• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Pemindahan Pegawai ke Kaltim Sedot Rp 2,9 Triliun

Profil ASN Ibu Kota, 977 Janda-Duda hingga 73.535 Jomblo

by M Zulfikar Akbar
21 Januari 2020, 10:23
in Kaltim
Reading Time: 3 mins read
0
Ilustrasi

Ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

Selain mendapat tunjangan kemahalan dan insentif hingga dua kali lipat, PNS pusat yang akan pindah ke Kaltim dapat jatah tiket PP Balikpapan-Jakarta.

BALIKPAPAN-Skema pemindahan pegawai negeri sipil (PNS) yang akan berkantor di ibu kota negara (IKN) baru, mulai dirilis pemerintah. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara RI menyiapkan dua skenario. Skenario 1, seluruh PNS pusat di Jabodetabek yang berjumlah 182.462 PNS pindah semua ke Kaltim, maka membutuhkan anggaran Rp 2,9 triliun. Sementara skenario 2, memerlukan anggaran Rp 1,8 triliun.

Biayanya turun. Sebab, PNS yang dipindah hanya sebagian. Yakni 118.513 PNS. (selengkapnya lihat grafis). Meski terbagi dalam dua asumsi, jadwal pemindahan PNS itu sama. ”Pemindahan (PNS kementerian dan lembaga) dilakukan tahun 2024,” kata Deputi Bidang Pengembangan Regional Kementerian PPN/Bappenas Rudy Soeprihadi Prawiradinata kepada Kaltim Post (induk Bontangpost.id), (19/1/2020).

Skenario Pemindahan ASN

Skenario 1: Pindah semua

Total 182.462 PNS
Semua Kelompok Usia

Skenario 2: Pindah sebagian

Total 118.513 PNS
Kelompok usia sampai dengan 45 tahun.
 

Asumsi:

Kelembagaan K/L dan business process beralih menjadi smart government
Rekrutmen ASN baru prinsip zero growth 5 tahun ke depan
PNS pusat usia sampai dengan 45 tahun: 116.157
Pejabat struktural: 2.356
Total ada 118.513 kelompok ASN yang potensial pindah, apabila IKN akan menjadi smart government.
 

Biaya Pemindahan

Biaya transportasi pegawai
Biaya transportasi keluarga (istri/suami dan anak)
Biaya pengepakan dan angkutan barang
Uang harian
 

Prioritas pemindahan ASN

 Lembaga negara, sekretariat lembaga negara, alat negara:
Presiden-Wapres, MPR, DPR, DPD, MA, MK, KY
Sekretariat Lembaga Negara, Setneg, Setkab
TNI, POLRI, BIN, Kejagung
 

Kementerian yang:

Nomenklaturnya disebut dalam UUD
Ruang lingkup/urusannya disebut dalam UUD
Dalam rangka penajaman, koordinasi, dan sinkronisasi
 
 Sumber: LPNK dan LNS

Lanjut dia, dalam Rapat Pembahasan Penyiapan SDM dan Pemindahan IKN yang digelar pekan lalu di Jakarta, PNS yang pindah tersebar di 32 kementerian dan 50 badan di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek). Jumlah tersebut didasarkan dengan asumsi kelembagaan kementerian dan lembaga dan business process sama dengan saat ini.

Baca Juga:  Pejabat dan Staf BPKAD Diminta Tak Keluar Daerah, Utamakan Pelayanan Administrasi Keuangan 

Kemudian, diakumulasi dengan rekrutmen ASN baru menggunakan prinsip zero growth untuk lima tahun ke depan. Berdasarkan skenario pertama pemindahan PNS, dengan semua kelompok usia langsung pindah ke IKN, terdiri atas 27.823 PNS dengan jabatan struktural. Selanjutnya, 35.346 orang dengan jabatan fungsional dan 119.293 orang dengan jabatan pelaksana.

Adapun skenario kedua, terbagi atas 116.167 PNS pemerintah pusat dan 2.356 orang yang merupakan pejabat struktural. Mereka adalah PNS yang usianya kurang dari 20 tahun–45 tahun. Sehingga potensial pindah, apabila IKN akan menjadi smart government. Masih dalam rapat tersebut, terdapat tiga opsi kebijakan kompensasi PNS yang pindah ke Kaltim.

Opsi pertama atau kompensasi maksimal, PNS mendapat biaya pindah berupa tunjangan kemahalan PNS dan keluarga. Insentif selanjutnya, dua kali penghasilan existing. Lalu, tiket pergi-pulang (PPP) Balikpapan-Jakarta sebanyak dua kali per bulan. Sementara opsi kedua atau kompensasi layak (moderat) hanya mendapat 1,5 kali penghasilan existing, tiket pergi-pulang (PPP) Balikpapan-Jakarta sebanyak dua kali per bulan.

