• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Ujian Sekolah Pakai Skema Tatap Muka

by BontangPost
20 Maret 2021, 20:00
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Ilustrasi

Ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Pelaksanaan ujian sekolah dipastikan memakai skema luring atau tatap muka. Seiring dengan menurunnya tren penyebaran Covid-19 di Kota Taman. Ujian ini merupakan salah satu persyaratan kelulusan baik di jenjang SD maupun SMP. Pasalnya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) meniadakan ujian nasional tahun ini.

Kabid Pendidikan Dasar Disdikbud Saparudin mengatakan pelaksanaan ini sekaligus dijadikan tahap simulasi tatap muka. Mengetahui sejauh mana persiapan yang dilakukan oleh satuan pendidikan untuk menerapkan protokol kesehatan. Sesuai dengan instruksi pemerintah pusat di masa pandemi Covid-19.

“Ujian sekolah dilaksanakan April mendatang. Tepat pada bulan puasa,” kata Saparuddin.

Berdasarkan kalender akademik pelaksanaan ujian sekolah diperkirakan jatuh pada 19-22 April mendatang. Disdikbud juga telah menyebarkan surat edaran 420/0272/Dikbud kepada seluruh satuan pendidikan pada 3 Maret lalu. Menindaklanjuti surat edaran yang telah dikeluarkan sebelumnya. Bernomor 420/0205/DIKBUD tertanggal 17 Februari.

Nantinya untuk jenjang SD terdapat tiga mata pelajaran yang diujikan. Meliputi bahasa Indonesia, matematika, dan IPA. Sementara pelajar kelas IX bakal menempuh empat matu uji berupa bahasa Indonesia, matematika, IPA, dan bahasa inggris. Tiap mata uji akan diselenggarakan dalam tempo sehari. Durasi per mata ujiannya maksimal dua jam.

“Mata pelajaran yang lain diatur oleh sekolah masing-masing,” ucapnya.

Ketentuan skema luring ialah tiap kelas hanya diisi oleh 16 pelajar. Bila menggunakan laboratorium komputer maka disesuaikan dengan kapasitas. Dengan tetap memperhatikan jarak antar peserta ujian agar tidak melanggar protokol kesehatan.

Bentuk ujian bisa berupa tes tulis maupun ujian berbasis komputer atau android. Meskipun demikian metode ini tidak saklek. Bila ada peserta ujian yang sakit atau ada keberatan dari orangtuanya. Maka proses ujian dapat dilakukan di rumah sakit atau ruang khusus tersendiri di sekolah. Tak hanya itu peserta ujian juga diwajibkan membawa perlengkapan alat tulis sendiri, membawa bekal masing-masing, menggunakan masker, mencuci tangan sebelum dan sesudah memasuki ruang ujian, menjaga jarak, serta tidak bergerombol selama pelaksanaan ujian.

Aturan juga dibuat untuk pengawas ujian. Tiap ruangan hanya diisi satu pengawas. Guru pengawas juga diprioritaskan mereka yang telah mendapatkan vaksin. Jika tidak ada, maka posisi pengawas dapat ditugaskan kepada guru lainnya.

Selain itu, selama proses ujian pengawas diharapkan tidak melakukan kontak fisik secara langsung dengan peserta. Maupun mengelilingi ruangan kecuali saat membagikan naskah soal ujian. Pengumpulan lembar jawaban nantinya diambil oleh pengawas.

“Setelah seluruh peserta meninggalkan ruangan,” ucapnya.

Berkenaan naskah soal jenjang SD dibuat oleh tim kelompok kerja guru (KKG). Melalui koordinasi dengan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S). Adapun tingkat SMP soal dibuat tim musyawarah guru mata pelajaran (MGMP) dikoordinasi melalui Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MMKS).

“Jika nantinya tidak ada lonjakan kasus Covid-19, maka metode ini akan diterapkan pada pelaksanaan ujian akhir semester,” pungkasnya. (*/ak)

Print Friendly, PDF & Email
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Marak Prostitusi Online Anak di Bawah Umur, Terjebak Gaya Hedonisme

Next Post

Pemanfaatan Waduk Marangkayu, Solusi Pemenuhan Air Bersih di Bontang

Related Posts

Ganti Rugi Longsor Mandek, Warga Kanaan Bontang Tagih Janji Pemilik Lahan
Bontang

Ganti Rugi Longsor Mandek, Warga Kanaan Bontang Tagih Janji Pemilik Lahan

30 April 2026, 15:58
Wanita Bontang Ditipu Pria Ngaku Pengusaha Tambang, Modus Bergaya Sultan Rugikan Rp1,1 Miliar
Kriminal

Wanita Bontang Ditipu Pria Ngaku Pengusaha Tambang, Modus Bergaya Sultan Rugikan Rp1,1 Miliar

30 April 2026, 14:33
Daratan Terkikis Ombak, Masa Depan Wisata Pulau Derawan Kini di Ujung Tanduk
Kaltim

Daratan Terkikis Ombak, Masa Depan Wisata Pulau Derawan Kini di Ujung Tanduk

30 April 2026, 13:44
Serapan Anggaran Rendah, Pemkot Bontang Kebut 7 Program Unggulan
Pemkot Bontang

Serapan Anggaran Rendah, Pemkot Bontang Kebut 7 Program Unggulan

30 April 2026, 11:35
RSUD Bontang Tambah Layanan Urologi, Pasien Tak Perlu Dirujuk ke Luar Daerah
Bontang

RSUD Bontang Tambah Layanan Urologi, Pasien Tak Perlu Dirujuk ke Luar Daerah

30 April 2026, 10:30
Konflik Pokir Memanas, DPRD Kaltim Tuding Gubernur Hambat Aspirasi Rakyat
Kaltim

Isu KKN Goyang Kursi Ketua DPRD Kaltim: Antara Tekanan Publik dan Hak Prerogatif Partai

30 April 2026, 09:20

Terpopuler

  • Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita Bontang Ditipu Pria Ngaku Pengusaha Tambang, Modus Bergaya Sultan Rugikan Rp1,1 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Ringkus Perempuan di Jalan Parikesit Bontang, Sabu Disembunyikan dalam Dompet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RSUD Bontang Tambah Layanan Urologi, Pasien Tak Perlu Dirujuk ke Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.