• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Nasional

Coast Guard Vietnam Tabrak KRI Tjiptadi

by M Zulfikar Akbar
29 April 2019, 11:27
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
0
KRI Tjiptadi 381. (tribunnews)

KRI Tjiptadi 381. (tribunnews)

Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – KRI Tjiptadi 381 yang tengah bertugas di bawah koordinasi Komando Armada I ditabrak oleh kapal Coast Guard Vietnam di Perairan Natuna, Kepulauan Riau. Insiden itu terjadi Sabtu (27/4) sekitar pukul 14.45 WIB ketika KRI Tjiptadi tengah melaksanakan penegakan hukum terhadap kapal ikan asing (KIA) Vietnam.

Keterangan tersebut disampaikan langsung oleh Panglima Komando Armada I Laksamana Muda TNI Yudo Margono.  ”KIA Vietnam BD 979 melaksanakan ilegal fishing,” ungkap dia kemarin. Karena itu, KRI Tjiptadi 381 mengambil langkah tegas. Kapal perang tersebut langsung bergerak untuk menangkap KIA Vietnam BD 979.

Sebab, pergerakan KIA Vietnam dinilai sudah melanggar aturan. Namun upaya tersebut malah dihalangi oleh kapal Coast Guard Vietnam. Awak kapal KRI Tjiptadi 381 diprovokasi oleh kapal tersebut. ”Melalui usaha mengganggu proses penegakan hukum dan kedaulatan dengan cara menumburkan kapalnya ke KRI Tjiptadi 381,” terang dia.

Baca Juga:  Masih Terjadi Pengeboman Ikan, Polairud Tangani 4 Kasus Ilegal Fishing

Pria yang biasa dipanggil Yudo itu pun menyebutkan, lokasi insiden itu merupakan wilayah perairan Indonesia. Sehingga langkah-langkah yang dilakukan oleh KRI Tjiptadi 381 dinilai sudah tepat dan sesuai prosedur yang berlaku. ”Namun pihak Vietnam juga mengklaim bahwa wilayah tersebut merupakan perairan Vietnam,” jelasnya.

Lebih lanjut, Yudo menegaskan bahwa awak KRI Tjiptadi 381 sudah menahan diri. Mereka berusaha meminimalisir munculnya ketegangan atau insiden yang lebih buruk di antara kedua pihak bahkan kedua negara. ”Di mana kejadian atau insiden itu akan diselesaikan melalui government to government,” jelasnya.

Pejabat teras Komando Armada I dengan dua bintang di pundak itu pun menyampaikan bahwa, pasca insiden tersebut KRI Tjiptadi 381 langsung menandu KIA Vietnam BD 979. Namun, kapal ikan ilegal tersebut tenggelam di tengah perjalanan. ”Akibat provokasi kapal Coast Guard Vietnam menabrak lambung kiri KRI Tjiptadi 381 dan menabrak lambung kiri buritan KIA BD 979,” jelasnya.

Baca Juga:  Timnas Indonesia vs Vietnam: Persiapan Pemain Hadapi Laga Tensi Tinggi

Beruntung, tenggelamnya KIA Vietnam BD 979 tidak menyebabkan munculnya korban jiwa. Sebanyak 12 orang awak KIA tersebut berhasil diselamatkan oleh petugas. ”Diamankan ke atas KRI Tjiptadi 381,” imbuhnya. Sedangkan dua awak KIA Vietnam BD 979 lainnya dibawa oleh kapal Coast Guard Vietnam.

Sebagai langkah lanjutan, 12 awak kapal KIA Vietnam BD 979 yang diamankan oleh awak KRI Tjiptadi 381 sudah dibawa ke Pangkalan TNI AL Ranai. ”Guna proses hukum berikutnya,” terang Yudo. Sejauh ini, KIA Vietnam memang menjadi salah satu KIA yang paling sering ditangkap oleh prajurit TNI AL. Sebab, mereka juga kerap melanggar aturan. (syn/jpg)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: ilegal fishingkapal ikan asingKRI Tjiptadi 381vietnam
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Other Belt

Next Post

Bengkulu Siaga Bencana, Sembilan Daerah Dilanda Banjir dan Longsor

Related Posts

Masih Terjadi Pengeboman Ikan, Polairud Tangani 4 Kasus Ilegal Fishing
Bontang

Masih Terjadi Pengeboman Ikan, Polairud Tangani 4 Kasus Ilegal Fishing

5 Mei 2020, 18:30
Timnas Indonesia vs Vietnam: Persiapan Pemain Hadapi Laga Tensi Tinggi
Olahraga

Timnas Indonesia vs Vietnam: Persiapan Pemain Hadapi Laga Tensi Tinggi

10 Desember 2019, 16:00
Vietnam Siap Sambut Trump-Jong-un
Internasional

Vietnam Siap Sambut Trump-Jong-un

20 Februari 2019, 16:00

Terpopuler

  • Satpol PP dan Dishub Kembali Tertibkan PKL dan Parkir Liar di Trotoar Bontang

    Satpol PP dan Dishub Kembali Tertibkan PKL dan Parkir Liar di Trotoar Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1.700 Personel Kawal Demo 21 April di Samarinda, Kantor Gubernur dan DPRD Jadi Sasaran Aksi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Amparan Tatak Samarinda Resmi Jadi Warisan Budaya Takbenda Indonesia 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Resep Cumi Hitam, Lezat dan Memanjakan Lidah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.