• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Sarang Walet di Permukiman Disorot 

by BontangPost
28 Maret 2017, 18:47
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
SARANG WALET: Ini merupakan sarang walet yang berada dipemukiman warga. Tidak hanya satu, sarang walet tersebut satu paket dengan penghuninya.(Foto Dhedy/Sangatta Post )

SARANG WALET: Ini merupakan sarang walet yang berada dipemukiman warga. Tidak hanya satu, sarang walet tersebut satu paket dengan penghuninya.(Foto Dhedy/Sangatta Post )

Share on FacebookShare on Twitter

 

Bupati Isyaratkan Eksekusi Pengusaha  Ilegal 

SANGATTA – Maraknya sarang walet di tengah permukiman yang tersebar di Kutim menjadi sorotan masyarakat. Keberadaannya dianggap mengganggu kenyamanan warga. Terlebih rumah yang berdampingan langsung dengan sarang tersebut. 

Tidak hanya terganggu dengan suara burung tersebut, kotorannya pun dikeluhkan.

Pasalnya, selain menimbulkan bau yang tidak sedap, kotorannya dikabarkan mengandung penyakit yang berbahaya. Karena dalam kotoran mengandung sejuta bakteri. Hal ini terbukti jika tersentuh tangan, maka terasa gatal dan menimbulkan bintik-bintik halus. Sangat khawatir, jika terus bersentuhan langsung dengan sarang walet tersebut, akan menimbulkan dampak yang lebih besar.

“Awalnya nyaman, tentram. Setelah ada sarang walet di permukiman ini kami sangat terganggu. Suara burung ditambah suara kaset yang sangat nyaring membuat kami bising. Belum lagi kotorannya bertebaran dimana-mana,” ujar Rina Hapsari, salah seorang warga Sangatta Selatan.

Baca Juga:  Data Pemilih Lansia Terindikasi Berubah

Hal ini dijuga dirasakan Ayu Ribka. Warga Sangatta Utara ini  meminta kepada pemerintah untuk menertibkan semua sarang walet yang mengganggu ketentraman masyarakat. Terlebih bagi pemilik yang tidak mengantongi izin. Selain mengganggu, keberadaannya tidak memberikan sumbangsih besar bagi masyarakat sekitar, terlebih daerah.

“Memang saya pernah diundang makan, dikasih mie. Tetapi saya enggak mau. Karena saya anggap pemberiannya jauh dari penderitaan yang saya rasakan. Kami mau tegur enggak enak juga. Jadi kami harap pemerintah tegas,” pintanya.

Sementara itu, Bupati Kutim, Ismunandar, berencana akan menertibkan pendirian sarang burung walet  ilagal. Hal ini mengacu pada aturan ketertiban pembangunan yang berpedoman pada Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan izin gangguan (HO).

“Untuk meminimalisir adanya gangguan kenyamanan masyarakat di sekitar bangunan sarang burung walet, pemerintah Kutim berencana akan menertibkan pendirian sarang burung walet,” tegas Ismu.

Baca Juga:  Elpiji Langka, Pasokan Datang Langsung Ludes Hitungan Jam 

Dirinya meminta kepada instansi terkait bertindak tegas. Jika cara persuasif gagal dilakukan, maka terapkan langkah tegas sesuai dengan aturan. Jangan sampai, keberadaannya akan menimbulkan dampak lebih besar.

“Jika tidak, kami meminta agar aparat terkait bersikap tegas. Bila menyalahi aturan pembangunan dan berpotensi menimbulkan permasalahan lingkungan dan masyarakat, maka diminta untuk tidak memberikan rekomendasi dan izin pembangunan,” ancamnya.

Kebijakan itu harus diambil agar pengusaha sarang walet bisa mengikuti aturan. Dengan begitu, keberadaannya bisa memberikan sumbangsih besar kepada pemerintah melalui PAD. Karena saat ini, Kutim tengah gencar menggali dan memaksimalkan semua potensi yang dimiliki daerah.

“Belajar dari kondisi defisit keuangan yang dialami Kutim se tahun belakangan ini, kita tidak bisa berpangku tangan mengharapkan anggaran dari pusat saja. Seperti bagi hasil royalti minyak dan batu bara. Tetapi wajib menciptakan PAD sendiri. Seperti sarang walet ini merupakan potensi besar bagi kita. Karenanya semua pengusaha dituntut untuk melengkapi semua perizinannya,” katanya. (dy)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: ilegalPengusahaSangatta PostWalet
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Pemkab Giatkan Gali Potensi Kearifan Budaya Lokal  

Next Post

Raksasa Kejam Dimusnahkan, Hilangkan Sifat Buruk Manusia 

Related Posts

Wisata “Maut” Danau Eks Tambang Tak Berizin
Kaltim

Wisata “Maut” Danau Eks Tambang Tak Berizin

28 Juni 2023, 08:49
Siap-siap, Harga Rumah Subsidi Bakal Naik Bulan Ini
Kaltim

Tak Ada Jaminan Peserta Punya Rumah, Pengusaha Kaltim Kompak Tolak Tapera

9 Juni 2020, 12:30
240 Batang Ulin Tak Berizin Disita
Kaltim

240 Batang Ulin Tak Berizin Disita

13 Februari 2019, 16:30
Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el
Breaking News

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el

24 Desember 2018, 15:30
Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri
Breaking News

Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri

24 Desember 2018, 15:10
Pemkab Harus Terbuka
Breaking News

Pemkab Harus Terbuka

24 Desember 2018, 15:05

Terpopuler

  • Wanita Bontang Ditipu Pria Ngaku Pengusaha Tambang, Modus Bergaya Sultan Rugikan Rp1,1 Miliar

    Wanita Bontang Ditipu Pria Ngaku Pengusaha Tambang, Modus Bergaya Sultan Rugikan Rp1,1 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RSUD Bontang Tambah Layanan Urologi, Pasien Tak Perlu Dirujuk ke Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pro-Kontra Rombel, Komite SMAN 1 Bontang Pilih Dukung Penambahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ganti Rugi Longsor Mandek, Warga Kanaan Bontang Tagih Janji Pemilik Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.