Baca Juga:  Pemindahan IKN, Menteri Tak Berani Pasang Target

Adapun opsi ketiga (kompensasi minimal), tak mendapat tiket pergi-pulang (PPP) Balikpapan-Jakarta. Hanya menerima tiket pergi-pulang (PPP) Balikpapan-Jakarta, tunjangan kemahalan PNS dan keluarga, serta penghasilan existing.

Pertemuan itu juga menerangkan pemindahan PNS ke IKN baru diprioritaskan yang bertugas di Lembaga Negara, Sekretariat Lembaga Negara, Alat Negara, Presiden-Wapres, MPR, DPR, DPD, MA, MK, KY , Sekretariat Lembaga Negara, Setneg, Setkab TNI, Polri, BIN dan Kejagung. Selain itu, kementerian yang nomenklaturnya disebut dalam UUD 1945 yang ruang lingkup atau urusannya, dalam rangka penajaman, koordinasi, dan sinkronisasi Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK) dan Lembaga Nonstruktural (LNS).

“Tapi belum diputuskan mana yang prioritas,” kata dia.

Instruksi untuk memindahkan seluruh PNS pemerintah pusat seluruhnya ke IKN baru disampaikan Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, pada Jumat (17/1/2020) lalu. Namun, sebelum itu dilaksanakan, orang nomor satu di Indonesia ini telah memerintahkan Menteri PANRB Tjahjo Kumolo untuk melakukan pendataan terlebih dulu. Terhadap para PNS yang akan ditugaskan pada pusat pemerintahan pengganti DKI Jakarta tersebut.

Baca Juga:  Kejar Target Tol IKN, Lahan Mulai Dibebaskan

“Pindah semua langsung. Itu sudah saya perintahkan kepada menpan untuk menyurvei dulu, pengin enggak pindah, berapa persen, harus tahu,” kata Jokowi pekan lalu. (kip/riz/k16/kpg)

Print Friendly, PDF & Email
Source: Prokal
Tags: asnibu kota baruiknPNS
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Diduga Idap Penyakit, Remaja Ini Nekat Panjat Menara Listrik

Next Post

DPR dan Pemerintah Sepakat Hapus Tenaga Honorer

Related Posts

IKN Diserbu 143 Ribu Pengunjung saat Lebaran, UMKM Raup Omzet Belasan Juta
Kaltim

IKN Diserbu 143 Ribu Pengunjung saat Lebaran, UMKM Raup Omzet Belasan Juta

30 Maret 2026, 09:00
Fenomena “Kursi Panas” dan Menipisnya Gengsi Jabatan
Opini

Fenomena “Kursi Panas” dan Menipisnya Gengsi Jabatan

27 Maret 2026, 22:00
Lebaran 2026: IKN, hingga Labuan Cermin Jadi Magnet Wisata di Kaltim
Kaltim

Lebaran 2026: IKN, hingga Labuan Cermin Jadi Magnet Wisata di Kaltim

25 Maret 2026, 12:00
Tol IKN Tak Hanya untuk Kendaraan: Jalur ‘Wildlife Crossing’ Dibangun Demi Beruang Madu dan Bekantan
Kaltim

Tol IKN Tak Hanya untuk Kendaraan: Jalur ‘Wildlife Crossing’ Dibangun Demi Beruang Madu dan Bekantan

18 Maret 2026, 10:00
Prabowo Kunjungi Kaltim Hari Ini, Ini Rangkaian Agendanya
Kaltim

Prabowo Kunjungi Kaltim Hari Ini, Ini Rangkaian Agendanya

12 Januari 2026, 15:18
ASN Boleh Kerja dari Mana Saja 29–31 Desember 2025, Ini Penjelasan MenPAN-RB
Nasional

ASN Boleh Kerja dari Mana Saja 29–31 Desember 2025, Ini Penjelasan MenPAN-RB

19 Desember 2025, 09:00

Terpopuler

  • Puluhan Warga Tagih Uang di Toko Emas Berebas Tengah Bontang, Dugaan Investasi Bodong Mencuat

    Puluhan Warga Tagih Uang di Toko Emas Berebas Tengah Bontang, Dugaan Investasi Bodong Mencuat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpol PP dan Dishub Kembali Tertibkan PKL dan Parkir Liar di Trotoar Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1.700 Personel Kawal Demo 21 April di Samarinda, Kantor Gubernur dan DPRD Jadi Sasaran Aksi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gerindra Bontang Tancap Gas, Target 5 Kursi di Pileg 2029

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.