• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Ingin Lepas dari Isolasi, Warga Sekerat Dukung Pabrik Semen

by M Zulfikar Akbar
24 April 2019, 19:30
in Kaltim
Reading Time: 3 mins read
0
CEK LOKASI: Hadi Mulyadi (kedua kiri) bersama Wabup Kutim Kasmidi Bulang (ketiga kanan) di Sekerat, Kutai Timur, Senin (23/4). DIRHAN /KALTIM POST

CEK LOKASI: Hadi Mulyadi (kedua kiri) bersama Wabup Kutim Kasmidi Bulang (ketiga kanan) di Sekerat, Kutai Timur, Senin (23/4). DIRHAN /KALTIM POST

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA-Rencana pembangunan pabrik semen di Karst Sangkulirang-Mangkalihat mendapat dukungan dari warga Desa Sekerat dan Selangkau, Kutai Timur (Kutim). Sejumlah warga di kedua desa itu bahkan menginginkan proyek tersebut segera dibangun.

Dalam kunjungan Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim Hadi Mulyadi dan Wakil Bupati (Wabup) Kutim Kasmidi Bulang ke Sekerat, Senin (22/4), mantan Kepala Desa Sekerat Armadin menyampaikan, beberapa alasan warga menginginkan pembangunan pabrik semen.

Pertama, warga di Desa Sekerat dan Selangkau sudah berpuluh-puluh tahun tidak mendapatkan aliran listrik dari PLN. Aliran listrik melalui genset hanya mampu memberikan penerangan dari pukul 18.30 Wita hingga 23.00 Wita.

Kedua, akses jalan ke Sekerat dan Selangkau sudah cukup memprihatinkan. Saat hujan misalnya, masyarakat hampir tidak bisa menggunakannya karena jalan yang berlumpur. Sementara saat kemarau, jalan menjadi sangat berdebu.

“Makanya kami mendukung pabrik semen. Tapi dengan catatan pabrik semen harus membawa dampak pembangunan bagi masyarakat. Nantinya, kami minta difasilitasi dengan perusahaan untuk memenuhi keperluan kami di Desa Sekerat,” katanya.

Senada, Kepala Desa Selangkau Hasbullah mengaku, sudah lama warga desa menginginkan adanya pabrik semen. Meski ada sebagian dari warga yang menolak. Tapi, hampir sebagian besar menginginkan adanya proyek itu.

“Karena kami ingin masyarakat ini maju dan sejahtera. Kami sudah lama terisolasi. Kami ingin pembangunan dan akses di Desa Selangkau terbuka. Saat banyak yang protes, kami diam saja. Tapi kami hanya ingin pembangunan di desa kami maju,” imbuhnya.

Baca Juga:  Hebat!! Desa Sekerat Dicanangkan Sebagai Desa Bebas Narkoba

Namun demikian, Hasbullah menyerahkan kepada Pemprov Kaltim dan Pemkab Kutim seperti apa keputusan terbaik atas rencana tersebut. Begitu pun dengan perusahaan atau investor yang akan mendirikan pabrik semen di desa mereka ke depannya.

“Kami percayakan kepada pemerintah langkah baiknya. Kami hanya ingin pembangunan di desa kami maju. Masyarakatnya sejahtera. Akses jalan yang baik. Listrik yang layak,” tandasnya.

BELUM ADA IZIN MASUK

Meski saat ini rencana pembangunan pabrik semen tengah menjadi pro dan kontra di masyarakat, namun nyatakan hingga kini belum ada satu pun perusahaan yang mengantongi izin resmi dari Pemprov Kaltim. Bahkan untuk PT Kobexindo dan Hongshi Holding Group yang akrab disebut akan menambang di Karst Sangkulirang-Mangkalihat diketahui belum menggenggam izin.

“Dari perizinan memang belum ada (perusahaan yang memegang izin). Selama ini, Pemprov Kaltim belum ada menerbitkan izin. Kami akan menunggu dari Kementerian ESDM (Energi dan Sumber Daya Mineral) tentang penetapan KBAK (kawasan bentang alam karst),” ujar Kepala Dinas ESDM Kaltim Wahyu Widhi Heranata saat meninjau pembangunan pabrik semen bersama Hadi Mulyadi di Sekerat dan Selangkau dua hari lalu.

Jika pun surat keputusan (SK) penetapan KBAK telah diterbitkan Kementerian ESDM, namun masih ada tahapan lain yang mesti disiapkan Pemprov Kaltim dan Pemkab Kutim. Syarat itu, yakni merevisi rencana tata ruang wilayah (RTRW) di kedua daerah. “Pemerintah harus merevisi RTRW, sesuai Perda (Peraturan Daerah Kaltim) Nomor 1 Tahun 2016 tentang peruntukan KBAK,” jelasnya.

Baca Juga:  Pembukaan Lahan Pabrik Semen Tanpa Izin, Jatam: Memenuhi Unsur Pidana

Dari pantauan media ini, tepat di pesisir Pantai Sekerat yang memunggungi Karst Sangkulirang-Mangkalihat, terdapat sebuah plang milik PT Kobexindo yang berdiri di area itu. Papan itu bertuliskan areal pertambangan PT Kobexindo yang membuat sejumlah larangan. Seperti larangan memasuki areal pertambangan dan melakukan kegiatan apapun dalam areal tambang tanpa izin.

