• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Wali Murid Mengamuk di Sekolah 

by BontangPost
24 Oktober 2018, 17:40
in Bontang
Reading Time: 1 min read
0
PROTES: Akun Yulinya Hamid memposting kekesalannya di facebook. Dirinya merasa dijebak oleh pihak sekolah lantaran anaknya bakal divaksin tanpa persetujuan dirinya, Selasa (23/10) kemarin.(Yulinya Hamid/Screenshot via Facebook)

PROTES: Akun Yulinya Hamid memposting kekesalannya di facebook. Dirinya merasa dijebak oleh pihak sekolah lantaran anaknya bakal divaksin tanpa persetujuan dirinya, Selasa (23/10) kemarin.(Yulinya Hamid/Screenshot via Facebook)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG – Tindakan vaksinasi campak (measles) dan rubella kepada siswa tanpa persetujuan dari orang tuanya, diduga terjadi di SDN 005 Bontang Utara. Kabar ini santer terdengar usai salah seorang orang tua siswa memviralkan kejadian itu di media sosial.

Akun facebook Yulinya Hamid Selasa (23/10) kemarin memposting kekesalannya. Dirinya merasa dijebak oleh pihak sekolah. Yuli mengaku, ada upaya dari pihak sekolah untuk melakukan vaksin ke siswa tanpa terlebih dahulu meminta izin kepada masing-masing orang tuanya. Kejadian ini terjadi saat dirinya menghadiri sosialisasi imunisasi campak bagi orang tua yang dilaksanakan di SDN 005 Bontang Utara. Sontak saja, perbuatan itu pun mengundang amarah para orang tua, lalu berujung amukan ke pihak sekolah.

Baca Juga:  Tak Ada Anggaran, Bontang Kirim Relawan

Dijelaskan Yuli, saat para orang tua sedang mendengarkan sosialisasi di salah satu ruangan, tiba-tiba saja di waktu yang bersamaan, pihak sekolah bersama tenaga medis dari Puskesmas Bontang Utara II diduga akan melakukan vaksinasi kepada siswa di ruangan terpisah. “Padahal saat itu, masih banyak orang tua yang belum setuju jika anaknya divaksin,” kata dia.

Karena tahu siswa akan divaksin, Yuli pun langsung berlari menuju lokasi vaksin tersebut untuk menyelamatkan anaknya sehingga tidak jadi disuntik vaksin.

“Setelah itu kami juga tanyakan kepada kepala sekolahnya. Kata kepala sekolah, kegiatan itu dilakukan sebelum habis sosialisasi, karena mengejar waktu dan sudah mendapat persetujuan dari orang tua. Namun kenyataannya, banyak orang tua yang belum setuju namun sudah terlanjur disuntik duluan,” ucap Yuli.

Baca Juga:  Rustam: Bontang Jangan Dikebiri!

Atas kejadian ini, dirinya pun mempertanyakan komitmen antara orang tua dan sekolah yang sebelumnya pernah ditandatangani orang tua siswa di atas materai. “Kami minta sekolah untuk menghargai keputusan orang tua yang tidak mau anaknya divaksin,” tukasnya. (bbg)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: bontangVaksin MR
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Reklame Ilegal Dipasang Sembarangan

Next Post

Kepala Sekolah Bantah Paksa Siswa 

Related Posts

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Menengah–Tinggi di Kaltim Sampai 20 November
Kaltim

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Menengah–Tinggi di Kaltim Sampai 20 November

15 November 2025, 13:00
Pemkot Bontang Borong Empat Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik Kaltim 2025
Bontang

Pemkot Bontang Borong Empat Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik Kaltim 2025

6 Oktober 2025, 09:00
Dalami Kasus Dugaan Pelecehan Seksual, Polisi Panggil Oknum Pimpinan Ponpes
Kriminal

Dalami Kasus Dugaan Pelecehan Seksual, Polisi Panggil Oknum Pimpinan Ponpes

20 Desember 2023, 12:00
Ganti Jargon, Lampu Hias Bontang Jago Dicopot
Bontang

Ganti Jargon, Lampu Hias Bontang Jago Dicopot

23 Januari 2022, 17:23
Padat Penduduk, Berikut Protokol Penanganan Covid-19 di Rusun Api-Api
Bontang

Penghuni Rusunawa Api-Api Diduga Terpapar Covid-19 dari Pesta Pernikahan

21 Oktober 2020, 12:18
UPZ Yabis Buka Pelayanan 24 Jam
Bontang

Zakat Fitrah Wilayah Bontang Diprediksi Naik

18 April 2020, 08:00

Terpopuler

  • Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Ringkus Perempuan di Jalan Parikesit Bontang, Sabu Disembunyikan dalam Dompet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • UPTD PPA Dampingi Korban Asusila di Bontang Utara, Fokus Pemulihan Psikologis Anak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.