• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Ragam

Social Distancing Terbukti Efektif Batasi Penyebaran Corona

by Redaksi Bontang Post
3 Mei 2020, 10:23
in Ragam
Reading Time: 1 min read
0
Ilustrasi. Sejumlah pengunjung duduk di ruang tunggu Puskesmas Wonokromo. Tempat duduk pengunjung sudah diberi tanda untuk penerapan social distancing. (Dipta Wahyu/Jawa Pos)

Ilustrasi. Sejumlah pengunjung duduk di ruang tunggu Puskesmas Wonokromo. Tempat duduk pengunjung sudah diberi tanda untuk penerapan social distancing. (Dipta Wahyu/Jawa Pos)

Share on FacebookShare on Twitter

Sebuah pemodelan baru penularan corona (Covid-19), yang dibuat berdasarkan data survei kontak dari hampir 1.200 orang di kota Wuhan dan Shanghai, Tiongkok, menunjukkan bahwa langkah jaga jarak sosial (social distancing) yang ketat sudah cukup untuk membatasi penularan SARS-CoV-2, virus penyebab Covid-19.  Demikian menurut sebuah makalah yang diterbitkan di majalah Science.

Hasilnya menunjukkan bahwa rata-rata kontak antarpribadi harian penduduk di Wuhan dan Shanghai turun 7–9 kali lipat, dari masing-masing 14 dan 20 kontak per hari menjadi sekitar dua kontak per hari di kedua kota tersebut pada awal Februari lalu, setelah diterapkannya langkah social distancing.

Data survei itu menunjukkan bahwa antara 78 dan 94 persen kontak tersebut terjadi di rumah dan di antara sesama anggota keluarga, selama periode social distancing.

Tim peneliti yang dipimpin oleh Juanjuan Zhang dari Universitas Fudan menggunakan data survei kontak itu, beserta data pelacakan kontak yang dikumpulkan di Provinsi Hunan, untuk membuat pemodelan matematis dari dinamika penularan SARS-CoV-2.

Baca Juga:  Istri Prajurit Ramai-ramai Periksa Kanker

Hasil pemodelan mereka menunjukkan bahwa langkah social distancing, dan penurunan kontak antarpribadi harian yang ditimbulkannya, menyebabkan angka penularan di Wuhan dan Shanghai menurun di bawah tingkat epidemi, papar penelitian tersebut.

Penelitian itu juga mengungkapkan bahwa anak-anak berusia di bawah 15 tahun rupanya 40 persen lebih rentan terhadap infeksi SARS-CoV-2, sama seperti pada kaum lanjut usia yang berumur di atas 64 tahun.

Meskipun upaya penutupan sekolah secara proaktif saja tidak cukup untuk menghentikan penularan virus, langkah itu dapat mengurangi timbulnya fenomena puncak COVID-19 sebesar 40 hingga 60 persen dan memperlambat merebaknya epidemi, papar penelitian tersebut. (Xinhua/Antara/jpc)

Source: Jawa Pos
Tags: coronakesehatansocial distancing
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Pasien Positif Corona di Samarinda Kabur dari Isolasi

Next Post

Curhat Ketua RT Terkait Penyaluran BLT, Dituding Tebang Pilih Hingga Dirisak di Medsos

Related Posts

Sifilis Peringkat Teratas Penyakit Menular Seksual yang Diderita Orang Indonesia
Kesehatan

Sifilis Peringkat Teratas Penyakit Menular Seksual yang Diderita Orang Indonesia

15 Desember 2024, 20:36
Mitos atau Fakta? Belau untuk Gondongan, Benarkah Efektif? Mengenal Penyakit dan Cara Penanganannya secara Ilmiah
Kesehatan

Mitos atau Fakta? Belau untuk Gondongan, Benarkah Efektif? Mengenal Penyakit dan Cara Penanganannya secara Ilmiah

23 September 2024, 17:25
Deteksi Dini CdLS dengan Data Genomik
Kesehatan

Deteksi Dini CdLS dengan Data Genomik

29 Agustus 2024, 19:14
9 Khasiat Rebusan Daun Sambiloto, Salah Satunya Bisa Menurunkan Demam
Kesehatan

9 Khasiat Rebusan Daun Sambiloto, Salah Satunya Bisa Menurunkan Demam

14 Juli 2024, 11:51
Mengenal Anemia Aplastik, Penyakit Langka yang Diderita Komika Babe Cabita
Kesehatan

Mengenal Anemia Aplastik, Penyakit Langka yang Diderita Komika Babe Cabita

9 April 2024, 11:06
Penderita TBC di Bontang Meningkat, 237 Anak Terpapar
Bontang

Penderita TBC di Bontang Meningkat, 237 Anak Terpapar

24 Maret 2023, 13:30

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0
  • Berpura-pura Belanja, Komplotan Pencuri Gasak Tas Berisi Emas 200 Gram dan Rp30 Juta di Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.