SANGATTA – Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Isran Noor menyatakan pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Kaltim yang dilaksanakan di Kutim merupakan pembukaan termegah sepanjang sejarah.
Dia mengatakan setelah enam kali berlangsung, Kutim juga merupakan tuan rumah yang melombakan 52 cabang olahraga (cabor). Ini merupakan rekor perlombaan cabor terbanyak. “Paling megah se-Kaltim, ini selama kita menyelenggarakan agak spektakuler,” katanya saat diwawancarai usai opening ceremony, Minggu (2/12).
Dalam laporan Ketua PB yang diwakilkan oleh Ketua Kontingen Kutim, Kasmidi Bulang menyampaikan pelaksanaan Porprov kali ini diikuti oleh 6.293 orang atlet, 346 manajer, pelatih yang berasal dari 10 kabupaten/kota sebanyak 1.088 orang, dan official 1.974 orang. “Medali juga disediakan beragam, 755 emas, 755 perak, dan 1.051 perunggu,” beber wakil bupati ini.
Dilanjutkan oleh Bupati Kutim, Ismunandar menyampaikan gencarnya mengejar target juara umum ini guna menyiapkan diri untuk menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua 2020 mendatang. “Persiapan ke PON kami upayakan dari atlet yang berprestasi. Di sini kami lihat potensi mereka. Kemudian ke depannya akan lagi diseleksi lagi untuk berangkat,” ujarnya.
Saat dikonfirmasi perihal anggaran yang dihabiskan untuk pelaksanaan pembukaan ini, dirinya mengaku belum mengetahui pasti. Hanya saja ia memperkirakan alokasi daerah telah disiapkan sebanyak Rp 10 hingga Rp 19 miliar. “Alhamdulillah, dengan dana daerah kita bisa jalankan acara ini dan dianggap mewah. Ini patut disyukuri,” ucapnya.
Ketua KONI Kaltim, Zuhdi Yahya juga berharap dengan mengukir prestasi dan meraih emas lebih banyak, maka potensi Kaltim untuk maju ke PON Papua 2020 mendatang bisa semakin siap. “Dengan bibit unggul ini diharap seluruh atlet bisa bersaing sehat dan menunjukan bakat, sehingga bisa mengembangkan kiprah Kaltim di kelas nasional,” harapnya. (*/la)







