bontangpost.id – Mantan Gubernur Kaltim periode 2006-2008 Yurnalis Ngayoh tutup usia, Senin (8/2/2021) sekitar pukul 04.30. Wakil Ketua DPRD Kaltim Sigit Prabowo menjelaskan selama memimpin Kaltim, Yurnalis Ngayoh merupakan sosok yang terbuka kepada semua golongan baik itu suku, agama dan Ras.
“Beliau mengakomodasi semua kepentingan golongan. Dan beliau orang baik. Kami dari DPRD Kaltim turut berduka cita meninggalnya Bapak Yurnalis Ngayoh semoga amal ibadahnya diterima,” ujar Sigit.
Ngayoh menjadi Wakil Gubernur Kaltim mendampingi Suwarna sebagai Gubernur Kaltim 2003-2006. Saat Suwarna divonis bersalah dalam kasus izin sawit sejuta hektar, Ngayoh melanjutkan tugasnya sebagai gubernur hingga Juli 2008.
Pada 2012 Ngayoh meluncur buku yang ditulisnya berjudul “Tapak-tapak Pengabdian” bertajuk Membangun Martabat dan Kesejahteraan Rakyat Kaltim. Buku tersebut mengulas persoalan apa yang dihadapi Kaltim dan memperlihatkan sejauh mana pengabdiannya selama memimpin menjadi gubernur.
Menurut Ngayoh, kemajuan ekonomi suatu daerah sangat erat hubungannya dengan budaya masyarakat. Sebelumnya ia juga menulis Buku “Obor dari Tanah Hulu” agar bisa memberikan inspirasi bagi masyarakat daerah.
Seorang blogger, Yohanes menjelaskan buku ”Obor dari Tanah Hulu” mengisahkan perjalanan hidup Yurnalis Ngayoh yang sangat normatif, administratif, taat hukum, taat pada warisan budaya, dan birokrat sejati.
Alumni Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah Mada Yogyakarta kelahiran Barong Tongkok, Kutai Barat, itu merintis karir dari bawah sebagai PNS. Hingga mencapai puncaknya sebagai gubernur. (myn)







