• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kriminal

Kronologis Dua Santri yang Pukuli Gurunya hingga Tewas, Menyamar Pakai Topeng

by Redaksi Bontang Post
26 Februari 2022, 09:13
in Kriminal
Reading Time: 2 mins read
0
Polisi saat melakukan konferensi pers kronologis dua santri yang menganiaya guru hingga meninggal

Polisi saat melakukan konferensi pers kronologis dua santri yang menganiaya guru hingga meninggal

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ari Fadly, mengungkap kronologi dua orang santri yang tega menganiaya gurunya hingga berujung maut, lantaran hanya ingin mengambil ponselnya yang disita, Jumat (25/2).

Akibat perbuatannya kedua tersangka yang masih di bawah umur tersebut, dijerat dengan pasal 340 KUHPidana subs pasal 338 KUHP subs pasal 170 ayat (3) KUHPidana.

“Karena ada unsur perencanaannya, sehingga kami kenakan pasal perencanaan 340 KUHPidana, serta mengakibatkan kematian pasal 338 dan pengeroyokan pasal 170 KUHPidana,” ungkap Kapolresta Samarinda dalam pers rilisnya.

“Untuk ancamannya, akan menggunakan sistem peradilan anak, karena tersangka masih di bawah umur, untuk itu kami akan berkoordinasi dengan pihak Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II A Samarinda, untuk pendampingannya,” sambung Kapolresta Samarinda.

Baca Juga:  Minta Uang Rp 2 Juta, Anak Tega Aniaya Ibu Kandung

Pada Rabu (23/2) sekitar pukul 05.30 korban Berinisial EHP (40) ditemukan tergeletak di samping tembok Ponpes Daarussa’adah di Jalan Mugirejo RT 18 Lubuk Sawah Kelurahan Mugirejo Kecamatan Sungai Pinang, dengan wajah berlumuran darah, akibat pukulan balok di kepala korban hingga akhirnya meregang nyawa.

Diketahui saat itu korban hendak membangunkan kedua tersangka, untuk salat subuh berjamaah. Ponsel keduanya yang disimpan di bawah bantal pun disita oleh korban, lalu setelahnya, kedua tersangka dibangunkan.

Saat itulah timbul niat jahat kedua santri tersebut, untuk mengambil kembali ponsel dari korban. Mereka merencanakan untuk membuat pingsan korban, kemudian mereka menggunakan topeng serta hoodie (jaket dengan tutup kepala), untuk menutupi wajah mereka dan menunggu di jalan (TKP) yang biasa dilalui korban.

Baca Juga:  Habis Mabuk Bareng, Pria di Marangkayu Ditikam Mantan Majikan

Kedua pelajar pondok pesantren pun, telah menyiapkan dua balok kayu, yang ada di sekitar TKP untuk memukul korban sampai pingsan.

Usai menunaikan salat subuh sekitar pukul 05.30, korban melewati jalan di samping pesantren, dan secara tiba-tiba salah satu tersangka langsung memukul korban, tetapi korban sempat menghindar dan tersungkur bersama roda dua yang dikendarainya.

Saat itulah salah satu tersangka langsung memukul korban dengan kayu balok sebanyak tiga kali, disusul tersangka lainnya hingga korban tak berdaya.

Akibatnya korban mengalami luka berat di bagian kepala, hingga mengucurkan banyak darah. Karena melihat korban sudah lemas akhirnya kedua tersangka mematikan motor korban yang masih menyala dan mengambil ponsel keduanya di dashboard motor korban.

Baca Juga:  Rebutan Cewek Berujung Maut, Pemuda di Banjarmasin Tewas Ditikam

Untuk kayu balok pun dibuang di sekitar TKP, sementara  topeng dibuang di belakang pesantren. Adapun  hoodie yang digunakan dicuci oleh tersangka, selanjutnya, mereka kembali ke pondok dan pura-pura tidur. (prokal)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: penganiayaan
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Dukung Ketahanan Pangan, Pupuk Kaltim Tingkatkan Produktivitas Petani

Next Post

Kerugian Negara Kasus BME Susut, Kejari Sebut Inspektorat Hitung Ulang

Related Posts

Mayat Pegawai Disimpan di Freezer, Dua Karyawan Kios Ayam Geprek di Bekasi Ditangkap
Bontang

Mayat Pegawai Disimpan di Freezer, Dua Karyawan Kios Ayam Geprek di Bekasi Ditangkap

30 Maret 2026, 09:53
Cekcok di THM Bontang Berujung Penganiayaan, Perempuan 21 Tahun Diamankan Polisi
Kriminal

Cekcok di THM Bontang Berujung Penganiayaan, Perempuan 21 Tahun Diamankan Polisi

21 Januari 2026, 14:42
Viral Video Pengeroyokan di Simpang Tiga Berebas Tengah Bontang, Polisi Lakukan Penyelidikan
Bontang

Viral Video Pengeroyokan di Simpang Tiga Berebas Tengah Bontang, Polisi Lakukan Penyelidikan

1 Januari 2026, 18:59
Berebut Lahan, Dua Warga Bontang Bacok Keluarga Sendiri
Bontang

Berebut Lahan, Dua Warga Bontang Bacok Keluarga Sendiri

27 Desember 2025, 12:20
Tersinggung Ditegur Tak Boleh Merokok, Debt Collector di Samarinda Tusuk Warga dengan Pisau Lipat
Kaltim

Tersinggung Ditegur Tak Boleh Merokok, Debt Collector di Samarinda Tusuk Warga dengan Pisau Lipat

25 November 2025, 10:00
Tolak Ajakan Mantan Pacar, Mahasiswi Samarinda Dianiaya dan Diancam Sebar Video Syur
Kaltim

Tolak Ajakan Mantan Pacar, Mahasiswi Samarinda Dianiaya dan Diancam Sebar Video Syur

28 Oktober 2025, 09:37

Terpopuler

  • Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Ringkus Perempuan di Jalan Parikesit Bontang, Sabu Disembunyikan dalam Dompet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasus Pedofil di Bontang Utara, UPT PPA Minta Warga Jangan Sudutkan Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.