“Kalau Kobexindo, ‘kan izin (sebelumnya) dari bupati Kutim. (Tapi) enggak apa-apa, kalau mereka (Kobexindo) mau meningkatkan saja. Ya nanti kami lihat. Izin-izinnya nanti kami perhatikan pertimbangan teknisnya. Selama ini mereka belum mengajukan lagi izin,” tegasnya.

Widhi sendiri belum dapat memastikan kapan hasil penetapan KBAK Sangkulirang-Mangkalihat akan diterbitkan Kementerian ESDM. Namun yang pasti, usulan terkait itu telah disampaikan pihaknya kepada menteri ESDM.

“Hasil kajian dari kementerian masih kami tunggu. Kapan itu ke luar? Kami juga belum tahu. Terserah kementerian yang menetapkannya. Kami sebatas mengusulkan saja menjadi 430 ribu hektare,” imbuhnya.

Adapun Hadi Mulyadi tidak mau terburu-buru dalam memutuskan jadi atau tidaknya pembangunan pabrik semen di Sekerat dan Selangkau. Prosedural hukum yang jelas, baik dari sisi perizinan maupun dari sisi persyaratan administrasi harus diutamakan. Sehingga tidak menimbulkan masalah pada kemudian hari.

Baca Juga:  Pabrik Semen Dibungkam Aturan

Seperti diketahui, Hongshi Holding Group selaku investor utama dalam pembangunan pabrik semen di Sekerat, berkeinginan pembangunan pabrik sudah bisa dilaksanakan pada awal 2020. Dengan catatan, dalam beberapa bulan ke depan semua syarat dan izin terkait itu sudah terpenuhi.

“Saya tidak menargetkan itu (harus dibangun 2020). Tidak ada target yang muluk-muluk. Kalau ada yang dilanggar, kenapa harus cepat-cepat. Kalau tidak ada yang dilanggar dan sesuai prosedural, kenapa juga diperlambat. Prinsip saya begitu,” kata mantan anggota DPR itu.

Diwartakan sebelumnya, upaya evaluasi dini terhadap rencana pembangunan pabrik semen di kawasan Karst Sangkulirang-Mangkalihat dilakukan Pemprov Kaltim. Mulai memastikan kajian kelayakan atas analisis dampak lingkungan (amdal) hingga dampaknya pada ekosistem alam di kawasan itu.

Meski tidak secara khusus, Hadi Mulyadi menyambangi kawasan Karst Sangkulirang-Mangkalihat di Desa Sekerat, Kecamatan Bengalon, dan Desa Selangkau, Kecamatan Kaliorang, Kutai Timur (Kutim), Senin (22/4).

Tidak tanggung-tanggung, kunjungan kerja (kunker) Hadi Mulyadi yang tampaknya sekaligus menunaikan janjinya kepada elemen mahasiswa itu turut memboyong sebanyak 157 pejabat dan pegawai Pemprov Kaltim. Rombongan yang terdiri dari 24 organisasi perangkat daerah (OPD) itu terbagi ke 37 iring-iringan mobil. Dalam kunjungan itu, Hadi memastikan pembangunan pabrik semen di luar kawasan karst. Dia juga berjanji proyek pabrik semen tidak merusak lingkungan. (*/drh/rom/k15/kpg)

Tags: desa sekeratkarst sangkulirang mangkalihatPabrik Semen
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Hitung-Hitungan Wakil Kaltim di DPR RI: Golkar-PDIP Bisa Dua Wakil, NasDem-PKB Berpeluang Rebut Satu Kursi

Next Post

Harga Bawang Putih Naik Dua Kali Lipat, Pemerintah Kembali Rencanakan Impor

Related Posts

Kepala Desa Sekerat Bungkam soal Keluhan Warga Terhadap Lalu Lintas Ratusan Truk Perusahaan
Kaltim

Kepala Desa Sekerat Bungkam soal Keluhan Warga Terhadap Lalu Lintas Ratusan Truk Perusahaan

3 Februari 2026, 14:00
Karst Sangkulirang Disorot Menteri Kebudayaan, Ini Penjelasan Pemkab Kutim
Lingkungan

Karst Sangkulirang Disorot Menteri Kebudayaan, Ini Penjelasan Pemkab Kutim

17 Juni 2025, 13:45
Selamatkan Situs Tapak Tangan
Kaltim

Gua Purba di Sangkulirang Kaltim Terancam Pabrik Semen, Menteri Kebudayaan Colek Bahlil

7 Juni 2025, 16:24
Penolakan Pabrik Semen Kembali Disuarakan 
Kaltim

Pembukaan Lahan Pabrik Semen Tanpa Izin, Jatam: Memenuhi Unsur Pidana

23 Januari 2021, 12:00
Izin Belum Lengkap, Pembukaan Lahan Pabrik Semen Sudah Berjalan
Kaltim

Izin Belum Lengkap, Pembukaan Lahan Pabrik Semen Sudah Berjalan

22 Januari 2021, 11:54
Wagub Datang ke Sekerat, Klaim Pabrik Semen di Luar Karst
Kaltim

Wagub Datang ke Sekerat, Klaim Pabrik Semen di Luar Karst

23 April 2019, 16:00

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.