• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kriminal

Marak Prostitusi Online Anak di Bawah Umur, Terjebak Gaya Hedonisme

by BontangPost
20 Maret 2021, 19:00
in Kriminal
Reading Time: 2 mins read
0
EP (baju oranye) berstatus tersangka setelah terbukti menjadi muncikari menjajakan gadis di bawah umur kepada pria hidung belang. (Prokal)

EP (baju oranye) berstatus tersangka setelah terbukti menjadi muncikari menjajakan gadis di bawah umur kepada pria hidung belang. (Prokal)

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Fenomena anak di bawah umur yang ikut terjebak dalam bisnis prostitusi online, rupanya mendapat perhatian khusus.

Beberapa kali aparat penegak hukum membongkar praktik ilegal, bahkan mereka yang ada di lingkaran bisnis online terselubung itu merupakan pelajar yang masih di bawah umur. Mereka dijadikan korban eksploitasi muncikari. Aplikasi MiChat menjadi wadah yang kerap digunakan untuk memasarkan anak di bawah umur.

Maraknya remaja menjadi korban bisnis terlarang itu mendapat perhatian dari sosiolog Universitas Mulawarman (Unmul) Sri Murlianti. Menurut dia, tren remaja yang terlibat di dalam praktik prostitusi disebabkan beberapa faktor. Mulai faktor sosial maupun ekonomi.

Gaya hidup dalam pergaulan remaja masa kini menjadi faktor yang paling besar memengaruhi. Lingkaran pergaulan yang buruk, ditambah pengawasan orangtua yang lemah, menambah kemungkinan anak terjerumus. Terlebih saat ini setiap muda-mudi bisa dengan mudah terpapar konten-konten negatif.

Baca Juga:  Terlibat Prostitusi Online, VA Diciduk Polisi

“Jika anak-anak dilepas dengan gadget masing-masing yang tidak dikontrol, semua bisa masuk. Tidak dapat mengerti wacana apa yang masuk kepada anak-anak tersebut, itu yang berada di keluarga, kemudian lingkungan anak-anak, apa yang diajarkan lingkungan itu penting,” terang dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Unmul itu.

Pola hidup konsumtif dan hedon yang mengelilingi, kerap membuat para remaja ikut terjebak. Mengikuti pola hidup materialistik, yang dipandang lumrah dengan jalan singkat.

“Segala wacana yang mengepung kehidupan kita bukan hanya remaja, itu merupakan wacana hedon, yang mementingkan penampilan luar, bagaimana mencari uang dengan mudah,” terangnya.

Untuk itu, Sri menyarankan orangtua dan lingkungan sekitarnya harus lebih peka terhadap pergaulan anaknya. Jika perilaku menyimpang anak dibiarkan, dampaknya bertambah parah. Anak yang belum matang secara pemikiran, bisa dengan mudah diiming-imingi orang tak bertanggung jawab.

Baca Juga:  Ini Kronologi Prostitusi Online yang Diduga Libatkan Putri Pariwisata Indonesia asal Balikpapan

“Kalau kontrol orangtua lemah dan adanya pembiaran, maka akan semakin mengerikan. Kita harus kembali dengan komunikasi melalui emosional, dalam arti dari hati ke hati.

memastikan anak merasa dilindungi dan disayangi, serta berarti dalam keluarga. Ketika anak tidak merasakan hal itu, pasti akan menjadikan pembenaran di luar sana,” tukasnya.

Psikolog sekaligus Dosen di Unmul Ayunda Rahmadani juga angkat bicara dalam fenomena remaja yang terjerat pusaran prostitusi online. Alasan para remaja mudahnya terjerumus karena pola pikir yang masih rentan terpengaruh pergaulan.

“Ada namanya tekanan kelompok atau rekanan sebaya. Jadi kadang-kadang ada temannya yang terlibat dalam prostitusi bisa saja ikut terlibat. Ada kerentanan,” ungkap Ayunda.

Baca Juga:  Tarif Prostitusi Online Pelajar, Pakai Kondom Rp 800 Ribu, Tak Pakai Lebih Mahal

Banyaknya teman yang terlibat di dalam praktik prostitusi juga akan menambah peluang lebih lebar. Remaja yang masih polos, bisa saja berpandangan perilaku tak sesuai norma itu adalah lumrah.

“Bisa jadi nanti pikirannya sah-sah saja, karena temannya begitu. Itu yang rawan. Mereka mudah terpengaruh, ingin diakui dalam kelompok,” kuncinya. (*/dad/dra/k8)

Tags: prostitusi online
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Poros Tengah Lebih Dekat, Dari Kubar ke Samarinda Hanya Empat Jam

Next Post

Ujian Sekolah Pakai Skema Tatap Muka

Related Posts

Pria di Samarinda Todongkan Airsoft Gun karena Merasa Tertipu Prostitusi Online
Kriminal

Pria di Samarinda Todongkan Airsoft Gun karena Merasa Tertipu Prostitusi Online

9 September 2025, 16:56
Prostitusi Anak di bawah Umur di Berau, Sekali Kencan Minimal Rp 500 Ribu
Kriminal

Prostitusi Anak di bawah Umur di Berau, Sekali Kencan Minimal Rp 500 Ribu

15 Februari 2023, 15:34
Polsek Samarinda Kota Ringkus Tiga Pelaku Prostitusi Online
Kriminal

Polsek Samarinda Kota Ringkus Tiga Pelaku Prostitusi Online

31 Desember 2021, 20:00
Diduga Terlibat Prostitusi Online, Artis CA Ditangkap di Hotel Mewah
Kriminal

Diduga Terlibat Prostitusi Online, Artis CA Ditangkap di Hotel Mewah

31 Desember 2021, 09:26
Dua Kelompok Besar Prostitusi Online Kaltim, Beroperasi di Tiga Kota
Breaking News

Dua Kelompok Besar Prostitusi Online Kaltim, Beroperasi di Tiga Kota

16 November 2021, 11:00
Tangkap 3 Orang, Polsek Samarinda Kota Ungkap Kasus Prostitusi Online
Kriminal

Tangkap 3 Orang, Polsek Samarinda Kota Ungkap Kasus Prostitusi Online

15 November 2021, 11:30

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.