bontangpost.id – Untuk mendukung kelancaran Program Rantang Kasih, sangat penting memperhatikan porsi makan lansia demi mencukupi kebutuhan gizi dan mendukung kesehatan tubuh mereka.
Akademisi Balikpapan yang juga Ketua Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Kaltim Wiryanto menyebut, umumnya para lansia atau orang yang berusia lebih dari 50 tahun wajib untuk melengkapi nutrisi dalam menu makanan sehat setiap hari.
Pasalnya, banyak lansia yang mengalami tekanan darah tinggi, penyakit jantung, serta diabetes. Selain bisa menekan gejala penyakit, pola makan sehat lansia juga dinilai mampu memperlambat perkembangan penyakit.
Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Persatuan Ahli Gizi (Persagi) Kaltim ini mengatakan, kebutuahn gizi seimbang yang harus didapat lansia meliputi pemenuhan karbohidrat seperti nasi atau bubur 150 gram, sayur hijau satu porsi/75 gram kuah ataupun tanpa kuah, protein yang tersaji dalam lauk pauk hewani dan nabati sebanyak 50 gram, serta buah dengan tekstur agak lembek seperti pisang, jeruk, pepaya dan lainnya.
“Kebutuhan nutrisi berbeda-beda pada setiap lansia, khususnya mereka yang memiliki masalah kesehatan tertentu. Perawatannya pun juga tidak sama,” ujarnya, Jumat (6/5/2022).
Meski begitu, kata dia, semua unsur tersebut harus tersedia setiap kali makan. Terlebih makan utama dan makan selingan. Utamanya dengan menerapkan prinsip porsi makan sedikit namun rutin.
“Sebenarnya makan apa saja boleh. Hanya saja makanan yang perlu dihindari yang mengandung lemak seperti santan,” timpalnya.
Ia mencontohkan menu makanan yang dapat diterapkan untuk sarapan seperti bubur ayam atau nasi yang dilengkapi dengan lauk udang dan tahu bacem juga tumis kacang panjang. Makan siangnya nasi dengan lauk ikan atau ayam dilengkapi dengan sayur bening atau sop. Kemudian, untuk menu makan malam dapat disajikan nasi yang dilengkapi dengan pepes ikan dan sayur capcay serta buah-buahan.
Buntut kritik menu makanan program Rantang Kasih yang dilayangkan oleh Ketua DPRD Bontang kepada Dinsos-PM sebanyak dua kali, redaksi bontangpost.id mencoba menyambangi tiga warung makan di Bontang untuk membeli paket menu makanan seharga Rp 20 ribu.
Warung pertama yang disinggahi berlokasi di Jalan Parikesit Kelurahan Bontang Baru. Dari warung tersebut didapati dua menu paket lengkap yang berbeda. Satu menu berisikan nasi putih, ayam bakar dan sayur bening bayam dan satu menu lainnya berisikan nasi putih, ayam bakar, sayur sop ayam serta tempe bacem.
“Kalau lauk ikan Rp 25 sampai Rp 30 ribu,” ujar Sri sang pemilik warung.


Berbeda lokasi, warung kedua yang disambangi yakni Jalan Ir Juanda Kelurahan Tanjung Laut. Dari warung tersebut kembali didapati paket menu lengkap.
Menu pertama seharga Rp 20 ribu berisi nasi putih, pepes ikan tongkol dan sayur tumis kacang panjang. Sedangkan menu kedua seharga Rp 17 ribu yang terdiri dari nasi putih, botok sayur dan hati ayam.


Sedangkan warung terakhir yang redaksi datangi yakni warung bubur ayam di Jalan DI Panjaitan, Bontang Utara. Satu porsi bubur ayam lengkap dengan telur dibanderol Rp 17 ribu.

Dari penelusuran tersebut, diketahui menu makanan seharga Rp 20 ribu sudah bisa mendapat berbagai macam jenis lauk dan sayuran.
Sebagai informasi, menu rantang kasih seharga Rp30 ribu per porsi bukanlah harga dari keseluruhan menu makanan yang disediakan bagi lansia. Melainkan, harga Rp30 ribu, mencangkup biaya operasional. (*)







