• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Dilirik Pengusaha, Enam Daerah Untung jika Akses Kukar ke Bandara Tersambung

by M Zulfikar Akbar
25 Februari 2019, 19:00
in Kaltim
Reading Time: 4 mins read
0
MENANTI MULUS: Tampak perbedaan mencolok pada sisi perbatasan Desa Manunggal Jaya dan Desa Batu Cermin. Badan jalan di Batu Cermin
masih tanah dan belum bisa dilalui mobil.SAIPUL ANWAR/KALTIM POST

MENANTI MULUS: Tampak perbedaan mencolok pada sisi perbatasan Desa Manunggal Jaya dan Desa Batu Cermin. Badan jalan di Batu Cermin masih tanah dan belum bisa dilalui mobil.SAIPUL ANWAR/KALTIM POST

Share on FacebookShare on Twitter

JALAN menuju Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto di Samarinda, tak berhenti menjadi sorotan. Selain sempit, macet dan banjir kerap menjadi masalah. Kini, ada jalur alternatif yang telah disiapkan Pemkab Kukar menuju bandara. Jalur ini bahkan disebut-sebut turut membuka ruang investasi dan mendongkrak perekonomian di enam kota sekaligus.

Sejak diresmikan Gubernur Awang Faroek Ishak periode 2008-2018 tahun lalu, Bandara APT Pranoto belum juga memiliki akses jalan yang layak. Terlebih lagi, saat memasuki cuaca ekstrem yang kerap melumpuhkan akses menuju lapangan terbang yang disebut-sebut bakal meningkatkan perekonomian sejumlah daerah di Samarinda dan sekitarnya.

Tak hanya ada di sisi Samarinda, jalur alternatif menuju bandara, ternyata sudah lama disiapkan Pemkab Kukar. Yaitu melalui Desa Manunggal Jaya, Kecamatan Tenggarong Seberang yang berbatasan langsung dengan Desa Batu Cermin, Samarinda. Berdasarkan analisa Dinas PU Kukar, jalur ini bisa memangkas waktu tempuh hingga lebih dari setengah jam.

Jalur ini juga rata-rata berada di kawasan dataran tinggi, serta berada di daerah pengembangan. Selain bebas banjir, potensi kemacetan di jalur ini juga sangat kecil. Dengan menggunakan sepeda motor, awak media Kaltim Post belum lama ini menyambangi satu per satu jalur alternatif tersebut.

Semula, garis start ditempuh dari Kantor Bupati Kukar di Tenggarong melalui Jembatan Kukar hingga menuju Simpang Tiga Pos Lembuswana. Jalur ini ditempuh dengan jarak sekira 14,9 kilometer dalam kondisi badan jalan semen yang mulus.

Selanjutnya, jalan milik Pemprov Kaltim di kawasan L2 atau Desa Manunggal Jaya yang kondisinya masih berlubang ditempuh sepanjang 6 kilometer. Kerusakan jalan pada akses ini disebut-sebut akibat lalu lalang truk bermuatan besar dengan tonase melebihi kemampuan beban jalan.

Baca Juga:  Rute Internasional di Bandara APT Pranoto Disambut Positif

Setelah melewati kantor Camat Tenggarong Seberang, sekitar 700 meter kemudian terdapat jalan simpang empat menuju permukiman warga. Jalur di sebelah kanan inilah yang menjadi cikal bakal jalur alternatif menuju Bandara APT Pranoto di Samarinda. Jalan milik Pemkab Kukar ini tampak mulus dengan panjang 3,1 kilometer.

Setelah jalan itu, perbedaan mencolok begitu tampak. Pasalnya, akses jalan berikutnya di Desa Batu Cermin masih berbentuk tanah. Belum bisa dilalui mobil. Terlebih lagi jika jalur ini baru diguyur hujan. Padahal, badan jalan dengan rata-rata 15-20 meter sudah tampak menggiurkan.

