bontangpost.id – Satu dari tiga Kelompok Masyarakat (Pokmas) pengelola Program Rantang Kasih yang ada di Bontang turut angkat bicara soal menu makanan yang disajikan kepada para lansia.
Ketua koordinator Pokmas Sehat Sejahtera Farida Jumaidah mengatakan, pihaknya menyalurkan untuk warga Bontang Utara. Sebanyak 28 lansia menerima manfaat program tersebut. Terbanyak berada di Kelurahan Api-Api, yakni 18 penerima.
Ia menyebut menu yang disajikan kepada tiap lansia sudah sesuai dengan standar yang ditetapkan Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial dan Pemberdayaan Perempuan (Dinsos-PM). Namun, pengolahan menu tiap Pokmas tidak sama. Dalam artian tiap Pokmas memiliki inovasi dalam mengolah menu makanan tersebut.
“Dalam sebulan itu sudah di tentukan lauk serta sayurnya apa saja. Nah, fungsi tiap Pokmas itu mengembangkan menu tersebut. Misalnya dalam sebulan ada 18 kali pengolahan telur. Itu bisa di kembangkan seperti telur dadar, semur telur dan sebagainya. Tergantung Pokmas-nya mau ngolah menjadi apa,” bebernya.
Farida merincikan, awal penyaluran Rantang Kasih yakni Maret 2022 anggaran yang dikeluarkan sebanyak Rp 61.607.200. Angka tersebut terbilang besar lantaran pihaknya harus melengkapi beberapa keperluan. Seperti pembelian kompor, rantang, alat masak, alat kebersihan, tabung gas, dan sebagainya.
Sedangkan rincian menu pada Maret yakni telur sebanyak 22 kali, daging 8 kali, ayam 16 kali, dan ikan 16 kali.
“Karena bulan itu baru di mulai jadi biayanya lumayan banyak. Untuk rantangnya saja penerima harus dua rantang. Karena jam makannya siang dan sore,” imbuhnya.
Sedangkan pada April lalu rincian menu yang disajikan yakni telur sebanyak 20 kali, daging 8 kali, ayam 16 kali dan ikan 16 kali. Dengan total anggaran yang dihabiskan Rp 49.140.000 rupiah.
“Total menu makanan yang disalurkan dalam sebulan 60 kali. Karena sehari dua kali penyaluran,” ujar Farida.
Lebih lanjut, pada bulan ini rincian menu yang disiapkan oleh Pokmas yaitu ayam 18 kali, daging 10 kali, ikan 16 kali dan telur 18 kali.
“Besaran anggarannya bulan ini belum tahu. Karena tiap akhir bulan kami baru setor LPJ (laporan pertanggungjawaban). Nah, dari situ baru bisa tahu berapa anggaran yang dihabiskan,” tuturnya.
Farida menyebutkan, dalam satu Pokmas terdiri dari 11 anggota. Yang mana nominal upah tiap anggota dalam satu bulan telah ditentukan dari Dinsos-PM.
Di antaranya adalah satu orang juru masak mendapat honor Rp 2 juta, satu orang packing atau penjamah mendapat honor Rp 1 juta, satu orang pengawas mendapat honor Rp 800 ribu, satu orang tukang bersih-bersih mendapat honor Rp 750 ribu.
Lalu, satu orang ketua pelaksana mendapat honor Rp 800 ribu, satu orang anggota pelaksana mendapat upah Rp 800 ribu, dan empat orang pengantar makanan mendapat honor Rp 2 juta per orang.
“Jam pengantaran pagi yaitu pukul 10.00 kalau sore pukul 17.00 Wita,” tandasnya. (*)







