• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kesehatan

Mengenal Anemia Aplastik, Penyakit Langka yang Diderita Komika Babe Cabita

by BontangPost
9 April 2024, 11:06
in Kesehatan
Reading Time: 2 mins read
0
Babe Cabita. (Instagram)

Babe Cabita. (Instagram)

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Sebelum meninggal dunia, komika Babe Cabita dikabarkan tengah menderita penyakit langka, yakni Anemia Aplastik. Untuk itu, komedian tunggal ini harus menjalani perawatan intensif. Bahkan dianjurkan melakukan pengobatan di luar negeri.

Menurut keterangan, suami dari Zulfati Indraloka itu diharuskan menjalani proses transplantasi tulang belakang jika ingin benar-benar sembuh total dari Anemia Aplastik. Tak hanya itu, Babe Cabita yang selama ini sudah merasa menerapkan pola hidup sehat, ternyata masih harus mengontrol asupan makananya untuk tidak mengkonsumsi citarasa pedas.

Lantas seperti apa itu Anemia Aplastik? Berikut ulasannya dilansir dari berbagai sumber:

Pengertian Anemia Aplastik

Anemia Aplastik adalah sebuah kelainan darah di mana sumsum tulang gagal menghasilkan sel darah, baik hanya salah satu maupun seluruh jenis sel darah. Ketika tubuh berhenti menghasilkan sel darah, maka saat itulah tubuh menjadi rentan lelah dan mudah terinfeksi.

Baca Juga:  Aman dengan IUD Pasca Salin

Di Indonesia, penyakit ini tergolong langka dan serius karena tercatat hanya ada kurang dari 15 ribu kasus setiap tahunnya. Anemia Aplastik bisa menyerang siapa saja tanpa pandang usia, dengan tiba-tiba atau perlahan-lahan.

Faktor Pemicu Anemia Aplastik

Anemia Aplastik dapat muncul karena disebabkan oleh dua hal, yakni faktor usia dan faktor keturunan dari orang tua. Pada faktor usia, baik anak-anak maupun dewasa, Anemia Aplastik biasanya muncul dengan disertai faktor lain, seperti riwayat infeksi virus, dan penggunaan obat-obatan seperti kloramfenikol.

Kemudian juga riwayat infeksi seperti hepatitis, zat kimia berbahaya seperti pestisida, kehamilan dan radiasi atau kemoterapi.

Sementara pada faktor keturunan, Anemia Aplastik bisa diturunkan dari orang tua kepada anaknya, yang kemungkinan juga bisa berkaitan dengan penyakit bawaan lainnya, seperti Anemia Fanconi, Sindrom Shwachman-Diamond, Disketarosis Kongenital, dan Anemia Diamond-Blackfan.

Baca Juga:  Cara Kopi 'Membangunkan' Tubuhmu

Selain karena faktor-faktor tersebut, Anemia Aplastik juga berpotensi menjadi kian parah apabila si penderita berada dalam kondisi Ras Asia, sedang hamil, berusia 20-25 tahun, memiliki kelainan sistem imun, mengidap kanker, menjalani kemoterapi, dan terpapar zat kimia berbahaya.

Gejala Anemia Aplastik

Anemia Aplastik yang terjadi karena sumsum tulang gagal memproduksi sel darah, juga memiliki sejumlah gejala berbeda di masing-masing sel darah. Sel darah merah misalnya, penderita akan mengalami gejala seperti mudah mengantuk, lemas, merasa lemah, pucat, pusing atau nyeri kepala, sesak napas, nyeri dada, dan jantung berdebar-debar.

Sementara Anemia Aplastik yang muncul karena kegagalan produksi sel darah putih, adalah demam dan mudah sakit atau mengalami infeksi berulang. Selain itu, jika kadar platelet rendah, penderita juga akan mengalami gejala mudah memar dan pendarahan seperti mimisan atau gusi berdarah.

Baca Juga:  RS Meloy Utamakan Kualitas Pelayanan,Tahun ini Bakal Sediakan Alat Kontrol Jantung 

Pencegahan Anemia Aplastik

Karena penyakit ini termasuk langka dan serius di Indonesia, konon belum ada cara pasti untuk mencegah Anemia Aplastik. Kendati begitu, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk meminimalisir munculnya penyakit ini, di antaranya

–          Menghindari paparan zat kimia, seperti pestisida, insektisida, pelarut organic, dan penghilang cat

–          Menjaga kebersihan, salah satunya rajin mencuci tangan

–          Mengonsumsi obat sesuai anjuran dokter

–          Mengonsumsi makanan bergizi seimbang

–          Olahraga teratur

–          Menghindari stress dan istirahat yang cukup. (jawapos)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Babe Cabitakesehatan
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Komika Babe Cabita Meninggal Dunia

Next Post

Pencuri yang Viral di Sangatta Ditangkap, Beraksi di Delapan Lokasi

Related Posts

Sifilis Peringkat Teratas Penyakit Menular Seksual yang Diderita Orang Indonesia
Kesehatan

Sifilis Peringkat Teratas Penyakit Menular Seksual yang Diderita Orang Indonesia

15 Desember 2024, 20:36
Mitos atau Fakta? Belau untuk Gondongan, Benarkah Efektif? Mengenal Penyakit dan Cara Penanganannya secara Ilmiah
Kesehatan

Mitos atau Fakta? Belau untuk Gondongan, Benarkah Efektif? Mengenal Penyakit dan Cara Penanganannya secara Ilmiah

23 September 2024, 17:25
Deteksi Dini CdLS dengan Data Genomik
Kesehatan

Deteksi Dini CdLS dengan Data Genomik

29 Agustus 2024, 19:14
9 Khasiat Rebusan Daun Sambiloto, Salah Satunya Bisa Menurunkan Demam
Kesehatan

9 Khasiat Rebusan Daun Sambiloto, Salah Satunya Bisa Menurunkan Demam

14 Juli 2024, 11:51
Komika Babe Cabita Meninggal Dunia
Nasional

Komika Babe Cabita Meninggal Dunia

9 April 2024, 10:14
Penderita TBC di Bontang Meningkat, 237 Anak Terpapar
Bontang

Penderita TBC di Bontang Meningkat, 237 Anak Terpapar

24 Maret 2023, 13:30

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parkiran Semrawut di Tanjung Laut Bontang, Warga Keluhkan Akses Tertutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Bontang Berulah Lagi, Uang Curian Rp20 Juta Ludes untuk Judi Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 2.753 Warga Bontang Tak Lagi Ditanggung BPJS Gratis dari Pusat, Ini Solusi Pemkot

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dishub Bontang Siapkan Penataan Parkir Kafe di Tanjung Laut Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.