• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Siap-siap, Giliran Kapal Laut Akan Dikenai Bagasi Berbayar

by M Zulfikar Akbar
9 Februari 2019, 13:30
in Kaltim, Pilihan Editor
Reading Time: 2 mins read
0
Pelni bakal memberlakukan bagasi berbayar seperti yang sudah dilakukan oleh maskapai penerbangan. (Dok/Bontang Post)

Pelni bakal memberlakukan bagasi berbayar seperti yang sudah dilakukan oleh maskapai penerbangan. (Dok/Bontang Post)

Share on FacebookShare on Twitter

BALIKPAPAN- Masyarakat yang ingin bepergian jauh tampaknya harus benar-benar berhitung. Utamanya dalam membawa barang bawaan. Pasalnya, setelah beberapa maskapai penerbangan menerapkan tarif untuk bagasi mereka, kini aturan tersebut bakal diadopsi PT Pelni (Persero).

Pemimpin Cabang PT Pelni Balikpapan Yohanes Banne mengatakan, pihaknya berencana menerapkan konsep serupa bertitel red pack. “Ini bukan hal baru karena sejak tahun lalu kami sudah lakukan uji coba. Tapi hanya berlaku di pelabuhan tertentu dan armada tertentu,” katanya, Jumat (8/2).

Selanjutnya, ketentuan itu akan berlaku di seluruh Indonesia. Berlaku di seluruh unit armada dan seluruh pelabuhan. Tidak terkecuali di Balikpapan. Namun dia memastikan, sebelum diterapkan, ketentuan tersebut akan disosialisasikan terlebih dahulu.

Baca Juga:  Peminat Kapal Tinggi, Armada Bontang Dikurangi

“Satu bulan waktu yang kami gunakan untuk sosialisasi. Harapannya, mudik Lebaran mendatang, penerapan label muatan mulai berjalan dan lancar. Pasti ada resistensi (berperilaku bertahan, berusaha melawan) dari masyarakat. Makanya sosialisasi akan kami maksimalkan,” terangnya.

Ia menjelaskan, red pack merupakan label atas barang bawaan penumpang yang melebihi batas yang ditentukan. Barang bawaan yang dikenakan biaya mulai 50 kilogram (kg) hingga 100 kg. Di atas itu, barang bawaan akan dikenakan tarif kargo. “Tarifnya murah. Namun untuk berapa besarannya akan kami informasikan dalam waktu dekat,” bebernya.

Ia menepis aturan tersebut akan menggerus minat masyarakat menggunakan moda transportasi laut khususnya armada Pelni. Sebab tujuannya tak lain, ungkap dia, untuk mewujudkan kenyamanan penumpang selama perjalanan di atas kapal.

Baca Juga:  Demi Tiket Mudik, Rela Tidur Berhari-hari di Depan Loket Pelabuhan Loktuan

Tak sekadar menerapkan muatan berlabel, perseroan juga menyediakan tempat penyimpanan khusus bagasi. Alias terpisah dengan penumpang. “Selama ini kan penumpang yang berangkat selalu bersebelahan dengan barang bawaannya. Itu kan jelas mengambil tempat yang seharusnya bisa digunakan untuk penumpang yang lain,” serunya.

Sebagai penunjang, pihaknya juga sudah menyiapkan alat pengukur bagasi. Dalam penerapannya, penumpang diwajibkan melaporkan barang bawaannya lima jam sebelum keberangkatan. Di sisi lain, red pack pun berpotensi menyumbang pendapatan. Selama ini, ia mengungkapkan pendapatan terbesar berasal dari penjualan tiket penumpang. Disusul kargo dan keagenan.

Kepala Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Semayang Capt Jhonny Runggu Silalahi juga mengatakan, hal itu sudah disampaikan di tingkat pusat. “Memang ada ketentuannya,” imbuhnya. Nantinya, lanjut dia, ketentuan tersebut berlaku untuk seluruh operator kapal. Tahap awal Pelni yang akan menerapkan. (aji/ndu/k15/kpg)

Baca Juga:  Tambahan Angkutan Mudik Lebaran di Pelabuhan Loktuan Belum Jelas
Tags: bagasi berbayarKapal LautpelniPilihan Editor
Share16865TweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Pemilih Non-DPT Diminta Melapor ke PPS

Next Post

Ahok Resmi Gabung PDIP

Related Posts

Jangan Sampai Ketinggalan, Ini Jadwal Lengkap Kapal dari Pelabuhan Loktuan Bontang Selama Juli 2026
Bontang

Jangan Sampai Ketinggalan, Ini Jadwal Lengkap Kapal dari Pelabuhan Loktuan Bontang Selama Juli 2026

25 Juni 2026, 10:16
Libur Sekolah Picu Lonjakan Penumpang, Tiket Kapal Pelni Loktuan Bontang Ludes hingga Akhir Juni
Bontang

Libur Sekolah Picu Lonjakan Penumpang, Tiket Kapal Pelni Loktuan Bontang Ludes hingga Akhir Juni

16 Juni 2026, 09:00
Lima Kapal Pelni Siap Layani Keberangkatan di Pelabuhan Loktuan November, Armada Swasta Masih Pemeliharaan
Bontang

Lima Kapal Pelni Siap Layani Keberangkatan di Pelabuhan Loktuan November, Armada Swasta Masih Pemeliharaan

29 Oktober 2025, 19:00
Tersangka Korupsi Jadi Direktur Badan Usaha Pelabuhan
Bontang

Tambahan Angkutan Mudik Lebaran di Pelabuhan Loktuan Belum Jelas

26 April 2022, 13:16
Demi Tiket Mudik, Rela Tidur Berhari-hari di Depan Loket Pelabuhan Loktuan
Bontang

Demi Tiket Mudik, Rela Tidur Berhari-hari di Depan Loket Pelabuhan Loktuan

23 April 2022, 15:04
Keberangkatan Kapal Terakhir di Pelabuhan Loktuan Overload, Pelni Cetak 74 Tiket Tambahan
Bontang

Keberangkatan Kapal Terakhir di Pelabuhan Loktuan Overload, Pelni Cetak 74 Tiket Tambahan

23 April 2022, 13:41

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.