ia tidak mau database mengenai masa kerja awal tenaga honorer tidak valid. “Jika dalam regulasi peraturan presiden (Perpres) nantinya bisa dimasukkan umur 40 tahun ke atas, maka harus ada yang menjamin keabsahan data dari masa awal mereka bekerja,” pintanya.

Baca Juga:  Lintas Komisi ke Karang Paci

Tak hanya itu, pria yang juga menjabat sebagai anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD ini pun meminta BKPP mencari referensi terkait mekanisme pengupahan bagi tenaga honorer. Mengingat di Kota Makassar skema pengupahannya tidak masuk dalam kolom kegiatan.

Kabid Mutasi dan Pengembangan BKPP Sunarya mengatakan, perekrutan P3K mengacu pada Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Apartur Sipil Negara (ASN). Sistemnya mirip dengan pola perekrutan calon Pegawai Negeri Sipil (PNS), di mana batasan umur maksimal ialah 35 tahun.

Namun, Sunarya tidak dapat berkomentar banyak mengingat perpres yang mengatur tersebut belum terbit hingga kini. Termasuk dalam regulasi itu akan mengatur formasi mana saja yang dibuka.“Kabarnya presiden akan mengeluarkan peraturan khusus yakni pegawai honorer yang berusia 40 tahun bisa. Tetapi saat ini kami masih menunggu perpresnya keluar,” ucap Sunarnya.

Baca Juga:  Dipungut Retribusi, Warga Mengadu ke Dewan 

Ia pun menjelaskan, pegawai honorer terbagi dalam dua kategori. Meliputi Pegawai Harian Lepas (PHL) dan pegawai non-PNS. PHL berupa petugas kebersihan yang pengupahannya bersumber dari belanja rutin di Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Sementara untuk pegawai non-PNS pengupahannya diambil dari belanja barang dan jasa di tiap OPD.

Sementara, Kasubid Pengadaan dan Mutasi Pegawai, Muhajir Noor menambahkan saat ini BKPP melakukan identifikasi jumlah tenaga honorer. Nantinya, BKPP akan mencetak kartu tanda pengenal. Ia pun mengimbau kepada tenaga honorer untuk tidak khawatir sehubungan data tidak terekam di Badan Kepegawaian Nasional (BKN). Sebab, BKPP memiliki data awal tenaga tersebut masuk kerja. Apabila perekrutan tenaga honorer menjadi P3K terjadi maka masa tugas mereka akan tetap dihitung sebagai pengabdian di lingkungan pemerintahan.

Baca Juga:  Pansus DPRD: Dalam Tiga Tahun Tak Ada Banjir Lagi Asal.....

“Tetap akan dihitung. Masa tugas tidak akan dipotong walaupun sebagai honorer,” pungkas Muhajir. (ak)

Tags: dprdHonorer
Share1TweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Alphad Ditangkap, Gerindra Rugi?

Next Post

Anti Klimaks, PS PU Dijegal Bontang City FC di Leg Kedua Liga 3 Regional Kalimantan 

Related Posts

Wali Kota Bontang Kembali Pastikan Komitmen Tidak Rumahkan Honorer Disdamkartan
Bontang

PHM Ancam Demo karena Honorer Disdamkartan Bontang Tetap Dipekerjakan

15 Juli 2025, 20:12
186 Honorer Pemkot Bontang Dirumahkan, Skema Penyelamatan Hanya Menyasar Enam Bidang
Bontang

186 Honorer Pemkot Bontang Dirumahkan, Skema Penyelamatan Hanya Menyasar Enam Bidang

9 Juli 2025, 14:01
BPKAD Bontang Bakal Kalkulasi Perubahan Pembiayaan Gaji Tenaga Honorer
Bontang

BPKAD Bontang Bakal Kalkulasi Perubahan Pembiayaan Gaji Tenaga Honorer

13 Juni 2025, 13:58
Masuk Parit di Bontang Kuala, Buaya 2,5 Meter Dievakuasi Disdamkartan
Bontang

72 Honorer Disdamkartan Bontang Diberhentikan, 60 Persen Kekuatan Berkurang

11 Juni 2025, 14:08
BKPSDM Bontang Sebut Masih Ada TKD Belum Masuk Database, Nasibnya Seperti Ini
Bontang

BKPSDM Bontang Sebut Masih Ada TKD Belum Masuk Database, Nasibnya Seperti Ini

23 Mei 2025, 14:49
Belanja Pegawai Maksimal 30 Persen, Ribuan Honorer di Samarinda Bakal Menganggur
Kaltim

Belanja Pegawai Maksimal 30 Persen, Ribuan Honorer di Samarinda Bakal Menganggur

18 Januari 2025, 10:18

Terpopuler

  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemadaman Listrik Ganggu Usaha Kuliner Bontang, Mesin Kopi Rusak hingga Pesanan Batal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.