SANGATTA – PT Pertamina memastikan pasokan gas elpiji tiga kilogram di Kutai Timur (Kutim) selama Ramadan dan Lebaran aman Perusahaan tersebut sudah menambahkan pasokan stok untuk mengantisipasi kelangkaan.
Menurut Kasi Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Kutim, Achmad Dony mengatakan penyaluran elpiji selama ramadan akan tercukupi. Selain itu pihak pertamina telah mendistribusikan tambahan gas tersebut ke agen resmi.
“Sudah disalurkan ke agen. Jadi masyarakat Kutim tidak akan kesulitan mencari gas pada Mei sampai Juni 2018,” katanya.
Di temui di tempat berbeda, Kepala agen resmi PT. Haedir Ismail Bersaudara, Aco Ahmad memebenarkan adanya penambahan jumlah gas di tempatnya berjualan. “Masyarakat jangan takut kehabisan gas. Karena kami punya banyak stok,” katanya.
Dia berharap pada pengecer agar mampu meningkatkan kesadarannya. Ia menginginkan warga Sangatta tidak kekurangan gas saat ramadan.
“Harusnya pengecer cuma boleh beli lima. Jangan sampai lebih. Beda dengan pangkalan, mereka sudah punya jatah 20 tabung. Masyarakat juga diperbolehkan beli pada kami walaupun hanya satu hingga dua tabung saja,” tandasnya.
Hastuti, seorang warga mengatakan kenaikan harga gas bersubsidi terus merangkak di warung sekitar rumahnya. Hal tersebut mulai terjadi saat memasuki puasa hari kelima.
“Tidak tahu jika di agen bisa beli satuan. Saya pikir harus beli banyak. Jadi saya beli dekat rumah saja. Harganya pun sekarang sudah Rp 32 ribu per tabung,” ujarnya. (*/la)



