• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Sampah di Beras Basah Capai 400 Kg Selama Liburan Tahun Baru

by M Zulfikar Akbar
2 Januari 2020, 14:02
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Masih ada sampah berserakan di Pulau Beras Basah yang ditemukan oleh sekelompok komunitas yang melakukan KolaborAKSI bersih-bersih pada liburan tahun baru. (Komunitas Peduli Sampah Bontang for Bontangpost.id)

Masih ada sampah berserakan di Pulau Beras Basah yang ditemukan oleh sekelompok komunitas yang melakukan KolaborAKSI bersih-bersih pada liburan tahun baru. (Komunitas Peduli Sampah Bontang for Bontangpost.id)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG – Sampah masih terlihat berserakan di Pulau Beras Basah. Baik itu botol plastik, gelas plastik, dan sedotan. Pemandangan ini tampak di tengah padatnya pengunjung obyek wisata ini pada libur tahun baru, Rabu (1/1/2020). Bahkan ditemukan salah satu ikan kerapu terjebak di sebuah plastik putih dan berhasil diselamatkan.

Hal ini diungkapkan Ketua Komunitas Peduli Sampah Bontang, Syaiful usai melakukan aksi “KolaborAKSI” bersih-bersih dalam rangka hari libur Natal dan Tahun Baru bersama organisasi lainnya. Dia menyayangkan beberapa pengunjung pulau masih kurang peduli terhadap kebersihan tempat wisata ini. Bahkan mereka mendengar ada yang meremehkan, bahwa kegiatan memungut sampah ini kurang kerjaan.

“Mindset seperti ini yang harus diubah. Kalau sampahmu adalah tanggung jawabmu, jangan meninggalkan sampah di Pulau Beras Basah,” ungkapnya.

Baca Juga:  Potensi Tambah PAD, Wagub Sebut Boleh Tarik Retribusi dari Beras Basah

Kegiatan bersih-bersih ini dibagi dalam 8 tim pengangkut sampah. Di antaranya tim sampah organik, tim sampah kertas/kardus, dan sampah plastik kemasan. Total sampah yang telah terpilah dan ditimbang yakni mencapai 400 kilogram (Kg).

Rinciannya, sampah gelas plastik sebanyak 24,2 kg, sampah botol plastik sebanyak 11,9 kg, sampah styrofoam sebanyak 5,4 kg, sampah kaleng cat sebanyak 4,8 kg, sampah botol kaca sebanyak 10,6 kg, sampah organik sebanyak 193,3 kg, sampah kertas/kardus sebanyak 20,4 kg, sampah kaleng minuman sebanyak 0,6 kg, sampah sedotan plastik/tutup botol sebanyak 0,8 kg, sampah puntung rokok sebanyak 0,2 kg, plastik kemasan sebanyak 15,4 kg, dan sisa pembakaran sebanyak 112,4 kg.

Baca Juga:  Duh... Pengunjung Kecewa Lihat Kondisi Beras Basah

“Sampah yang telah dipilah dan ditimbang kemudian diangkut menuju pelabuhan Tanjung Laut Indah menggunakan kapal motor dan diangkut oleh petugas DLH (Dinas Lingkungan Hidup) Kota Bontang menggunakan mobil pick up,” paparnya.

Seekor ikan kerapu terjebak dalam sampah plastik yang mencemari laut. (Komunitas Peduli Sampah Bontang for Bontangpost.id)

Dari hasil itu, pihaknya mengeluarkan “Deklarasi Laut Bukan Tempat Sampah”, yang isinya menilai penegakan hukum perlu dilakukan sebagai langkah kritis untuk membangun ekosistem persampahan lebih baik. Mereka juga bersepakat mengumpulkan aspirasi publik yang sepaham dengan mereka. Agar terwujudnya pengelolaan sampah yang baik.

“’Deklarasi Laut Bukan Tempat Sampah’ berisikan petisi tanda tangan oleh beberapa komunitas dan pegiat peduli sampah Kota Bontang dan Kota Samarinda,” ujarnya.

Beberapa organisasi yang tergabung dalam KolaborAKSI di antaranya Duta Peduli Sampah Bontang 2018 dan 2019, Duta Peduli Sampah Samarinda 2019, Hizbul Wathan Bontang, PIK-R Plutonium, Backpacker Bontang, Tapak Borneo, BRB, Kita SQUAD, MTMA Bontang, Satgas MAN Bontang, Bontang Clean Action, Saka Bakti Husada Bontang, FPTK, Pokmaswas Geladi, dan Forum Komunikasi Kader Konservasi Indonesia (FK3I) korda Kaltim, serta para pegiat aktivis lingkungan lainnya sebanyak 56 orang. (zaenul)

Baca Juga:  Rp 1,5 M untuk Percantik Beras Basah
Tags: beras basahsampah laut
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Libur Tahun Baru, Pengunjung Beras Basah Tembus 3.867 Orang

Next Post

Ungguli Tiga Calon, Siti Hamnah Jadi Direktur BME

Related Posts

Perairan Beras Basah Bontang Tercemar, Dispopar Lapor DLH
Bontang

Perairan Beras Basah Bontang Tercemar, Dispopar Lapor DLH

10 Oktober 2026, 21:44
Injak Sampah Pecahan Botol Kaca di Beras Basah, Wisatawan Lokal Dievakuasi ke Rumah Sakit
Bontang

Injak Sampah Pecahan Botol Kaca di Beras Basah, Wisatawan Lokal Dievakuasi ke Rumah Sakit

11 Juli 2026, 23:30
Camping di Beras Basah Bontang Berujung Cekcok, Wisatawan Dituduh Maling Gegara Tempati Kapling Terpal
Bontang

Beras Basah Tak Kunjung Tertata, DPRD Bontang Desak Ketegasan Pengelolaan

8 April 2026, 10:00
Camping di Beras Basah Bontang Berujung Cekcok, Wisatawan Dituduh Maling Gegara Tempati Kapling Terpal
Bontang

Camping di Beras Basah Bontang Berujung Cekcok, Wisatawan Dituduh Maling Gegara Tempati Kapling Terpal

2 April 2026, 14:24
Tiket Masuk Beras Basah Bontang Tak Termasuk Kebersihan, Pengunjung Diimbau Bawa Pulang Sampah
Bontang

Tiket Masuk Beras Basah Bontang Tak Termasuk Kebersihan, Pengunjung Diimbau Bawa Pulang Sampah

26 Maret 2026, 12:10
Bocah Tenggelam di Beras Basah, BPBD Bontang Sebut Beri Arahan via Telepon
Bontang

Bocah Tenggelam di Beras Basah, BPBD Bontang Sebut Beri Arahan via Telepon

25 Maret 2026, 14:30

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.