• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

PTM Kejar Capaian 60 Persen, Masih Ada Orangtua Larang Anak Divaksin

by Redaksi Bontang Post
21 Agustus 2021, 12:00
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Vaksinasi pelajar yang diselenggarakan BIN

Vaksinasi pelajar yang diselenggarakan BIN

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Pemkot Bontang terus menggenjot capaian vaksinasi pelajar. Mengingat pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) baru bisa digeber setelah cakupannya melewati 60 persen. Di hari kedua pelaksanaan vaksinasi yang bekerja sama dengan Badan Intelejen Negara (BIN) Kaltim tersebut menyasar dua sekolah. Meliputi SMPN 1 dan SMAN 1 Bontang.

Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Adi Permana menyebut kuota yang dialokasikan di tiap sekolah itu sejumlah 600 dosis. Bila diakumulasikan dengan penyaluran sebelumnya maka telah mencapai 1.500 dosis. “Capaian paling banyak hari ini (kemarin) karena langsung 1.200 dosis diselesaikan untuk dua sekolah,” kata Adi.

Ia menjelaskan merek vaksin yang disalurkan ke pelajar ialah sinovac. Pasalnya hingga saat ini belum ada uji klinis merek moderna terhadap rentan umur pelajar. Mulai usia 12-17 tahun.

Baca Juga:  Masuk Mal di Samarinda Harus Tunjukkan Sertifikat Vaksin

“Jadi belum bisa pakai moderna,” ucapnya.

Data Satgas cakupan vaksinasi untuk pelajar mengalami peningkatan. Sebelumnya berada di angka 0,6 persen. Per 20 Agustus naik menjadi 5,8 persen. Dari target 18.929 remaja baru tercapai 1.090 di dosis pertama. Sementara dosis kedua baru menyasar 54 remaja atau 0,3 persen.

Sementara Kepala SMPN 1 Riyanto menjelaskan dari total 837 siswa, sudah tersalurkan 612. Sejumlah 225 siswa, belum mendapat dosis pertama lantaran sejumlah alasan. Mulai dari masih melakukan isolasi mandiri, sedang sakit, dan berada di luar daerah.

“Ada juga orangtua yang tidak setuju anaknya divaksin,” tutur Riyanto.

Laporan ini berdasarkan informasi yang diterima wali kelas dari siswa maupun orangtua. Meski demikian, Riyanto belum bisa merincikan berapa angka persis dari tiap faktor yang ada. Sekolah pun bakal meminta surat pernyataan dari orangtua jika ada yang keberatan putra-putrinya divaksin.

Baca Juga:  1.000 Dosis Pfizer untuk Booster Siap Disalurkan

“Karena kalau ada apa-apa kami enak. Terserah alasannya masing-masing orangtua,” sebutnya.

Sekolah juga menyiapkan aplikasi bagi pelajar SMPN 1 yang sudah divaksin. Di samping sertifikat telah divaksin. Selain itu, ia menjelaskan informasi vaksinasi di sekolah yang dipimpinnya bersifat mendadak. Surat pemberitahuan baru diterima H-1 pelaksanaan, 16.00 Wita. Sekolah langsung melakukan persiapan lokasi malam harinya. Sementara Jumat (20/8) sekira 07.30 Wita vaksinasi dimulai.

“Kesannya waktunya agak buru-buru. Wali Kelas hanya mampu informasi ke muridnya melalui gerup kelas di sosial media,” terangnya.

Lokasi vaksinasi dan observasi dipusatkan di Aula SMPN 1. Tahapan skriningnya sekolah menyiapkan dua ruangan di belakang aula. Antreannya ditempatkan di kelas masing-masing. Ia mengakui ada perubahan skema penyaluran. Umumnya, ada penjadwalan yang dilakukan. Riyanto menyebut metode ini kurang efektif. Mengingat jam datang siswa tidak bisa tepat waktu.

Baca Juga:  Tak Punya Surat Vaksinasi, Calon Penumpang KM Cattleya Express Gagal Berangkat

“Bagi siswa yang datang duluan menempati pelayanan lebih dahulu. Jadi yang terakhir ya belakang. Kendalanya karena hari Jumat terpotong waktu salat,” urainya.

Riyanto mengakui penyaluran terjadi hingga sore hari. Karena ada penumpukkan di tahapan screening. Sebab tenaga kesehatan kurang maksimal. Ia merincikan ada 15 petugas yang disiagakan di fase itu. Vaksinasi ada delapan petugas. Sementara observasi sekira sembilan petugas kesehatan.

Terkait pelajar yang belum divaksin, sekolah menunggu arahan dari Badan Intelejen Negara (BIN) dan Diskes. Mereka meminta sekolah tetap melakukan pendataan. Jika ada kuota tambahan akan diinformasikan ke sekolah. (*/ak)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: vaksin pelajarvaksinasi
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Polisi Hadirkan Saksi Ahli Terkait Kecelakaan Maut yang Tewaskan Warga Gunung Telihan

Next Post

Faskes Wajib Sesuaikan Tarif Swab PCR, DPRD; Tak Patuh Laporkan

Related Posts

Booster Masih Kurang? Pfizer Siapkan Vaksin Covid-19 Dosis Keempat
Bontang

Akhir Januari Seribu Dosis Kedaluwarsa, Warga Diimbau Segera Vaksin

7 Januari 2023, 16:06
Waktu Terbaik untuk Suntik Vaksin Booster saat Ramadan
Bontang

Mulai 2023, Layanan Vaksin Covid-19 Terpusat di Puskesmas

31 Desember 2022, 10:00
IndoVac Bisa Jadi Booster Kedua Vaksin Covid-10 untuk Lansia
Nasional

IndoVac Bisa Jadi Booster Kedua Vaksin Covid-10 untuk Lansia

25 November 2022, 16:56
Layanan Vaksinasi Kembali Dibuka, Bontang Dapat Jatah Seribu Dosis
Bontang

Sinovac Masih Kosong, Status Vaksinasi Anak 6-11 Tahun Terancam Drop Out

24 November 2022, 18:30
Omicron Diduga Sudah Mulai Masuk Bontang
Bontang

Satgas Covid-19 Bontang Mulai Buka Pelayanan Vaksin Dosis Keempat untuk Lansia

23 November 2022, 11:21
Dapat Kuota Lebih, Besok 4 Ribu Dosis Vaksin Disalurkan
Bontang

Dapat Kuota Lebih, Besok 4 Ribu Dosis Vaksin Disalurkan

8 November 2022, 14:31

Terpopuler

  • Creative Night Market Bontang Kembali Digelar, 100 UMKM Ramaikan Jalan Cut Nyak Dien

    Creative Night Market Bontang Kembali Digelar, 100 UMKM Ramaikan Jalan Cut Nyak Dien

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Daftar Tempat Parkir di Bontang yang Wajib Bayar Pajak Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Didominasi Perempuan, Wali Kota Bontang Lantik Camat dan 10 Lurah Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penjual Air Kesehatan Sebar Hoax

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Investasi Bodong Rugikan Rp18 Miliar, Istri Anggota DPRD Bontang Ikut Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.