• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Protokol Kesehatan untuk Lingkungan Kerja Mulai Disusun

by Fitri Wahyuningsih
28 Mei 2020, 09:21
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Ilustrasi industri migas.

Ilustrasi industri migas.

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Pemkot Bontang mulai menyusun protokol kesehatan Covid-19 jelang new normal di lingkungan kerja atau industri. Hal itu diungkapkan  Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Bontang Ahmad Aznem.

“Tadi (kemarin, Red) rapat perdana. Belum begitu detail protokolnya. Masih yang umum seperti yang kita tahu,” ujar Aznem.

Dia menjelaskan, protokol kesehatan selama normal baru untuk lingkungan kerja atau industri dimulai dengan mengidentifikasi tingkat risiko penularan. Ada tiga faktor risiko tersebut.

Pertama, faktor pekerjaan. Risiko penularan ini hadir lantaran sudah menjadi konsekuensi pekerjaan itu sendiri. Misalnya buruh pabrik yang bekerja di satu ruangan namun dalam jumlah orang banyak. Atau mereka yang pekerjaannya menuntut harus tatap muka langsung, atau intens bertemu banyak orang di satu waktu, sangat berpotensi tertular Covid-19. Seperti customers service, teller, dan kasir.

Baca Juga:  Ratusan Pekerja Kena Dampak Korona

Kedua, faktor di luar pekerjaan. Seseorang dapat tertular virus SARS-CoV-2 bukan hanya di tempat kerja pun lingkungan rumah atau komunitas. Dan terakhir, faktor komorbiditas atau terserang Covid-19 lebih besar karena memiliki penyakit bawaan dalam tubuh. Seperti diabetes, hipetensi, ganguan ginjal dan paru.

Sebabnya, kata Aznem, untuk menekan faktor risiko ini, perusahaan dituntut untuk memfasilitasi tempat kerja yang aman dan sehat. Higienitas dan sanitasi di lingkungan kerja wajib dijaga.

Misalnya, menjaga sirkulasi udara di lokasi kerja. Memastikan seluruh area bersih dan higienis dengan menyemprotkan disinfektan 4 jam sekali. Utamanya di titik yang kerap disentuh banyak orang. Semisal saklar, gagang pintu, tombol lift, dan tangga. Menyediakan sarana cuci tangan, serta mengkampanyekan gerakan masyarakat hidup sehat (Germas). “Hal-hal seperti pakai masker, jaga jarak minimal 1,5 meter, rajin cuci tangan, yang umum seperti ini wajib pekerja lakukan,” tegasnya.

Baca Juga:  Disnaker Buka Posko Pengaduan THR

Untuk lebih rinci terkait regulasi selama penerapan kelaziman baru, Disnaker Bontang akan berkoordinasi lebih lanjut dengan perusahaan. Sebab aturan ini juga harus kembali menyesuaikan bidang operasi tiap perusahaan. Namun pada dasarnya ialah lingkungan kerja selama kelaziman baru wajib berorientasi pada pencegahan dan pengendalian Covid-19 dan terintegrasi dengan kesehatan dan keselamatan kerja.

“Yang dibahas bersama Dinkes dalam rapat perdana ini hanya protokol Covid-19 secara umum. Untuk detilnya akan ada bahasan lebih lanjut Disnaker dengan perusahaan dan internal perusahaan itu sendiri,” kata Aznem. (*)

 

Tags: disnaker bontangIndustrinew normal
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Dua PJU Polda Kaltim Berganti

Next Post

Rapat New Normal, Besok Sudah Bisa Salat Jumat

Related Posts

Dishub Setuju Kantor Dipindah ke Pelabuhan
Bontang

Tunggu Instruksi Wali Kota, Pelabuhan Loktuan Belum Dibuka

3 Juli 2020, 17:30
Nihil Pasien Positif, Tujuh Warga Bontang Berstatus ODP
Bontang

Maklumat Kapolri Dicabut, Kegiatan Berkumpul Harus Dibekali Surat Izin

2 Juli 2020, 18:00
Boleh Beroperasi, Penumpang Bus Patas Belum Stabil
Bontang

Boleh Beroperasi, Penumpang Bus Patas Belum Stabil

2 Juli 2020, 13:00
Akses Bukit Kusnodo Dibuka 6 Juli
Bontang

Akses Bukit Kusnodo Dibuka 6 Juli

30 Juni 2020, 11:30
Dukung New Normal, Maklumat Kapolri terkait Covid-19 Dicabut
Nasional

Dukung New Normal, Maklumat Kapolri terkait Covid-19 Dicabut

28 Juni 2020, 09:00
Besok, Objek Wisata dan THM Boleh Buka, Tak Sesuai Protokol Terancam Izin Dicabut
Bontang

Besok, Objek Wisata dan THM Boleh Buka, Tak Sesuai Protokol Terancam Izin Dicabut

25 Juni 2020, 20:00

Terpopuler

  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.