• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Kaltim Bermimpi Bangun LPKA

by BontangPost
7 Maret 2017, 13:01
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
IDEALNYA DIPISAH: Potret warga binaan pemasyarakatan anak di Samarinda belum lama ini. Mereka satu kawasan dengan tahanan dewasa sehingga rentan terpengaruh.NOFIYATUL CHALLIMAH/KALTIM POST

IDEALNYA DIPISAH: Potret warga binaan pemasyarakatan anak di Samarinda belum lama ini. Mereka satu kawasan dengan tahanan dewasa sehingga rentan terpengaruh.NOFIYATUL CHALLIMAH/KALTIM POST

Share on FacebookShare on Twitter

 

SAMARINDA – Ada 121 anak di Kaltim-Kaltara yang mendekam dalam penjara. Mereka dibui karena terlibat pelbagai masalah hukum. Mulai kasus narkoba, pasal perlindungan anak, atau pencurian. Ironisnya, di Kaltim belum ada Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) yang benar-benar terpisah.

Secercah harapan kemudian muncul dari gedung eks Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Parikesit, Kukar. Operasional LPKA Samarinda yang bertempat di eks gedung rumah sakit tersebut direncanakan dimulai tahun ini. Sayang, wujud LPKA pertama di Benua Etam itu tak terwujud.

“Sebab, ada kendala finansial. Mengingat, untuk mengoperasikan LPKA kami mesti membangun beberapa ruangan dan melakukan pembenahan. Persiapan ini menurut konsultan bisa menelan biaya Rp 30 miliar,” terang Kepala Kanwil Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Kaltim-Kaltara Agus Saryono.

Baca Juga:  Panwaslu Tetapkan 30 Anggota Panwascam 

Meski sudah berdiri di gedung eks rumah sakit, persiapan juga tak sedikit. Agus mengatakan, untuk menjadikan LPKA, mereka harus membangun pagar, memberikan sekat, dan menyediakan beberapa gedung penunjang. Sebab, LPKA konsepnya seperti sekolah. Bukan tempat hukuman. Melainkan tempat untuk pembinaan anak.

Jika nilai mereka bagus, mereka bisa mendapatkan reward. Pun demikian dengan nilai yang rendah, mereka akan dipacu untuk belajar. Agus menambahkan, saat ini, LPKA sudah dilantik pejabatnya. Anggaran yang diusulkan beberapa waktu lalu pun hanya disetujui untuk operasional kantor. Bukan pembangunan atau operasional LPKA.

“Melihat kondisi keuangan saat ini, kami juga tidak bisa meminta bantuan ke pemerintah daerah. Jadi, kami hanya bisa menunggu sambil mencari alternatif lain,” imbuhnya. Dia mengungkapkan, pentingnya LPKA ini adalah memisahkan warga binaan pemasyarakatan (WBP) anak dengan dewasa. Sehingga, mereka tidak mendapat pengaruh buruk.

Baca Juga:  Target PAD DLH Tetap Sama

Selain itu, menjaga kondisi psikis WBP anak. Sebab, dengan menempatkan mereka di penjara memberikan tekanan psikis tersendiri. Berbeda jika mereka dipisahkan. Tidak ada embel-embel lembaga pemasyarakatan atau lapas. Menurut dia, pada dasarnya, penjara adalah pilihan terakhir untuk anak.

Jika nanti LPKA Samarinda jadi berdiri di Tenggarong, Kukar, maka tidak semua WBP anak akan dipindah ke LPKA. “Mungkin kami juga hanya memindahkan yang domisilinya di sekitar Tenggarong. Mungkin Samarinda, Bontang, atau Balikpapan. Sebab, kalau yang dari jauh seperti Nunukan atau Tarakan, kami khawatir keluarga tidak setuju,” pungkas Agus. (*/nyc/riz/kpg/gun)

Jumlah WBP Anak di Kaltim-Kaltara

Instansi                                                           Tahanan                                 Narapidana

Laki-Laki         Perempuan    Laki-Laki         Perempuan

Baca Juga:  IUP Batu Bara Mengepung Kota Tepian 

Lapas Klas IIA Balikpapan                 3                      0                      12                    0

Lapas Klas IIA Samarinda                 15                    0                      30                    1

Lapas Klas IIA Tarakan                      6                      1                      12                    0

Lapas Klas IIB Nunukan                    5                      0                      2                      0

Lapas Klas IIB Tenggarong               3                      0                      6                      1

Lapas Klas III Bontang                       0                      0                      14                    0

Rutan Klas IIB Tanah Grogot            3                      0                      2                      0

Rutan Klas IIB Tanjung Redeb          2                      0                      2                      1

Sumber: SMS Ditjen Pemasyarakatan per 6 Maret 2017

Print Friendly, PDF & Email
Tags: kriminal anaklapasMetro Samarinda
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Hindari Memberi Anak Empeng 

Next Post

Awali Karier dari Menyanyi di Kantor Gubernur

Related Posts

Diduga Dibawa Kabur, Remaja Putri asal Balikpapan Hilang Empat Bulan
Kaltim

Diduga Dibawa Kabur, Remaja Putri asal Balikpapan Hilang Empat Bulan

9 Juni 2024, 17:40
Rentan Peredaran Narkoba, Lapas Butuh Alat Pengacak Sinyal HP
Bontang

Narkoba Diduga Dikendalikan dari Lapas Bontang, Kalapas: Itu Pengakuan, Sudah Sering Kami Razia

1 Oktober 2020, 12:00
Mengintip Cara Terpidana Mati Asal Tiongkok Kabur dari Lapas
Nasional

Mengintip Cara Terpidana Mati Asal Tiongkok Kabur dari Lapas

23 September 2020, 15:55
90 Persen Bisnis Narkoba Dikendalikan Narapidana, Kaltim Masih Primadona para Bandar
Feature

90 Persen Bisnis Narkoba Dikendalikan Narapidana, Kaltim Masih Primadona para Bandar

24 Februari 2019, 16:00
Rutan Solo Ricuh, Pasukan TNI Dikerahkan Redam Kerusuhan
Nasional

Puluhan Lapas Rawan Pelanggaran

11 Februari 2019, 12:00
Jaringan Narkoba di Lapas Terungkap, Sipir dan Napi Ditangkap
Nasional

Jaringan Narkoba di Lapas Terungkap, Sipir dan Napi Ditangkap

25 Januari 2019, 20:20

Terpopuler

  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ironi Pajak Walet Bontang: Bangunan Ratusan, Setoran Nol

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpolairud Polres Bontang Bongkar Jaringan Sabu di Tanjung Laut Indah, Tiga Orang Diringkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Masuk Aturan KTR, Vape Tak Lagi Boleh Dihisap di Tempat Umum Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Reshuffle Kabinet Merah Putih, Prabowo Lantik 6 Pejabat Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.