“Hanya sekitar 3 kilometer saja lagi di Desa Cermin. Badan jalan sudah ada, jika ini mulus, maka akan membuka akses jalan ke Samarinda hingga Bandara APT Pranoto,” ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kukar Muhammad Yamin, Senin (18/2).

Semula, jalur ini dibangun Pemkab Kukar untuk menghubungkan Kecamatan Muara Badak menuju Tenggarong. Belakangan, pada sisi Desa Manunggal Jaya yang berbatasan dengan Desa Batu Cermin, ternyata juga terkoneksi dengan Desa Batu Besaung yang menuju langsung ke Sungai Siring hingga Bandara APT Pranoto.

“Kalau badan jalan di Desa Batu Cermin ini selesai, maka tidak hanya Kukar dan Samarinda yang merasakan dampak positifnya. Tetapi juga Kubar, Mahakam Ulu, Kutai Timur, dan Bontang. Selain itu, jalur ini juga bebas banjir dan macet. Saya menaruh harapan Pemprov bisa mendorong akses ini,” kata imbuh Bupati Kukar Edi Damansyah.

Diketahui, Kecamatan Muara Bengkal dan Muara Ancalong saat ini menggunakan jalan provinsi yang melewati Tenggarong Seberang untuk menuju Sangatta, pusat Kabupaten Kutim. Jalur ini pun menjadi pendekat antar-kecamatan tersebut.

Baca Juga:  APT Pranoto Tak Terdampak Tiket Mahal

Anggota DPRD Kukar Alif Turiadi juga menyebut jika semula jalur tersebut hendak dibangun sendiri oleh Kukar. Namun ternyata, saat penentuan tapal batas wilayah, ternyata sekitar 3 kilometer yang tersisa masuk dalam wilayah Desa Batu Cermin Samarinda. Ia telah menyampaikan kondisi tersebut kepada pihak Pemprov Kaltim. Lantaran akses jalan ini diyakini tidak hanya sebagai jalan alternatif, melainkan jalur utama bagi sejumlah masyarakat yang hendak ke APT Pranoto.

Anggota DPRD Kaltim Dapil Kukar Baharudin Demmu juga menyebut pihaknya telah berjuang mendapatkan anggaran jalur L2 menuju Desa Tanah Datar, Kecamatan Muara Badak. Tahun ini, melalui bantuan keuangan (Bankeu) provinsi, sebesar Rp 23 miliar dikucurkan. Namun anggaran tersebut, belum termasuk jalur di Desa Batu Cermin yang menghubungkan ke Ring Road Desa Batu Besaung hingga Bandara APT Pranoto.

Iming-Iming Prioritas

Gubernur Kaltim Isran Noor saat ditemui Kaltim Post mengatakan akses jalan di Desa Batu Cermin menjadi salah satu prioritas Pemprov Kaltim. Hanya, kata dia, pihaknya masih berupaya mendorong pemerintah pusat menurunkan anggaran jalan tersebut. Pasalnya, jalan tersebut merupakan akses menuju aset vital nasional berupa Bandara APT Pranoto.

Ia juga mengatakan, prosesnya saat ini juga sedang dipertimbangkan, terkait kemungkinan jalan tersebut menjadi status jalan nasional. Hal ini kaitannya juga sebagai akses jalan yang menuju aset vital nasional, yaitu bandara. Supaya perolehan kucuran APBN juga bisa membantu percepatan jalan tersebut.

“Besar itu jalannya nanti. Dua jalur dengan median jalan di tengahnya. Itu mungkin bisa jadi jalan nasional nantinya,” tuturnya.

Baca Juga:  Neni Hadiri Peresmian Bandara APT Pranoto

Kasubbid Prasarana Wilayah Bappeda Kaltim Ahmad Muzakir Hidayat mengatakan, akses jalan tersebut masih dalam proses identifikasi lahan ulang. Secara teknis, kata dia hal tersebut ditangani oleh Dinas PU Kaltim. Terkait peningkatan jalan, ia menyebut hal itu tak menutup kemungkinan terjadi. Bahkan, dalam perencanaan di Bappeda Kaltim, ia turut memastikan bahwa akses jalan tersebut merupakan prioritas Pemprov Kaltim.

