• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

BTG-24 Swakarantina, Berikut Penjelasan Kadiskes Bontang

by Fitri Wahyuningsih
6 Agustus 2020, 17:55
in Bontang
Reading Time: 1 min read
0
Bahauddin. (Asad Prokompim for Bontangpost.id)

Bahauddin. (Asad Prokompim for Bontangpost.id)

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Bontang, Bahauddin menjelaskan soal BTG-24 yang diperkenankan swakarantina. Ini penting mengingat kasus tersebut perdana di Bontang.

Dalam pers conference daring, Kamis (6/8/2020) sore, Bahauddin mengatakan bila Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengeluarkan ketentuan terbaru terkait penanganan kasus Covid-19. Dalam salah satu poin ketentuan itu disebutkan, pasien positif yang tidak merasakan keluhan sakit, kondisi fisik dalam keadaan baik, tidak mengalami demam atau batuk seperti halnya gejala umum penderita Covid-19, diperkenankan isolasi mandiri di rumah.

”Yang tidak ada gejala bisa isolasi mandiri. Dihitungnya 10 hari sejak pengambilan sampel swab,” terang Bahauddin.

Ditambahkan, isolasi di rumah atau di rumah sakit pada prinsipnya sama: harus disiplin. Sehingga, ketika pasien melalukan swakarantina mereka wajib mematuhi protokol kesehatan. Mengkonsumsi obat-obatan dan melakoni aktivitas yang disarankan dokter.

Baca Juga:  Di Bontang Tak Pakai Masker, Siap-Siap Sapu Jalan Hingga Satu Kilometer

Adapun untuk kasus BTG-24. Sejak awal, ketika pengambilan sampel swab dilakukan, telah menunjukkan sikap resisten. Usai hasil keluar dan dinyatakan postif, menolak dirawat intensif di rumah sakit. Dengan alasan, merasa tubuh sehat tidak merasakan gejala apapun. Kendati ia masih bersedia datang sendiri ke RSUD kala diminta tim medis Covid-19.

“Sore dia inisiatif datang sendiri ke RSUD, walaupun tidak mau diisolasi,” ujarnya.

Kata Bahauddin, rekomendasi swakarantina tidak sembarang diberikan tim medis. Ada pemeriksaan yang mesti dilalui. Syarat utamanya, tentu saja, kondisi tubuh dalam keadaan baik (Tidak bergejala/OTG), komitmen menjalani proses penyebuhan seperti yang diinstruksikan. Yang juga tak kalah penting, warga yang bermukim dekat pasien positif tidak keberatan. Pun ketua RT setempat bersedia ikut mengawasi.

Baca Juga:  Nestapa Nakes Bontang di Masa Pandemi, Dilabeli Stigma Hingga Keluarga Dijauhi Tetangga

“Ada assesment-nya itu. Tidak sembarang,” tegasnya.

Karena memilih swakarantina, maka proses penyembuhan bergantung besar pada pasien sendiri. Tentu dibantu keluarga, Ketua RT, serta puskesmas dengan wilayah kerja tempat pasien Covid-19 bermukim. (*)

Tags: coronadiskes bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

BREAKING NEWS!! Bontang Kembali Catat Penambahan Satu Pasien Positif Covid-19

Next Post

Terkait Pemanfaatan Air Kolam Bekas Tambang, IMM Irit Bicara

Related Posts

Pilkada Serentak, APD Dibolehkan Jadi Alat Kampanye
Nasional

Epidemiolog UI Sebut Cara Pakai Masker Pemimpin yang Tidak Benar

30 Agustus 2020, 14:30
Kasus Positif Kembali Bertambah, BTG-12 Terpapar Covid-19 Usai dari Sulawesi Barat
Bontang

Bontang Tambah Satu Kasus Non-Klaster Covid-19

28 Agustus 2020, 20:17
Antigen Kandidat Vaksin Covid-19 Indonesia Selesai Oktober
Nasional

Pemerintah Wacanakan 2 Tipe Vaksin Covid, Berbayar dan Gratis

28 Agustus 2020, 18:00
Tak Perlu Masker Bedah atau N95, Warga Cukup Pakai Masker Kain
Bontang

Perwali Protokol Kesehatan Terbit, Mulai Teguran sampai Penahanan

28 Agustus 2020, 14:00
Bontang Transmisi Lokal, Anjungan Ujung Bontang Kuala Tidak Ditutup
Bontang

Bontang Transmisi Lokal, Anjungan Ujung Bontang Kuala Tidak Ditutup

28 Agustus 2020, 12:14
Bontang

Lagi, Satu Pasien Covid-19 Meninggal, Bontang Tambah 2 Kasus Baru

27 Agustus 2020, 17:50

Terpopuler

  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.