• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Serba-Serbi Hasil Rekapitulasi Suara Pileg DPRD Bontang (3-akhir): Tertua, Tapi Peduli Nasib Kaum Milenial

by M Zulfikar Akbar
10 Mei 2019, 14:53
in Bontang, Feature
Reading Time: 3 mins read
0
Maming (ADIEL KUNDHARA/KP)

Maming (ADIEL KUNDHARA/KP)

Share on FacebookShare on Twitter

Meski berusia 52 tahun, tidak menyurutkan niatnya untuk maju pada Pileg, tahun ini. Sempat gagal dua kali di pesta demokrasi, dijadikan motivasi lebih. Tak disangka, berkat kegigihannya, kesuksesan pun diraih oleh Maming yang merupakan Caleg Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Dapil Bontang Selatan.

ADIEL KUNDHARA, Bontang

Pengalaman adalah guru yang terbaik. Itulah ungkapan yang dilontarkan oleh Maming saat dinyatakan berhasil meraih satu kursi di Gedung DPRD Bontang. Karir perjuangan di bidang politiknya pun penuh liku-liku.

Berawal dari kegagalan di Pileg 1999. Saat itu, ia menjabat sebagai ketua umum Partai Persatuan Daerah (PPD). Maming menjelaskan di Pileg tersebut hanya sekadar memotivasi rekan-rekan caleg lainnya. Alhasil, perolehan suara pun tidak maksimal.

“Itu saya maju melalui Dapil Bontang Utara,” kata Maming.

Lima tahun berselang, peruntungan dicoba kembali. Kali ini, ia maju melalui Dapil Bontang Selatan. Dengan bendera partai yang berbeda. Meski jabatan terttinggi kembali disandangnya.

“Di 2004 saya memutuskan maju kembali lewat Partai Demokrasi Pembaruan (PDP). Tetapi gagal lagi, karena niat untuk duduk saat itu juga belum ada,” ucapnya.

Baca Juga:  Maju Caleg, Wartawan Diminta Mundur

Maming beranggapan karir politiknya itu ibarat bergelut di dunia seni. Disukai tetapi ujungnya belum bisa ditebak. Mei tahun lalu, pensiunan karyawan perusahaan tambang batubara ini memutuskan memilih bergabung dengan Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan.

“Saya masuk politik karena ingin mengabdi kepada masyarakat, agama, dan negara. Kalau di perusahaan swasta cakupannya terbatas untuk buffer zone saja. Padahal beberapa kelurahan wajib ditampung aspirasinya,” sebut dia.

PDI Perjuangan dipilihnya karena beridealis nasionalis dan sangat konsisten terhadap ruh partai. Sebelumnya, PDI Perjuangan bertindak sebagai partai oposisi selama 10 tahun, di periode 2004 hingga 2014.

“Karena konsistennya saya tertarik masuk partai tersebut. Meski sebelum penetapan calon legislatif, beberapa partai mengajak saya. Termasuk partai dengan nama besar,” terangnya.

Setelah memutuskan untuk maju ketiga kalinya, ia pun melakukan evaluasi. Salah satunya dengan beranggapan pentingnya kekuatan silaturahmi. Awalnya, kegiatan itu berangkat dari kalangan keluarga. Kemudian disusul ke rekan kerja dan tetangga.

Kegiatan seperti itu kerap dilakukan saat memakai seragam kerja. Mengingat jabatan suami dari Bahariah ini ialah Manajer External Relation PT Indominco Mandiri.

Baca Juga:  Disorot Dewan, Oknum Petugas Satgas Diduga Diam-diam Izinkan Pemilik Kafe Buka hingga Jam 12 Malam

“Oktober lalu, saya mengunjungi rumah beberapa teman untuk bersilaturahmi,” kata ayah dari empat anak ini.

Ditambah dengan upaya pemasangan beberapa alat peraga kampanye (APK) di enam kelurahan. Maming menyadari jumlah APK yang terpasang tidak begitu banyak. Hanya berbekal sarana tersebut, kerabatnya mampu menularkan ajakan untuk memilih dia kepada masyarakat lain.

“Karyawan saya yang berada di Bontang Selatan saja berkisar 2.000 orang,” tuturnya.

