• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Astaga, Hampir Semua Tim Liga 2 Atur Pertandingan

by M Zulfikar Akbar
11 Januari 2019, 15:20
in Breaking News
Reading Time: 3 mins read
0
Ilustrasi

Ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

JOGJAKARTA – Bola salju terus membesar. Semakin banyak saja yang mau berbicara untuk mengungkap kebusukan sepak bola Indonesia.

Salah seorang wasit yang bertugas di Liga 2 2018, Muhammad Irham, yang mengaku dengan kesadaran pribadi mendatangi Mapolda Daerah Istimewa Jogjakarta kemarin (10/1). Dia menyampaikan data penting kepada polisi. Terutama terkait adanya tekanan kepada wasit yang mengarah pada pengaturan hasil pertandingan. ’’Saya punya cita-cita besar agar kompetisi bisa berjalan normal dan profesional,” kata Irham.

Momentum bersih-bersih di sepak bola nasional yang melibatkan kepolisian dalam Satgas Antimafia Bola ikut mendorong banyak pihak untuk menjadi whistle-blower. ’’Saya pastikan hampir semua klub di Liga 2 terlibat (pengaturan skor),” papar Irham.

Bahkan, menurut dia, ada beberapa wasit dan perangkat pertandingan yang dintimidasi untuk memberikan keuntungan kepada tim tertentu. ’’Mas Irham sudah memberikan bukti-bukti terkait itu,” ucap kuasa hukum Irham, Taufiqurrohman.

Dugaan pengaturan pertandingan di Liga 2 dan 3 menyita perhatian publik sepak bola nasional. Apalagi, sudah ada lima tersangka yang dibekuk Satgas Antimafia Bola. Dua di antaranya adalah mantan anggota Komite Eksekutif PSSI Johar Lin Eng dan eks anggota Komisi Disiplin Dwi Irianto alias Mbah Putih. Terbaru, Satgas juga menangkap wasit Nurul Safarid yang diduga mengatur pertandingan Liga 3 antara Persibara Banjarnegara melawan Persekabpas Pasuruan.

Baca Juga:  Oknum Wasit Diamankan Satgas Match Fixing

Di Liga 2, laporan atas dugaan pengaturan pertandingan antara PSS Sleman dan Madura FC pada babak 8 besar Liga 2 2018 juga tengah didalami Satgas. Nah, informasi dari wasit Irham bisa menjadi data pendukung bagi mereka.

Secara terpisah, Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria menyatakan bahwa PSSI tetap terbuka dengan penyelidikan yang dijalankan Satgas Antimafia Bola. ’’Apabila ada indikasi pelanggaran yang dilakukan, siapa pun yang ada di football family harus ditindak,” tegasnya.

Selanjutnya, PSSI juga akan menindaklanjuti melalui mekanisme organisasi. Pada 2017, PSSI, kata Tisha, juga sudah memanggil wasit-wasit yang melakukan pelanggaran disiplin.

Sementara itu, Persijap Jepara mengaku bakal buka suara soal terjadinya match setting. Mereka sedang menunggu momen yang tepat untuk melapor ke Satgas Antimafia Bola. Laskar Kalinyamat merasa dikerjai dalam babak penyisihan grup 3 Liga 2 musim 2017.

Ada beberapa momen yang membuat Presiden Persijap Esti Puji Lestari yakin timnya dijahili. Yang paling mencolok adalah empat kekalahan beruntun yang diderita Persijap pada babak penyisihan grup 3. Yakni, kontra Persibangga Purbalingga, Persip Pekalongan, PSS Sleman, dan Persibat Batang. Uniknya, seluruh laga berakhir dengan skor identik, 1-0.

Baca Juga:  Komite Integritas PSSI Mulai Bekerja, Fokus Masalah Pengaturan Skor

Kondisi yang membuat Esti marah. Padahal, sebelum itu, timnya mampu meraih dua kemenangan beruntun. Yakni, menang 4-1 atas PSGC Ciamis serta unggul 2-1 atas Persibas Banyumas. Kejanggalan yang membuat manajemen Persijap melapor ke komdis. ’’Bahkan, saya bertemu Mbak Tisha. Saya mohon agar diberi wasit yang baik,’’ ungkap Esti kepada Jawa Pos.

