• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Pulau Beras Basah, Destinasi Wisata Andalan, Berusaha Menghindar dari Kekumuhan

by Redaksi Bontang Post
20 Oktober 2019, 22:37
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Pulau Beras Basah. (Dok/Bontangpost.id)

Pulau Beras Basah. (Dok/Bontangpost.id)

Share on FacebookShare on Twitter

EKSPRESI Darul Asmawan mendadak berubah. Kekagumannya terhadap Pulau Beras Basah berganti rasa heran. Sambil menggaruk rambut, dia membaca tulisan di kamar mandi. Ukurannya cukup besar, dengan warna terang. Merah dan biru.

Di sana tertera harga air per jeriken ukuran lima liter, Rp 5 ribu. Berarti, per liter dikenakan Rp 1 ribu. “Lebih mahal dibanding WC umum,” seloroh mahasiswa asal Balikpapan ini.

Air tawar yang berada di pulau seluas sekitar satu hektare ini didatangkan dari Tanjung Laut, maupun Berbas Pantai. Itu menjadi alasan para penjual melabelinya cukup menguras isi kantong. “Kalau nginap, paling tidak bisa sampai Rp 50 ribu untuk biaya air,” terangnya.

Terlepas dari keterbatasan air tawar, Pulau Beras Basah memang memesona. Hamparan pasir putih dan laut yang jernih menjadi daya tarik. Memikat wisatawan untuk kembali berkunjung.

Pemandangan bawah laut dengan deretan karang dan ikan memanjakan mata. Tidak perlu jauh berenang untuk menikmatinya. Hanya sekitar 30 meter dari bibir pantai. Setiap akhir pekan, pengunjung bisa bermain banana boat.

Puluhan pohon kelapa turut menghadirkan rasa nyaman. Ditanam dengan jarak sekitar 10 meter, membuat daun nyiur seolah payung raksasa. Mampu melindungi sengatan sang surya.

Selain keindahan pantai dan lautnya, menara setinggi 30 meter juga menjadi daya pikat Pulau Beras Basah. Menara itu difungsikan sebagai pemandu lalu lintas kapal. Terutama yang menuju dan keluar dari kompleks kilang Badak LNG.

Menara inilah yang turut menjadi penanda keberadaan Pulau Beras Basah. Dari Pelabuhan Tanjung Laut, butuh waktu 30-40 menit untuk tiba. Tergantung tinggi rendahnya ombak.

“Pulau ini memang layak untuk menjadi jualan pariwisata Bontang. Jika dikelola lebih baik lagi, bisa menyumbang pemasukan daerah,” ujar Darul.

DIKELOLA PERUSDA

Mempercantik Pulau Beras Basah bukannya tidak dilakukan. Tahun ini, Pemkot Bontang membangun jembatan yang turut dilengkapi markah bertuliskan Selamat Datang Di BERAS BASAH dengan perpaduan warna. Spot ini menjadi andalan baru untuk mengabadikan momen.

Namun, untuk menjual obyek wisata ini bukan hanya dari pemerintah. Dukungan warga, terutama mereka yang mencari nafkah dari keberadaan pulau ini turut menentukan.

Terpal yang banyak dihampar, contohnya. Rata-rata berukuran 3×3 meter dan disewakan seharga Rp 100 ribu. Selain soal harga, terpal itu juga terkesan kumuh. Sudah berulang kali Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Bontang meminta agar dibongkar. Termasuk menata warung-warung dan kamar mandi. Namun, kerap tidak diindahkan.

“Kenapa pengelolaannya tidak diserahkan ke perusda (perusahaan daerah) saja?” kata Felanans Mustari, jurnalis kaltimkece.id, disela mendampingi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), Kelompok Informasi Masyarakat (KIM), dan awak media, mengeksplorasi Pulau Beras Basah sebagai bahan praktik menulis, bagian dari pelatihan jurnalistik garapan Dinas Komunikasi dan Informatika Bontang, Kamis 17/10/2019.

Perusda bisa menarik retribusi dari pengunjung. Di sisi lain, fasilitas yang kurang turut dilengkapi. Terutama air tawar dan tempat isi ulang baterai telepon seluler. Terpal-terpal diganti dengan kursi angin dengan aneka warna.

“Saya rasa, itu tidak berat bagi pengunjung. Mereka membayar kapal untuk ke sini saja tidak ada masalah,” terangnya. (Zaenul)

ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Jokowi-Ma’ruf Resmi Jadi Presiden-Wakil Presiden 2019-2024

Next Post

Hartoyo, Kontraktor Bontang yang Ditangkap KPK Itu Dekat Dengan Pejabat dan Royal

Related Posts

Empat Tanda Kerusakan Ginjal yang Bisa Dikenali Lewat Urine
Kesehatan

Empat Tanda Kerusakan Ginjal yang Bisa Dikenali Lewat Urine

31 Oktober 2026, 19:05
Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat
Bontang

Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

31 Oktober 2026, 15:33
Jatam Soroti Ancaman Tambang dan Sawit terhadap Habitat Badak Pari di Mahulu
Kaltim

Jatam Soroti Ancaman Tambang dan Sawit terhadap Habitat Badak Pari di Mahulu

31 Oktober 2026, 14:10
25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah
Bontang

25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

31 Oktober 2026, 11:23
Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang
Kriminal

Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

31 Oktober 2026, 10:54
3.485 Pekerja di Kaltim Terdata Kehilangan Pekerjaan, Penyebabnya Masih Ditelusuri
Kaltim

3.485 Pekerja di Kaltim Terdata Kehilangan Pekerjaan, Penyebabnya Masih Ditelusuri

31 Oktober 2026, 10:00

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.