• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Internasional

AS Abstain, Israel Berang

by M Zulfikar Akbar
25 Desember 2016, 08:44
in Internasional
Reading Time: 2 mins read
0
Ilustrasi

Ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

NEW YORK – Israel marah besar. Sebab, PBB tetap melakukan voting untuk meloloskan resolusi terhadap pendudukan Israel di wilayah Palestina pada Jumat (23/12). Hasilnya, 14 anggota Dewan Keamanan (DK) PBB setuju dan Amerika Serikat (AS) memilih abstain. Dengan tidak memberikan suaranya maupun tidak mengajukan veto, AS seakan memberikan jalan bagi PBB untuk meloloskan resolusi tersebut.

Keputusan itu tentu saja membuat Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu berang. Sebab, sebelumnya Netanyahu meminta Trump menekan Mesir agar menarik pengajuan resolusi tersebut. Mesir pun setuju dan mencabut resolusi itu pada Kamis (22/12), hanya berselang beberapa jam sebelum pemungutan suara.

Namun, sehari setelah itu, Selandia Baru, Malaysia, Venezuela, dan Senegal mengajukan resolusi serupa. Trump boleh saja sudah terpilih sebagai Presiden AS. Namun, saat ini jabatan tersebut masih dikuasai Obama. Begitu resolusi baru diajukan, AS memberikan lampu hijau untuk dilakukan voting.

Baca Juga:  Dapat Lampu Hijau dari AS, Israel Siap Bangun Permukiman Baru di Hebron

Resolusi yang disetujui DK PBB di atas meminta Israel segera dan sepenuhnya menghentikan segala aktivitas pembangunan permukiman di wilayah pendudukan Palestina. Termasuk di Jerusalem Timur. Sebab, pembangunan itu tidak berkekuatan hukum.

’’Israel menolak resolusi anti-Israel yang memalukan di PBB tersebut dan tidak akan mematuhi ketentuan-ketentuan di dalamnya,’’ tegas Netanyahu. Israel akan tetap melanjutkan pembangunan permukiman di dua wilayah Palestina itu.

Netanyahu langsung menarik duta besarnya yang ditugaskan di Selandia Baru. Menurut dia, pemerintah AS di bawah Obama gagal melindungi Israel dan malah berkolusi dengan negara-negara lain di PBB. Dia menegaskan, Israel berharap bisa bekerja sama dengan presiden terpilih Donald Trump dan orang-orang di Kongres AS untuk menghilangkan efek resolusi PBB tersebut.

Baca Juga:  Balas PBB, Israel Hentikan Pendanaan

Selama ini Obama memang mendukung two-state solution untuk menyelesaikan masalah antara Israel-Palestina. Untuk mencapai hal itu, dunia harus mengakui Palestina terlebih dahulu sebagai sebuah negara yang merdeka. Di lain pihak, Isreal selalu menentang pendirian negara Palestina.

Trump langsung mencuit begitu tahu bahwa resolusi di PBB tersebut terus berjalan. ’’Kepada PBB, segalanya akan berbeda setelah 20 Januari,’’ tulisnya di Twitter yang merujuk pada hari pelantikannya sebagai presiden AS.

Resolusi PBB di atas adalah momen bersejarah bagi Palestina. Untuk kali pertama sejak 1979, PBB berhasil meloloskan resolusi yang mengecam pendudukan Israel di wilayah Palestina. Begitu hasil voting keluar, seluruh ruangan gemuruh dengan tepuk tangan. ’’Keputusan DK PBB adalah pukulan besar bagi kebijakan Israel,’’ tegas Juru Bicara Kepresidenan Palestina Abu Rudeina.

Baca Juga:  Hancurkan Permukiman Palestina, DPR Minta Pemerintah Dorong DK PBB Beri Sanksi Israel

Belakangan, Israel memang gencar melakukan pembangunan di wilayah Tepi Barat dan Jerusalem Timur. Padahal, Jerusalem Timur akan dijadikan sebagai ibu kota negara Palestina. Sebagian besar negara-negara di dunia melihat pembangunan tersebut sebagai halangan terhadap two-state solution. Saat ini terdapat 430 ribu permukiman Israel di Tepi Barat dan 200 ribu di Jerusalem Timur. (AFP/Reuters/sha/c22/any/JPG)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: amerikaisraelpalestinasidang dk pbb
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Natal, Potensi Gangguan Sudah Diantisipasi

Next Post

Rumah Terduga Teroris di Tasik Digeledah

Related Posts

Israel dan Hamas Sepakat Gencatan Senjata di Gaza setelah 15 Bulan Perang
Internasional

Israel dan Hamas Sepakat Gencatan Senjata di Gaza setelah 15 Bulan Perang

16 Januari 2025, 14:46
Hamas-Fatah yang Rekonsiliasi, Israel yang Meradang
Internasional

Hamas-Fatah yang Rekonsiliasi, Israel yang Meradang

25 Juli 2024, 11:38
Berikut Daftar 25 Kurma Israel yang Diboikot Saat Ramadan 2024
Internasional

Berikut Daftar 25 Kurma Israel yang Diboikot Saat Ramadan 2024

12 Maret 2024, 14:39
MUI; Haram Mendukung Agresi Israel
Bontang

MUI; Haram Mendukung Agresi Israel

11 November 2023, 18:15
Sebulan, Tentara Israel Bunuh 4.237 Anak Palestina
Internasional

Sebulan, Tentara Israel Bunuh 4.237 Anak Palestina

9 November 2023, 17:00
Ramai Ajakan Aksi Boikot Produk Pro Israel, Berikut Daftar Barang yang Diimpor ke Indonesia
Nasional

Ramai Ajakan Aksi Boikot Produk Pro Israel, Berikut Daftar Barang yang Diimpor ke Indonesia

2 November 2023, 14:33

Terpopuler

  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpolairud Polres Bontang Bongkar Jaringan Sabu di Tanjung Laut Indah, Tiga Orang Diringkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ironi Pajak Walet Bontang: Bangunan Ratusan, Setoran Nol

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Masuk Aturan KTR, Vape Tak Lagi Boleh Dihisap di Tempat Umum Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Jadwal Lengkap Kapal dari Pelabuhan Loktuan Bontang Selama Mei, Ada Pelni dan Swasta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.