Kaltim Post lalu menyusuri kembali akses jalan tersebut dari Desa Batu Cermin. Sepanjang sekitar 8 kilometer, dari simpang tiga Batu Besaung-Batu Cermin telah mulus. Di ujung jalan cor semen, menuju jalan pendekat ring road Desa Batu Besaung jaraknya hampir 3 km dengan badan jalan tanah.

Awak Kaltim Post pun berhasil menemui Subandi, ketua RT 7 Desa Batu Besaung. Ia beserta warga setempat tampak antusias menceritakan upaya masyarakat mendorong percepatan pembangunan jalan Tenggarong Seberang menuju Desa Batu Cermin di Samarinda itu. Ia menyebut sudah lama mengawal proses pembebasan lahan hingga terbukanya badan jalan yang ada.

“Lahan di sini sudah bebas semua. Tidak ada lagi masalahnya, karena masyarakat semua sangat mendukung adanya jalan ini. Tinggal ditingkatkan saja lagi. Jadi tidak ada lagi lahan yang menjadi masalah,” ujarnya.

Beserta sejumlah warga, Subandi menunjukkan titik persimpangan serta jalur menuju Bandara APT Pranoto. Warga bahkan menyebut ada beberapa lahan yang sengaja dihibahkan sebagai bentuk dukungan masyarakat kepada pemerintah. “Kalau pun ada masalah, yang kecil-kecil saja lagi. Itu pun sudah selesai semua. Kami sangat menunggu sekali jalur ini selesai,” kata Subandi. (qi/ndu/k15/kpg)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: bandara APT Pranotojalan kukarkutai kartanegarapemprov kaltim
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Baru 17 Persen Penyelenggara Negara Setor LHKPN

Next Post

Tekan Kecurangan, Polda Minta Pedagang Telur dan Daging Ayam Gunakan Timbangan

Related Posts

Gubernur Kaltim Anggarkan Rp73 Juta untuk Jasa Pembuat Pidato
Kaltim

Gubernur Kaltim Anggarkan Rp73 Juta untuk Jasa Pembuat Pidato

7 Februari 2026, 12:25
Bandara APT Pranoto Wajib Parkir Nontunai
Kaltim

Bandara APT Pranoto Wajib Parkir Nontunai

12 April 2024, 17:28
Bupati Tanggapi Aksi Penolakan Warna Jembatan Kutai Kartanegara
Kaltim

Bupati Tanggapi Aksi Penolakan Warna Jembatan Kutai Kartanegara

2 Januari 2022, 19:00
Tahun Depan, Halaman Bandara APT Pranoto Dipercantik
Kaltim

Tahun Depan, Halaman Bandara APT Pranoto Dipercantik

2 Oktober 2021, 09:05
Gubernur Kaltim Perpanjang Status KLB Corona
Kaltim

Gubernur Kaltim Perpanjang Status KLB Corona

27 Agustus 2020, 15:30
Investor Tiongkok Lirik Proyek Kereta Api Kaltim
Kaltim

Investor Tiongkok Lirik Proyek Kereta Api Kaltim

22 Juli 2020, 21:00

Terpopuler

  • Dua Pengedar di Muara Badak Ditangkap Saat Berboncengan, Polisi Sita 16,55 Gram Sabu

    Dua Pengedar di Muara Badak Ditangkap Saat Berboncengan, Polisi Sita 16,55 Gram Sabu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Creative Night Market Bontang Kembali Digelar, 100 UMKM Ramaikan Jalan Cut Nyak Dien

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Daftar Tempat Parkir di Bontang yang Wajib Bayar Pajak Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tak Sanggup Kembalikan Rp226 Juta, “Sultan UMKM” Bontang Pilih Akui Perbuatan di Sidang Perdana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rp1,7 Miliar untuk TMMD Bontang, Jalan 450 Meter hingga Sumur Bor Dibangun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.