• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Internasional

Israel dan Hamas Sepakat Gencatan Senjata di Gaza setelah 15 Bulan Perang

by Redaksi Bontang Post
16 Januari 2025, 14:46
in Internasional
Reading Time: 2 mins read
0
Potret ribuan warga Gaza yang merayakan pengumuman gencatan senjata. (X/@AJEngliss)

Potret ribuan warga Gaza yang merayakan pengumuman gencatan senjata. (X/@AJEngliss)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID – Setelah berlangsung selama 15 bulan, perang antara Israel dan Hamas akhirnya mencapai titik terang dengan tercapainya kesepakatan gencatan senjata.

Mediator internasional mengonfirmasi bahwa kedua pihak sepakat untuk menghentikan kekerasan di Gaza, dengan perjanjian tersebut dijadwalkan efektif pada hari Minggu (19/1/2025).

Perjanjian ini disambut dengan sukacita oleh rakyat Palestina di Gaza yang telah lama menantikan perdamaian.

Namun, meskipun gencatan senjata telah diumumkan, serangan militer Israel masih berlanjut. Sejak pengumuman perjanjian, sedikitnya 30 warga Palestina dilaporkan tewas akibat serangan yang terus berlangsung di Gaza. Hal ini menambah ketegangan di tengah harapan akan berakhirnya kekerasan.

Melansir Al Jazeera, Kamis (16/1/2025), Izzat al-Risheq, pejabat senior Hamas, menyatakan bahwa kesepakatan yang tercapai di Doha, Qatar, memenuhi seluruh tuntutan kelompok Palestina.

“Kesepakatan ini mencakup penarikan penuh pasukan Israel dari Gaza, mengembalikan pengungsi ke rumah mereka, dan penghentian perang secara permanen,” ujar al-Risheq.

Baca Juga:  Ribuan Warga Palestina Protes Normalisasi UEA-Israel

Ia menegaskan, bahwa Hamas tetap berkomitmen pada gencatan senjata selama Israel memenuhi kondisi yang telah disepakati.

Di sisi lain, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyampaikan terima kasih kepada Presiden Amerika Serikat, Joe Biden, serta Presiden terpilih Donald Trump, atas peran mereka dalam memperlancar tercapainya kesepakatan ini.

Netanyahu juga mengungkapkan harapan agar kesepakatan ini dapat mengakhiri penderitaan puluhan sandera dan keluarga mereka yang terjebak dalam perang ini.

Sandera Israel Diharapkan Dibebaskan dalam Tiga Tahap

Perjanjian gencatan senjata ini juga mencakup pembebasan sandera Israel yang telah ditahan di Gaza. Pembebasan tersebut akan dilakukan dalam tiga tahap, sesuai dengan kesepakatan yang telah dicapai.

Meskipun ini memberi harapan besar bagi keluarga para sandera, mereka tetap merasakan kecemasan. Banyak yang khawatir tentang apakah kesepakatan ini akan benar-benar berjalan lancar, mengingat ketidakpastian yang masih menyelimuti prosesnya.

Baca Juga:  Israel Bantah Mossad Bunuh Profesor Hamas

Ifat Kalderon, sepupu dari Ofer Kalderon yang merupakan salah satu sandera Israel, menyatakan bahwa meskipun dia merasa gembira, tapi ia juga merasa “sangat cemas” mengenai kelangsungan pembebasan tersebut. “Kami akan terus mengadakan protes setiap hari sampai semua sandera dibebaskan,” tegas Ifat.

Korban Terus Berjatuhan di Gaza

Sementara itu, serangan Israel di Gaza masih berlanjut. Militer Israel baru-baru ini menggempur sebuah blok apartemen yang merupakan milik keluarga Issa, warga Palestina, di kamp pengungsi Nuseirat, Gaza Tengah. Serangan tersebut mengakibatkan dua orang tewas.

Serangan ini terjadi setelah serangan sebelumnya yang menewaskan setidaknya satu orang. Selain itu, serangan terbaru di Gaza City menewaskan lima orang dan melukai sepuluh lainnya, di mana serangan ini menggemparkan kawasan Rimal, barat Gaza City.

Baca Juga:  Indonesia Kutuk Serangan Israel ke Palestina

Ketegangan Tentang Pembebasan Tahanan Palestina

Di sisi Israel, ketegangan muncul terkait dengan pembebasan tahanan Palestina. Netanyahu mengeluarkan pernyataan yang menuduh Hamas mencoba mundur dari kesepakatan yang telah dicapai mengenai pembebasan tahanan Palestina di penjara Israel.

“Hamas berusaha untuk mendikte siapa saja yang harus dibebaskan, sementara perjanjian jelas memberi Israel hak untuk memveto pembebasan teroris yang telah melakukan pembunuhan massal,” kata Netanyahu. Ia menegaskan bahwa pemerintah Israel akan menolak segala upaya yang dapat menggagalkan perjanjian ini.

Meskipun kesepakatan telah dicapai, situasi di Gaza dan Israel tetap penuh ketegangan, dan perhatian dunia internasional kini tertuju pada bagaimana kedua pihak dapat menjaga kesepakatan ini dan membawa perdamaian yang lebih langgeng di kawasan tersebut. (*)

Tags: gazagenjatan senjataisrael
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Pria Diduga Curi Sepeda Motor di Hop 5 Terekam CCTv

Next Post

Dinas PUPRK Bontang Gelontorkan Rp20 Miliar untuk Membangun Akses ke Gudang Bulog

Related Posts

Hamas-Fatah yang Rekonsiliasi, Israel yang Meradang
Internasional

Hamas-Fatah yang Rekonsiliasi, Israel yang Meradang

25 Juli 2024, 11:38
Berikut Daftar 25 Kurma Israel yang Diboikot Saat Ramadan 2024
Internasional

Berikut Daftar 25 Kurma Israel yang Diboikot Saat Ramadan 2024

12 Maret 2024, 14:39
Lantai 1 RS Indonesia Gaza Hancur Total Gegara Bombardir Tank Israel
Bontang

Lantai 1 RS Indonesia Gaza Hancur Total Gegara Bombardir Tank Israel

24 November 2023, 16:00
MUI; Haram Mendukung Agresi Israel
Bontang

MUI; Haram Mendukung Agresi Israel

11 November 2023, 18:15
LIstrik Mati, Rumah Sakit Indonesia di Gaza Terancam Berhenti Beroperasi
Internasional

LIstrik Mati, Rumah Sakit Indonesia di Gaza Terancam Berhenti Beroperasi

11 November 2023, 10:27
Ramai Ajakan Aksi Boikot Produk Pro Israel, Berikut Daftar Barang yang Diimpor ke Indonesia
Nasional

Ramai Ajakan Aksi Boikot Produk Pro Israel, Berikut Daftar Barang yang Diimpor ke Indonesia

2 November 2023, 14:33

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.