• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Anak Jadi Imbas Perceraian 

by BontangPost
24 September 2017, 11:56
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
TEGAS: Perhatian serius ditunjukkan Anggota Komisi I DPRD Yanri Dasa terhadap angka perceraian yang meningkat, ia berharap kepada para orang tua untuk menciptakan suasana kondusif serta mengawasi anak.(DOK/BONTANG POST)

TEGAS: Perhatian serius ditunjukkan Anggota Komisi I DPRD Yanri Dasa terhadap angka perceraian yang meningkat, ia berharap kepada para orang tua untuk menciptakan suasana kondusif serta mengawasi anak.(DOK/BONTANG POST)

Share on FacebookShare on Twitter

Yanri Dasa: Jadilah Teladan, Mengerti Kekurangan Pasangan

BONTANG – Angka perceraian di kota Taman yang meningkat tahun ini dipandang anggota Komisi I DPRD Yanri Dasa hal yang sangat berbahaya bagi anak. Pasalnya, meningkatnya perceraian berbanding lurus dengan tingkat kenakalan anak.

Anak-anak menjadi tidak betah berada dalam lingkungan keluarga sehingga mencari dunia di luar rumah, hal tersebut tentunya sangatlah berbahaya mengingat mereka merupakan generasi penerus bangsa.

“Pelariannya pergaulan bebas, seks bebas, narkoba, ugal-ugalan, kriminal bahkan anak melawan orang tua, bisa menjadi dampak akibat perceraian,” kata Yanri.

Ia mengajak orang tua untuk berperan menjaga keharmonisan serta menciptakan iklim yang kondusif untuk perkembangan psikologi anak. Caranya dengan melakukan pengawasan terhadap keseharian anak serta menjadikan anak layaknya teman sharing.

“Jadilah teladan buat anak, terbuka kepada anak, posisikan sebagai teman, ajak sharing, jangan dipuaskan dengan harta. Ajari anak untuk takut Tuhan, beri kesibukan dengan hal-hal positif, serta awasi segala kegiatan bukan dikekang,” pesannya.

Baca Juga:  ASTAGA!! Siswi SD Nyaris Diculik!

Selain itu lanjut Yanri, perceraian dapat terjadi akibat pemahaman konsep pernikahan yang belum dipahami secara seutuhnya. Terlebih apabila terjadi perbedaan karakter antara kedua pasangan tersebut.

“Biasanya masing-masing individu punya karakter berbeda, sifat asli masing-masing terlihat, kadang tak mau menerima kekurangan sehingga muncul perselisihan kecil hingga besar yang mengakibatkan perceraian,” ungkap politisi Hanura ini.

Ia menambahkan jikalau kedua insan dapat saling mengerti dan memahami kelemahan dari masing-masing karakter, niscaya perceraian tidak akan terjadi. Pada umumnya pasangan ketika hendak menjalani pernikahan hanya memandang dari sisi kelebihan calon pendampingnya.

“Yang dilihat hanya kelebihannya saja sehingga tidak terbayangan sifat aslinya, enggak terima dengan kenyataan sehingga minta cerai itu. Kalau masing-masing saling terima kekurangannya aman,” imbuhnya.

Baca Juga:  5 Ribu Warga Terancam Kehilangan Hak Pilih

Selain itu, penyebab ketidakharmonisan pasangan ialah sikap egois yang berlebihan. Akibatnya terjadi perbedaan pandangan dan berujung pada pertengkaran di dalam keluarga tersebut.

“Masing-masing harus satu pesepsi,” tukas perempuan yang menjabat sebagai sekretaris Fraksi Hanura Perjuangan ini.

Sebelumnya diwartakan, kasus gugatan cerai (cerai gugat) yang dilayangkan istri terhadap suami, mendominasi  selama delapan bulan terakhir. Data yang dirilis Pengadilan Agama (PA) Bontang menunjukkan, dari 337 perkara yang ditangani, 239 diantaranya berasal dari istri. Sedangkan sisanya atau 98 perkara merupakan cerai talak yang dilayangkan suami.

Jika dibandingkan dengan periode Januari-Agustus 2016 lalu persentase kenaikan pada 2017 alami peningkatan 34 persen. Tercatat perkara yang ditangani PA Bontang pada tahun lalu sebanyak 251 perkara. Didominasi cerai gugat yang dilayangkan istri 169, sedangkan dari pihak suami sebanyak 82. (*/ak)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: anakbontangperceraian
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Taklukan Kutim 2-1, U-16 Bontang Melenggang ke Final 

Next Post

Belajar Pengelolaan Yayasan

Related Posts

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Menengah–Tinggi di Kaltim Sampai 20 November
Kaltim

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Menengah–Tinggi di Kaltim Sampai 20 November

15 November 2025, 13:00
Pemkot Bontang Borong Empat Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik Kaltim 2025
Bontang

Pemkot Bontang Borong Empat Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik Kaltim 2025

6 Oktober 2025, 09:00
Tingkat Perceraian di Kaltim Tertinggi di Kalimantan, 4 Ribu Kasus karena Sering Bertengkar
Kaltim

Tingkat Perceraian di Kaltim Tertinggi di Kalimantan, 4 Ribu Kasus karena Sering Bertengkar

21 Juni 2024, 09:00
Dalami Kasus Dugaan Pelecehan Seksual, Polisi Panggil Oknum Pimpinan Ponpes
Kriminal

Dalami Kasus Dugaan Pelecehan Seksual, Polisi Panggil Oknum Pimpinan Ponpes

20 Desember 2023, 12:00
Angka Perceraian di Bontang Masih Tinggi, Faktor Ekonomi hingga Suami Tempramental Jadi Pemicu
Bontang

Angka Perceraian di Bontang Masih Tinggi, Faktor Ekonomi hingga Suami Tempramental Jadi Pemicu

11 Mei 2023, 13:55
556 Pasutri di Bontang Pilih Bercerai, Alasannya Sudah Tidak Harmonis
Bontang

556 Pasutri di Bontang Pilih Bercerai, Alasannya Sudah Tidak Harmonis

25 Januari 2023, 08:43

Terpopuler

  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpolairud Polres Bontang Bongkar Jaringan Sabu di Tanjung Laut Indah, Tiga Orang Diringkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ironi Pajak Walet Bontang: Bangunan Ratusan, Setoran Nol

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Masuk Aturan KTR, Vape Tak Lagi Boleh Dihisap di Tempat Umum Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Jadwal Lengkap Kapal dari Pelabuhan Loktuan Bontang Selama Mei, Ada Pelni dan Swasta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.