• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Beli Elpiji Pakai Kartu Keluarga

by M Zulfikar Akbar
27 Desember 2018, 19:04
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
MEGA ASRI/BONTANG POST
TERUS DIBURU: Di Bontang elpiji 3 kg jadi rebutan. Bahkan salah satu pangkalan gas mewajibkan pembelian elpiji 3 kg dengan melampirkan fotokopi KK.

MEGA ASRI/BONTANG POST TERUS DIBURU: Di Bontang elpiji 3 kg jadi rebutan. Bahkan salah satu pangkalan gas mewajibkan pembelian elpiji 3 kg dengan melampirkan fotokopi KK.

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG – Beberapa pekan ini, warga Bontang banyak mengeluhkan gas elpiji 3 kilogram (kg) yang sulit ditemui. Jika pun ada, dalam sekejap saja, pasti ludes. Perlu perjuangan untuk mendapatkan elpiji melon tersebut. Antrean ibu-ibu rumah tangga pun kadang terlihat di sejumlah pangkalan gas. Beberapa tempat yang masih menjual elpiji pun kini jadi tempat tongkrongan baru. Cuaca terik ataupun hujan tidak jadi halangan. Misinya cuma satu, bisa dapat gas.

Untuk mengantisipasi kelangkaan, pembelian elpiji 3 kg diperketat. Pemilik pangkalan mewajibkan pembeli gas membawa kartu keluarga (KK). Cara pembelian seperti demikian sejatinya sudah berlaku di pangkalan pada sejumlah daerah.

Seperti salah satu pangkalan dari agen PT Akawi yakni Toko Mega Buana, yang mengharuskan pembelinya membawa fotokopi KK jika hendak membeli gas sebagai antisipasi kecurangan pengecer.

Dari fotokopi KK yang dibawa pembeli pun, ia kumpulkan untuk data laporan pembeliannya. Selain itu, nama dalam KK tersebut ia catat. “Jadi bisa ketahuan kalau datang dua kali dengan KK yang sama, tidak saya jual lagi,” jelas Indo Upe pemilik pangkalan Toko Mega Buana, di Jalan Pelabuhan,Tanjung Laut Indah, Rabu (26/12) kemarin.

Aturan tersebut, lanjutnya sudah berjalan sekira 6 bulanan. Sebelumnya, ia sempat menerapkan aturan membawa fotokopi KTP bagi pembeli. Namun ternyata dengan KTP masih mudah dicurangi. Mengingat dalam satu rumah terdapat 5 KTP. “Kalau KK hanya satu, jadi tidak bisa dicurangi. Soalnya banyak calo pengecer yang pintar-pintar,” ujarnya.

Sejauh ini, syarat tersebut cukup efektif. Bahkan, dirinya cukup heran dengan isu kelangkaan gas elpiji yang menyeruak di Bontang. Mengingat setiap hari, agen selalu mengirim pasokan gas sebanyak 115 sampai 120 tabung. “Yang bawa KK itu untuk pembeli di luar sini (luar wilayah tokonya, Red.) kalau tetangga di sini saya kenal maka tak perlu bawa KK. Bahkan dari Loktuan juga ada orang cari ke toko saya,” ungkap Indo.

Sementara itu Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni mengusulkan penjualan gas elpiji 3 kg dilakukan secara tertutup. Pasalnya, tabung melon tersebut seharusnya hanya boleh dibeli oleh masyarakat yang menunjukkan kartu miskin. “Kalau sudah salah sasaran, berapa pun banyaknya stok tidak akan tercukupi,” kata Neni.

Ternyata, lanjutnya kelangkaan elpiji melon bukan hanya di Bontang, tetapi di beberapa wilayah di Kaltim. Khusus Bontang, Neni sudah minta 5.000 tabung untuk operasi pasar di beberapa tempat. “Memang masih ada orang kaya yang pakai gas 3 kg,” ujarnya.

Padahal menurutnya, pelaku UMKM yang omzet per harinya mencapai Rp 800 ribu dilarang menggunakan tabung melon. Mereka harus menggunakan tabung non subsidi. Makanya, Neni menyebut perlu dibuat regulasi larangan termasuk sanksinya yang diatur dalam Perwali.

Ke depan, pihaknya akan lebih selektif. Kalau di kota lain ada UMKM besar gunakan gas melon maka langsung disita. Dan Neni bakal menerapkan agar hak-hak orang miskin tidak berkurang. Apalagi dengan adanya jargas bisa mengurangi penggunaan tabung melon. “2019 jargas harus selesai semuanya,” tutupnya. (mga)

 

 

 

 

 

 

 

ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Empat Sumur PDAM Rusak

Next Post

Musim Liburan, Pelabuhan Sepi Penumpang

Related Posts

Pemadaman Bergilir di Bontang Masih Berlanjut, PLN Belum Pastikan Kapan Berakhir
Bontang

Listrik Padam hingga Pukul 22.00, Aktivitas Belajar dan Usaha di Bontang Terganggu

2 November 2026, 19:13
Minta Gaji Malah Dibacok Sama Bos Sendiri
Kaltim

Dua Mesin ATM Dibobol di Samarinda, Uang Tunai Ratusan Juta Rupiah Diduga Raib

2 November 2026, 17:30
Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat
Bontang

Mantan Pimpinan Ponpes Terlapor Dugaan Kekerasan Seksual Diperiksa Polres Bontang

2 November 2026, 16:01
Ketidakjelasan Status Aset Beras Basah Bontang Hambat Penataan, Pemkot Temui Pemprov Kaltim
Bontang

Pemkot Bontang Matangkan PLTS di Dua Pulau, Listrik Ditarget Menyala 24 Jam

2 November 2026, 14:49
Investasi Usaha Pinjaman dan Fashion Bermasalah, Enam Warga Bontang Lapor Polisi
Bontang

Kasus Dugaan Investasi Pengusaha Fashion Bontang Segera Naik Penyidikan, Polisi Siapkan Gelar Perkara

2 November 2026, 13:12
CSR Mengalir ke Pulau Jawa, Anggota DPR RI Minta Pemprov Kaltim Peringatkan Perusahaan Tambang
Kaltim

Dugaan Korupsi Pengelolaan Batu Bara, Tiga Direktur Varia Niaga Samarinda Jadi Tersangka

2 November 2026, 11:00

Terpopuler

  • Distribusi MBG di Bontang Libur Saat Lebaran, Kembali Berjalan 31 Maret 2026

    12 Dapur Tutup Sementara, Hampir 28 Ribu Penerima MBG di Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasus Dugaan Investasi Pengusaha Fashion Bontang Segera Naik Penyidikan, Polisi Siapkan Gelar Perkara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mantan Pimpinan Ponpes Terlapor Dugaan Kekerasan Seksual Diperiksa Polres Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.