• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Pandangan Umum Terhadap Raperda APBD-P 

by BontangPost
3 Oktober 2017, 11:15
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
BACAKAN: Sekretaris Fraksi Gerindra Suwardi membacakan pandangan umum terkait Raperda Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah 2017.(ADIEL KUNDHARA/BONTANG POST)

BACAKAN: Sekretaris Fraksi Gerindra Suwardi membacakan pandangan umum terkait Raperda Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah 2017.(ADIEL KUNDHARA/BONTANG POST)

Share on FacebookShare on Twitter

Minta Naikkan Gaji Honorer dan ASN

BONTANG – Seluruh Fraksi DPRD memberikan pandangan umum terhadap Raperda Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan tahun anggaran 2017 kemarin (2/10) di Ruang Rapat III Sekretariat DPRD. Rata-rata sejumlah fraksi yang ada meminta kepada Pemkot Bontang memperhatikan kesejahteraan pegawai honorer maupun Aparatur Sipil Negara (ASN).

Salah satunya Faksi Gerindra meminta kepada Pemkot Bontang untuk mengembalikan gaji honorer dan menaikkan TPP PNS yang sejak awal tahun mengalami pemangkasan. “Diharapkan Pemerintah Kota Bontang kembalikan sesuai jumlah standar kesejahteraan pada umumnya, TPP dinaikkan dan gaji non-PNS kembalikan seperti semula,” kata Sekretaris Fraksi Gerindra Suwardi.

Di luar itu, Fraksi Gerindra juga memandang perlunya langkah pencegahan terhadap menjamurnya pengemis dan anak jalanan. Fraksi yang berlambang kepala burung garuda ini meminta kepada Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Pemberdayaan Masyarakat (Dissos-P3M) dan Satpol PP untuk melakukan beberapa tindakan diantaranya melakukan pendataan, pendekatan, dan pemberdayaan berupa pelatihan dan keterampilan.

Baca Juga:  Izin HO Dihapus, Fraksi DPRD Beda Pendapat 

“Guna menekan peruntukan biaya lebih besar untuk tahun anggaran akan datang karena sebentar lagi Raperda Kota Layak Anak akan disahkan,” tambahnya.

Di samping itu, kenaikan nilai APBD-P ditindaklanjuti dengan pembayaran utang kepada RSUD perihal program Jamkesda guna memberikan pelayanan kesehatan lebih optimal lagi. Menurutnya, program ini sangat membantu masyarakat yang kurang mampu.

Di sisi lain, Fraksi Nasdem misalnya meminta kepada Pemkot Bontang untuk meningkatkan biaya operasional Babinsa dan Bhabikatibmas. “Babinsa dan Bhabikatibmas memiliki tugas yang penting karena berhubungan langsung dengan keamanan, memelihara ketertiban serta deteksi dan pencegahan dini, serta menampung informasi di setiap masing-masing kelurahan,” ungkap Ketua Fraksi Nasdem Bahktiar Wakkang.

Baca Juga:  Anggota DPRD Lebih Sejahtera

Selain itu, Fraksi Nasdem juga mengusulkan pembentukan parkir, pelaksanaan kajian iduk pemanfaatan Tempat Pelelangan Ikan (TPI), penertiban pelaku usaha terhadap regulasi izin yang ada. Tak hanya itu, Tiar—panggilan akrabnya –  juga meminta kepada Pemkot Bontang untuk memberikan perhatian terhadap tingkat kesejahteraan pegawai diantaranya Satpol PP, sopir ambulans, petugas Damkar dan security.

“Resiko pekerjaannya sangat tinggi sehingga nyawa sebagai taruhannya. Oleh karena itu dengan meningkatnya kesejahteraan pegawai yang dimaksud akan berbanding lurus dengan peningkatan produktifitas dan kinerjanya,” paparnya.

Sementara, Fraksi Amanat Demokrat Pembangunan Sejahtera (ADPS) fokus terhadap pencairan insentif penggiat agama meliputi guru ngaji, imam masjid dan musala, guru Sekolah Minggu, pendeta, dan rohaniawan. Di mana terjadi tunggakan dari bulan Juli hingga Desember 2016. (*/ak)

Baca Juga:  Kaji Problem Hubungan Industrial, Dua Perda Akan Direvisi
Tags: dprdgajiPNS
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Bulan Kekejaman Setelah Bulan Kemerdekaan

Next Post

Tutup Erau Pelas Benua Guntung 2017, Wawali Ajak Masyarakat Meriahkan HUT Kota Bontang

Related Posts

Tiga Tambahan Gaji PNS Resmi Berlaku Mulai Agustus 2025, Ini Rinciannya
Nasional

Perpres 79/2025 Resmi Terbit, Pemerintah Siapkan “Kado Manis” untuk PNS Selain Kenaikan Gaji

20 November 2025, 15:30
Belum Ada Payung Hukum, Pendaftaran PPPK Tertunda
Kaltim

Pengumuman untuk PNS di Lingkungan Pemprov Kaltim, Jadwal Terbaru Lima Hari Kerja Selama Ramadan

26 Februari 2025, 16:30
Tunggu Keputusan Sanksi, PNS Narkoba di Disdamkartan Masih Masuk Kerja
Bontang

Tunggu Keputusan Sanksi, PNS Narkoba di Disdamkartan Masih Masuk Kerja

22 Mei 2023, 11:03
Dua PNS Disdamkartan Positif Konsumsi Sabu, Jalani Asesmen di BNNK
Bontang

Dua PNS Disdamkartan Positif Konsumsi Sabu, Jalani Asesmen di BNNK

16 Mei 2023, 12:08
Ratusan PNS dan PPPK yang Baru Dilantik, Diminta Taat Aturan
Bontang

Ratusan PNS dan PPPK yang Baru Dilantik, Diminta Taat Aturan

11 Mei 2023, 09:53
Masuk 10 Besar Tak Patuh Lapor LHKPN, Anggota DPRD Kaltim Gagal Memberi Teladan
Kaltim

Masuk 10 Besar Tak Patuh Lapor LHKPN, Anggota DPRD Kaltim Gagal Memberi Teladan

18 April 2023, 19:00

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bontang, Korban Disebut Lebih dari Lima Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.