Sebuah predikat melekat kepada diri Maming saat pemasangan APK. Pasalnya, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) menyebut caleg pertama yang membayar pajak. Prinsip itu selaras dengan saat menjadi karyawan perusahaan swasta yakni taat kepada peraturan yang berlaku.

Berdasarkan hasil Pileg, Maming berhasil meraup 1.201 suara. Adapun kantong suara terbanyak didapatkan di Kelurahan Tanjung Laut dengan 409 suara. Urutan kedua ialah Kelurahan Berebas Tengah dengan 319 suara.

“Basis saya menyebar. Kalau Tanjung Laut itu karena beberapa TKS sekitar rumah, saya mendapat suara terbanyak. Sementara untuk Berebas Tengah karena saat melajang dulu, saya tinggal di sana,” paparnya.

Baca Juga:  Proyek Bandara Bontang Stagnan, Nihil Anggaran, Kemenhub Berat Membantu

Setelah duduk nantinya, sasaran pertama ialah memerhatikan nasib kaum milenial. Di bidang ketenagakerjaan. Menurutnya, generasi muda wajib dibekali keahlian berbasis industri. Sehingga, kemampuan itu dapat terserap langsung sesuai kebutuhan perusahaan.

“Kalau hanya pelatihan tidak ditopang dengan kebutuhan industri itu berakibat meningkatnya angka pengangguran,” kata Maming.

Ia menampik jika peluang masuk perusahaan bergantung pada figur yang membawa. Jika pelamar memiliki skill sesuai kebutuhan perusahaan pasti diterima. Karena hasil tesnya memang memadai untuk bidang pekerjaan itu.

“Siapapun yang bawa kalau tidak mempunyai keahlian tidak akan diterima. Karena itu berisiko,” kata ayah dari empat orang anak ini.

Dituturkan Maming, generasi muda menjadi ujung tombak keberlangsungan pembangunan negara. Oleh karena itu, tidak ada jalan lain untuk memberikan fasilitas terhadap kaum milenial.

“Yang tua akan ada waktunya untuk beristirahat. Jika sudah memiliki kemampuan berbasis industri, sudah pasti mengangkat ekonomi keluarganya. Artinya angka kemiskinan pun menurun,” pungkasnya. (***)

Tags: dprd bontangmamingPemilu 2019
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Tingkat Kesadaran Warga Meningkat, Volume Sampah Ramadan Berkurang

Next Post

Hebat! Atlet Tinju Bontang Boyong 19 Medali di Kejurprov Kaltim

Related Posts

52 Eks Karyawan Kaltim Equator Menunggu Pesangon Lebih dari Sedekade, DPRD Bontang Cari Jalan Keluar
Bontang

52 Eks Karyawan Kaltim Equator Menunggu Pesangon Lebih dari Sedekade, DPRD Bontang Cari Jalan Keluar

6 Oktober 2026, 15:23
Sudiyo Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Bontang, Gantikan Maming lewat PAW
Bontang

Sudiyo Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Bontang, Gantikan Maming lewat PAW

29 September 2026, 11:46
DPRD Bontang Pertanyakan Pemadaman Masif, Padahal Punya Tiga Pembangkit
Bontang

DPRD Bontang Pertanyakan Pemadaman Masif, Padahal Punya Tiga Pembangkit

15 September 2026, 14:55
Kursi DPRD Bontang Kosong, PDIP Mulai Proses PAW dan Siapkan Pengganti, Ini Sosoknya
DPRD Bontang

Joni Alla’ Padang Dilantik Jadi Wakil Ketua DPRD Bontang Besok

31 Agustus 2026, 21:15
Antrean Pertalite di Bontang Mulai Terurai, Pasokan SPBU Naik hingga 16 KL
DPRD Bontang

Antrean Pertalite di Bontang Mulai Terurai, Pasokan SPBU Naik hingga 16 KL

31 Agustus 2026, 15:37
Bontang Siapkan Rp4,4 Miliar untuk Porprov 2026, DPRD Sarankan Cari Tambahan dari CSR
DPRD Bontang

Bontang Siapkan Rp4,4 Miliar untuk Porprov 2026, DPRD Sarankan Cari Tambahan dari CSR

29 Agustus 2026, 13:22

Terpopuler

  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.