Namun, hal itu ternyata tak terwujud. Dalam laga kontra PSS Sleman pada 18 Agustus 2017, Persijap merasa dikerjai. Mereka dihukum penalti pada menit ke-90, menjadikan PSS menang 1-0. Bahkan, hal serupa terulang dalam macthday selanjutnya kontra Persibat Batang pada 27 Agustus 2017. Hingga menit ke-90, Persijap unggul 2-1. Tapi, pada menit ke-90+4, wasit menunjuk titik putih untuk Persibat. Pemain dan ofisial Persijap protes. Penonton masuk lapangan. ’’Wasit malah kabur, padahal pemain masih ada di lapangan,’’ kata Esti.

Nah, esoknya, Persijap dinyatakan kalah WO. Dengan demikian, Persibat lolos ke babak 16 besar mendampingi PSS dari grup 3. ’’Kami sudah banding berkirim surat, tapi ya sudah lah. Kami ikhlaskan,’’ katanya.

Baca Juga:  Besok, Shin Tae Yong Akan Diperkenalkan sebagai Pelatih Timnas Indonesia

Dengan berbagai kejanggalan itu, apakah Esti bakal melapor ke Satgas Antimafia Bola? ’’Saya lagi runut satu-satu apa yang terjadi. Untuk kasus seperti ini kan butuh bukti. Nah, kami masih lihat ke depan seperti apa,’’ terangnya.

Karena itu, Esti lebih memilih menunggu. Dia yakin semua tabir akan terbuka, termasuk soal skandal yang membuat timnya harus terdegradasi ke Liga 3 pada akhir musim 2017. ’’Kami lihat dulu perkembangannya seperti apa. Lagi pula, kami harus pastikan semua (pemain dan ofisial) di Persijap harus bersih,’’ ujarnya.

Hal itu cukup masuk akal. Sebab, pada musim 2016, CEO lama Persijap sempat meminta kepada Esti yang saat itu menjabat general manager Persijap agar memberikan uang Rp 20 juta. ’’Intinya agar tim kami menang, sementara tim lawan kami kalah. Tim lawan itu juga sedang kesusahan uang, makanya mereka menjual laga. Tapi, saya belum bisa sebut nama tim itu,’’ katanya. (nap/dho/JPC/gus/c17/nur/jpg)

Tags: liga 2match fixingpssi
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Borneo FC Rilis Skuat Sementara

Next Post

Di Palu, Kebaikan Menular dari Secangkir Kopi Gratis

Related Posts

PSSI Sinkronisasi Regulasi agar Pemda Danai Kompetisi Sekolah-Amatir
Olahraga

PSSI Sinkronisasi Regulasi agar Pemda Danai Kompetisi Sekolah-Amatir

11 Juni 2024, 13:22
Kapolri Tegaskan Siap Sinergi dengan PSSI Babat Habis Mafia Bola
Olahraga

Kapolri Tegaskan Siap Sinergi dengan PSSI Babat Habis Mafia Bola

20 Februari 2023, 17:00
Erick Thohir Calonkan Diri Jadi Ketua Umum, Berikut Deret Masalah yang Harus Dibenahi PSSI
Bontang

Erick Thohir Calonkan Diri Jadi Ketua Umum, Berikut Deret Masalah yang Harus Dibenahi PSSI

17 Januari 2023, 12:00
Ketum PSSI Minta Maaf, Rencanakan Liga 1 Dimulai Lagi 25 November
Olahraga

Ketum PSSI Minta Maaf, Rencanakan Liga 1 Dimulai Lagi 25 November

14 Oktober 2022, 16:00
Shin Tae-yong Tidak Mau Lima Pemain Brasil Masuk Proyek Naturalisasi
Olahraga

Shin Tae-yong Tidak Mau Lima Pemain Brasil Masuk Proyek Naturalisasi

23 Agustus 2020, 14:00
Merasa Jadi Anak Tiri di PT LIB, Klub Liga 2 Usulkan Operator Baru
Olahraga

Merasa Jadi Anak Tiri di PT LIB, Klub Liga 2 Usulkan Operator Baru

1 Juni 2020, 16:00

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.