• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Kepala Sekolah Bantah Paksa Siswa 

by BontangPost
24 Oktober 2018, 17:45
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Akhmadi(BAMBANG/BONTANG POST)

Akhmadi(BAMBANG/BONTANG POST)

Share on FacebookShare on Twitter

“Jadi Ini sebenarnya hanya salah paham. Kami tidak mungkin melakukan vaksin jika orang tuanya tidak mengizinkan,”

Akhmadi Kepala SDN 005 Bontang Utara

Tudingan yang dilontarkan sebagian orang tua siswa yang menyebut jika pihak sekolah bersama tim medis dari Puskesmas Bontang Utara II telah menjebak orang tua siswa dibantah oleh Kepala SDN 005 Bontang Utara, Akhmadi. Saat dikonfirmasi awak media, dirinya menyebut jika hal tersebut terjadi lantaran adanya salah faham antara orang tua dengan guru.

Akhmadi menyebut jika pihaknya hanya memfasilitasi pemerintah dalam hal ini Dinas Kesehatan dan Keluarga Bencana (Diskes-KB) melalui Puskesmas Bontang Utara II untuk melakukan sosialisasi kepada orang tua yang menolak anaknya divaksin campak (measles) dan rubella. Adapun kejadian para siswa yang dikumpulkan dalam satu ruangan bersamaan dengan waktu sosialisasi, itu bertujuan untuk mendata siswa.

Baca Juga:  Bagi-Bagi Stiker, Ajak Semua Pihak Bekerja Tanpa Rasuah

Dijelaskan Akhmadi, memang saat dilakukan sosialisasi, ada beberapa orang tua yang akhirnya membolehkan anaknya divaksin, dan mereka minta waktu pemberian vaksin dipercepat. Dari permintaan itulah, wali kelas meminta semua murid untuk berbaris dan masuk ke kelas dengan tujuan untuk dilakukan pendataan. Namun saat dilakukan pendataan, beberapa orang tua mengira jika mereka dijebak. “Kami tidak hapal siswa mana yang orang tuanya mengizinkan untuk divaksin. Makanya kami bariskan, lalu kami tanyai yang mana siswanya. Jadi Ini sebenarnya hanya salah paham. Kami tidak mungkin melakukan vaksin jika orang tuanya tidak mengizinkan,” ujar Akhmadi.

Dia mengaku, ingin menjelaskan hal tersebut kepada orang tua siswa. Namun, karena kondisi beberapa orang tua sudah terlanjur marah dan tak mau mendengarkan penjelasan, sehingga terjadilah kesalahpahaman antara guru dan orang tua.

Baca Juga:  HORE!!! Oktober, Gaji Non PNS Naik

Dijelaskan Akhmadi, memang saat ini siswa SDN 005 Bontang Utara yang belum melakukan vaksin measles dan rubella masih sekira 30 persen. Namun jika anak tersebut tidak diperbolehkan orang tuanya untuk divaksin, maka pihak sekolah pun tidak memaksakannya.

“Tadi (kemarin, Red.) ada juga orang tua yang langsung membawa anaknya pulang karena tidak mau divaksin. Kami juga tidak memaksanya. Kami tidak ada sama sekali niat yang tidak baik kepada siswa maupun orang tua,” tandasnya. (bbg)

Tags: bontangVaksin MR
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Wali Murid Mengamuk di Sekolah 

Next Post

Polri Sebut Bendera yang Dibakar Simbol HTI

Related Posts

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Menengah–Tinggi di Kaltim Sampai 20 November
Kaltim

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Menengah–Tinggi di Kaltim Sampai 20 November

15 November 2025, 13:00
Pemkot Bontang Borong Empat Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik Kaltim 2025
Bontang

Pemkot Bontang Borong Empat Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik Kaltim 2025

6 Oktober 2025, 09:00
Dalami Kasus Dugaan Pelecehan Seksual, Polisi Panggil Oknum Pimpinan Ponpes
Kriminal

Dalami Kasus Dugaan Pelecehan Seksual, Polisi Panggil Oknum Pimpinan Ponpes

20 Desember 2023, 12:00
Ganti Jargon, Lampu Hias Bontang Jago Dicopot
Bontang

Ganti Jargon, Lampu Hias Bontang Jago Dicopot

23 Januari 2022, 17:23
Padat Penduduk, Berikut Protokol Penanganan Covid-19 di Rusun Api-Api
Bontang

Penghuni Rusunawa Api-Api Diduga Terpapar Covid-19 dari Pesta Pernikahan

21 Oktober 2020, 12:18
UPZ Yabis Buka Pelayanan 24 Jam
Bontang

Zakat Fitrah Wilayah Bontang Diprediksi Naik

18 April 2020, 08:00

Terpopuler

  • Distribusi MBG di Bontang Libur Saat Lebaran, Kembali Berjalan 31 Maret 2026

    12 Dapur Tutup Sementara, Hampir 28 Ribu Penerima MBG di Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Kaltim Berduka, Meiliana Eks Pj Wali Kota Samarinda dan Pj Sekdaprov Meninggal Dunia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.