• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Loktuan Terbanyak Penyandang Disabilitas, Lakukan Pendataan dengan Kapal Si Geo

by Fitri Wahyuningsih
18 September 2021, 12:16
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Ilustrasi. (shutterstock)

Ilustrasi. (shutterstock)

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Sebanyak 749 penyandang disabilitas berada Bontang. Paling banyak di Kelurahan Loktuan, yakni 97 orang. Sisanya tersebar di Berebas Tengah 72 orang, Berbas Pantai 71, Belimbing 21, Api-Api 8, Tanjung Laut Indah 57, Tanjung Laut 73, dan Satimpo 11. Lalu Kanaan 14, Gunung Telihan 47, Gunung Elai 41, Guntung 52, Bontang Lestari 25, Bontang Kuala 24, serta Bontang Baru 62.

Proporsi terbesar diisi penyandang disabilitas fisik atau daksa 228 orang. Kemudian mental atau gangguan jiwa 74 orang, dan intelektual atau grahita 64 orang.

Untuk melakukan pendataan lebih lanjut, Dinas Sosial dan Pemberdayaan Manusia (Dissos-PM) menerbitkan Kartu Khusus Penyandang Disabilitas Berbasis Geospasial (Kapal Si Geo).

Kapal Si Geo adalah kartu identitas bagi penyandang disabilitas yang terdata dalam database untuk memperoleh akses program dan layanan mendasar. Keunggulannya, mempermudah pengumpulan data disabilitas dan membuat data mudah diperbarui.

Baca Juga:  Disabilitas Butuh Pelukan, Jangan Pandang Lemah, Mereka Punya Kelebihan 

Kasi Rehabilitasi Penyandang Disabilitas Dissos-PM Bontang Suratmi mengatakan, ada 13 layanan dasar ditangani kartu ini. Yakni layanan data dan pengaduan, kedaruratan, pengurusan identitas, pemenuhan pangan, pemenuhan sandang, layanan alat bantu kesehatan, dan layanan perbekalan kesehatan.

Kemudian layanan bimbingan sosial keluarga penyandang disabilitas, akses pendidikan dan kesehatan dasar, layanan penelusuran asal usul penyandang disabilitas hingga ke daerah asal, layanan reunifikasi dalam keluarga asal, layanan rujukan kelayakanan professional lainnya. Terakhir, layanan  bimbingan fisik, mental, sosial, spiritual penyandang disabilitas. “Semuanya layanan dasar,” sebutnya, Kamis (16/9) siang.

Sementara, Ketua Forum Pemuda Disabilitas Kreatif Bontang (FPDK) Bontang Ahmad Akbar Saputra mengatakan inovasi Dissos-PM itu patut diapresiasi. Setidaknya mereka berupaya memonitor keberadaan dan jumlah mereka. Melalui data yang mudah diperbarui, terintegrasi, dan mudah di akses melalui internet.

Baca Juga:  Difabel Bontang, Setengah Mati Mencari Kerja di Kota Industri

Namun ada yang menjadi sorotannya. Pertama, soal penggunaan kartu itu. Misal dijelaskan, bila Kapal Si Geo ada untuk mempermudah penyandang disabilitas memperoleh akses layanan dasar. Yang jadi pertanyaan kemudian, bagaimana cara ia digunakan. Apakah penyandang disabilitas cukup menunjukkan kartu itu ke layanan dasar yang dituju, atau ada cara lain.

“Itu yang tidak kami pahami. Apakah kami tunjukkan, ini kartu Si Geo, saya mau daftar kuliah, bisa seperti itu atau bagaimana?” tanyanya.

Kedua, kata Akbar persoalan mendata dan memperbarui data penyandang disabilitas sejatinya jadi tugas Dissos-PM. Kartu itu bagus, tapi ada hal lain yang dibutuhkan alih-alih sekadar mengumpulkan data. Yakni pemberian program pemberdayaan.

Baca Juga:  Penanganan Disabilitas dan Pembangunan di Pesisir Diharapkan Masuk dalam RPJMD Basri-Najirah

Selama ini, sebutnya, penyandang disabilitas sekadar didata, namun tak ada program yang bisa membuat mereka punya daya saing. Dari data-data seperti ini, biasa pemerintah hanya menyalurkan bantuan uang tunai, atau sembako. Sementara yang jauh lebih penting ada program pemberdayaan nyata. Agar penyandang disabilitas tidak terus-terusan bergantung dengan orang lain.

“Bukan tidak suka kalau diberi bantuan. Cuma yang dibutuhkan ini adalah program kerja yang berkelanjutan,” tegasnya. (*)

Tags: Disabilitasdisabilitas bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Jenazah Iswahyudi, Korban Kecelakaan Pesawat Tiba di Rumah Duka di Balikpapan

Next Post

Dua Sumur Perumda Tirta Taman di Bontang Barat Bermasalah, 6.000 Pelanggan Kena Imbas

Related Posts

Disabilitas Gagal Terbang Gegara Kursi Direbut Pejabat
Nasional

Disabilitas Gagal Terbang Gegara Kursi Direbut Pejabat

11 Mei 2022, 09:35
Difabel Bontang, Setengah Mati Mencari Kerja di Kota Industri
Bontang

Difabel Bontang, Setengah Mati Mencari Kerja di Kota Industri

21 Februari 2022, 10:05
2 Penyandang Disabilitas Ikut SKD CPNS, Dapat Pendampingan saat Tes
Bontang

2 Penyandang Disabilitas Ikut SKD CPNS, Dapat Pendampingan saat Tes

7 Oktober 2021, 10:27
Penanganan Disabilitas dan Pembangunan di Pesisir Diharapkan Masuk dalam RPJMD Basri-Najirah
Breaking News

Penanganan Disabilitas dan Pembangunan di Pesisir Diharapkan Masuk dalam RPJMD Basri-Najirah

21 September 2021, 09:00
Agus Haris Dorong Pemerintah Ciptakan Program Pemberdayaan bagi Penyandang Disabilitas
DPRD Bontang

Agus Haris Dorong Pemerintah Ciptakan Program Pemberdayaan bagi Penyandang Disabilitas

18 September 2021, 15:30
Merajut Asa Lewat Forum Pemuda Disabilitas Bontang
Bontang

Merajut Asa Lewat Forum Pemuda Disabilitas Bontang

15 September 2021, 09:00

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.