• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Aliansi Mahasiswa Bontang Demo Kejari

by BontangPost
25 Juli 2017, 12:54
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
SUARAKAN ASPIRASI: Para mahasiswa Bontang saat melakukan orasi demonstrasi di depan Kantor Kejaksaan Negeri Bontang, Senin (24/7) kemarin.(FAHMI FAJRI/BONTANG POST)

SUARAKAN ASPIRASI: Para mahasiswa Bontang saat melakukan orasi demonstrasi di depan Kantor Kejaksaan Negeri Bontang, Senin (24/7) kemarin.(FAHMI FAJRI/BONTANG POST)

Share on FacebookShare on Twitter

Minta Kejelasan Serta Transaparansi Penanganan Kasus Hukum

BONTANG – Belasan mahasiswa Bontang yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Bontang dan Forum Badan Eksekutif Mahasiwa (BEM) Bontang menggelar aksi demostrasi di depan Kantor Kejaksaan Negeri (Kajari) Bontang, Jalan Awang Long, Kelurahan Bontang Baru, Senin (24/7) kemarin.

Mahasiswa yang berasal dari beberapa perwakilan perguruan tinggi itu sejak pagi hingga siang berdiri di depan Kantor Kejari sembari melakukan orasi mempertanyakan kinerja Kejari Bontang dalam hal kepastian hukum dan transparansi penanganan kasus yang ditangani Kejari saat ini. Beberapa atribut demo seperti spanduk, bendera almamater, hingga poster pun juga mereka kenakan. Puluhan aparat kepolisian disiagakan untuk mengamankan jalannya demo ini.

Beberapa tuntutan yang disampaikan para mahasiswa diantaranya, pengusutan kasus korupsi eskalator DPRD Bontang. Dimana hingga saat ini sejak dua bulan terakhir belum ada penetapan siapa saja yang menjadi tersangkanya. Padahal, kasusnya sudah masuk proses penyidikan. Begitu pula dengan kasus dugaan korupsi Perusahaan Daerah Aneka Usaha dan Jasa (Perusda AUJ) yang merugikan hingga miliaran rupiah.

Baca Juga:  Aksi Mahasiswa di Bundaran HI Ricuh, Seorang Peserta Pingsan saat Massa dan Polisi Saling Dorong

Beberapa diantaranya pengadaan videotron yang seharusnya sebanyak tiga unit, namun yang terealisasi hanya satu unit saja. Begitupun dengan pembangunan bengkel Bontang Transport di kawasan Kilometer 6 yang direncanakan akan dibangun dengan konsep bengkel modern, namun realisasinya hanya bengkel biasa pada umumnya.

Jumlah bengkel yang direncanakan akan dibangun sebanyak dua unit pun, rupanya yang ada saat ini hanya satu bengkel saja. Dan terakhir, mereka juga mempertanyakan alasan tidak ditahannya Wakil Ketua DPRD Kaltim Dody Rondonuwu yang saat ini sudah berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO) atas kasus korupsi berjemaahnya.

“Kami mempertanyakan kinerja Kejari hingga kini seperti apa. Kami ingin minta transparansi terhadap penegakan hukum di Bontang. Kalau kalian tidak mampu, angkat kaki saja dari Bontang,” ujar salah satu orator demo.

Baca Juga:  Dosen Unmul Pindahkan Kuliah Mahasiswa ke Jalan untuk Aksi Indonesia Gelap

Usai berorasi kurang lebih dua jam, massa demo pun kemudian langsung memasuki gedung kejaksaan negeri untuk melakukan  mediasi. Kasi Intel Suhardi dan Kasi Pidsus Novita pun menemui massa yang datang. Dihadapan mahasiswa, keduanya menjelaskan masing-masing kasus yang dipermasalahkan.

Suhari mengatakan, untuk kasus perusda AUJ dan korupsi eskalator, hingga saat ini pihaknya belum bisa menetapkan tersangka lantaran masih menunggu laporan perhitungan kerugian negara oleh BPKP. Karena dengan itulah nantinya Kejaksaan Negeri menjadikan dasar sebagai alat bukti. Disisi lain, pihaknya juga masih terus melacak keberadaan dua orang calon tersangka bernama Dandi dan Irwan yang merupakan mantan Dirut dan keuangan Perusda AUJ. Adapun untuk kasus bengkel perusda AUJ, Suhardi mengaku baru mengetahui hal itu. Karena selama ini pihaknya tidak mendapatkan laporan mengenai adanya pembangunan bengkel tersebut.

“Untuk bengkel ini kami baru tahu. Namun ini menjadi masukan untuk besok kami melakukan action. Nanti kami akan telusuri,” ungkap dia

Baca Juga:  Kejari Eksekusi Baharudin dan Datu Muklis

Sementara untuk penangkapan Dody, pihak Kejaksaan Negeri pada dasarnya sudah mengetahui keberadaannya. Bahkan saat kampanye Calon Gubernur DKI Jakarta lalu, Dody bahkan menjadi juru kampanye Basuk Tjahaya Purnama alias Ahok. Namun karena simpatisan PDIP saat itu yang terlalu banyak, sehingga Kejari pun belum bisa untuk menangkap Ketua DPD PPIP Kaltim itu. Disatu sisi, Dody juga masih mengajukan Kasasi ke Mahkamah Agung (MA) sehingga masih menunggu putusan kasasi lalu bisa dieksekusi.

“Walaupun masih menunggu proses hukum, namun bukan berarti kasus ini mandek. Saat ini prosesnya masih tetap terus berjalan,” timpal Novita.

Mediasi pun terus berlanjut. Tak ingin berlarut, pihak mahasiswa pun akhirnya memberikan deadline pada Kejaksaan Negeri untuk menuntaskan kasus ini dalam waktu dua minggu.

“Kalau sampai dua minggu belum ada hasil, maka kami akan menggelar demo lanjutan,” tegas Korlap Demo. (bbg)

Tags: Demo Mahasiswakejari
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Pansus RTRW Sidak Cibodas 

Next Post

DPRD: Angkat Non PNS Jadi P3K 

Related Posts

Aksi Mahasiswa di Bundaran HI Ricuh, Seorang Peserta Pingsan saat Massa dan Polisi Saling Dorong
Bontang

Aksi Mahasiswa di Bundaran HI Ricuh, Seorang Peserta Pingsan saat Massa dan Polisi Saling Dorong

18 Agustus 2026, 18:38
Dosen Unmul Pindahkan Kuliah Mahasiswa ke Jalan untuk Aksi Indonesia Gelap
Kaltim

Dosen Unmul Pindahkan Kuliah Mahasiswa ke Jalan untuk Aksi Indonesia Gelap

19 Februari 2025, 15:36
2 Siswa SD Diamankan Polisi Setelah Ikut Demo DPR
Nasional

2 Siswa SD Diamankan Polisi Setelah Ikut Demo DPR

2 Oktober 2019, 16:00
Korban Kerusuhan di Kendari Bertambah, Mahasiswa UHO Yusuf Kardawi Meninggal
Nasional

Korban Kerusuhan di Kendari Bertambah, Mahasiswa UHO Yusuf Kardawi Meninggal

27 September 2019, 16:00
Aliansi BEM Tolak Pertemuan dengan Jokowi di Istana
Nasional

Aliansi BEM Tolak Pertemuan dengan Jokowi di Istana

27 September 2019, 11:22
Mahasiswa Bontang Gelar Aksi Tolak RUU KUHP
Bontang

Mahasiswa Bontang Gelar Aksi Tolak RUU KUHP

27 September 2019, 08:46

Terpopuler

  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.